MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Minggu, 29 Maret 2020 13:28
Rapid Test di Jatim, Ada ODP yang Positif Korona

PROKAL.CO, GUGUS tugas Pemprov Jatim mulai melaksanakan rapid test di daerah. Hingga kemarin (28/3), sebanyak 30 kabupaten dan kota sudah menyelenggarakan. Hasilnya, semua tenaga kesehatan yang masuk kategori PDP dinyatakan negatif. Namun, ada ODP yang hasil tesnya justru positif korona.

Ketua Gugus Tugas Rumpun Kuratif Pemprov Jatim dr Joni Wahyuhadi menyatakan, rapid test terus berlanjut. Harapannya, delapan kabupaten dan kota lainnya segera melaksanakan. Rapid test sangat membantu proses tracing di lapangan. ”Mereka yang positif akan menjalani pemeriksaan dengan PCR (polymerase chain reaction),” katanya. Tujuannya ialah memastikan apakah benar-benar mereka terinfeksi virus yang muncul kali pertama di Wuhan, Tiongkok, itu.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah mendistribusikan 2.600 reagen untuk PCR. Dia mengatakan, persediaan reagen masih cukup. Khofifah juga memerinci pasien positif korona di Jatim. Kemarin ada penambahan 11 pasien positif. Total sekarang ada 77 orang. Dari sebelas pasien itu, tujuh orang berasal dari Surabaya. Sisanya dari Magetan 1 orang, Sidoarjo (1), Gresik (1), dan Kota Kediri (1). ”Daerah terjangkit semakin luas. Kota Kediri kini ikut terjangkit,” jelasnya.

Karena itu, Khofifah kembali meminta masyarakat waspada. Pengamanan berlapis disiapkan. Dia bersama forkopimda dan Pangkoarmada II sepakat mendirikan drive-thru disinfektan di beberapa titik. Antara lain di pintu masuk Surabaya dan Madura, pelabuhan Probolinggo, serta daerah lain yang menjadi pintu masuk Jatim.

Sempat beredar kabar, ada beberapa daerah yang ditutup. Pulau Madura disebut-sebut berpotensi bakal ditutup. Khofifah belum menanggapi hal itu. Dia hanya menegaskan, kebijakan lockdown merupakan kewenangan pusat. ”Bukan kewenangan kami, itu saja penjelasannya,” ucap dia.

Ketua Gugus Tugas Pemprov Jatim Heru Tjahjono menambahkan, ada rencana isolasi bagi warga yang akan mudik ke kampung halaman. Pemprov berkoordinasi dengan Polri, TNI, serta pemerintah kabupaten/kota. ”Kami berupaya mengantisipasi persebaran di tingkat bawah,” ujarnya. (riq/c9/oni)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers