MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Minggu, 29 Maret 2020 12:06
Sayur Hijau dan Berjemur Tingkatkan Imunitas

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Ramai kabar beredar di media sosial, salah satu kiat untuk mencegah penyebaran Coronavirus disease (Covid-19) dengan berjemur. Alasannya dengan berjemur di bawah sinar matahari dapat membuat virus melemah. Lalu apa benar ungkapan itu?

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kaltim Wiryanto menegaskan, kabar berjemur mampu membunuh virus corona merupakan hoaks. Namun menurut beberapa penjelasan ilmiah, panas matahari dapat melemahkan virus corona. Jika tubuh yang punya imunitas baik, maka tidak akan terinfeksi.

 “Jadi ada manfaatnya dengan gerakan berjemur sinar matahari jam 10 pagi selama 15 menit,” ungkapnya. Namun, bukan berarti berjemur bisa membunuh virus. Sebab, penularan utamanya melalui benda-benda yang terpapar virus. Wiryanto mengatakan, salah satu cara untuk menjaga tubuh dengan meningkatkan daya imunitas tubuh.

Dia menjelaskan, dalam tubuh manusia terdapat kandungan pro vitamin D. Bahasa biokimia disebut sebagai dehydrocalciferol. Dia menuturkan, tindakan berjemur di bawah sinar matahari maka membuat pro vitamin D dalam tubuh ini berubah menjadi vitamin D.

Di mana, vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang bersama dengan vitamin C membantu meningkatkan imunitas tubuh. “Dengan meningkatnya imunitas ini maka virus corona tidak akan mudah menginfeksi tubuh kita,” sebutnya. Kemudian tips lainnya, jangan konsumsi minuman terlalu manis.

Minuman manis dapat mengubah perbandingan kalsium dan fosfor yang seharusnya 3 banding 1 dapat menjadi 3 banding 1,5. “Akibatnya vitamin D ditarik keluar tubuh melalui urine dan keringat. Sehingga akan menurunkan imunitas tubuh,” ungkapnya. Sebaiknya masyarakat memilih konsumsi makanan yang tepat untuk menjaga gizi.

Misalnya konsumsi jenis sayuran hijau yang mengandung protein tinggi, seperti sawi daging, sawi hijau, dan sayuran berwarna lainnya. Di antaranya wortel, taoge, terong ungu, kecipir, daun katuk, dan lainnya. “Sayuran hijau zaman dahulu yang sekarang dilupakan oleh masyarakat, kalakai atau pakis berprotein tinggi dan mengandung antibiotik dan antioksidan sangat baik dikonsumsi,” bebernya.

Sementara itu, makanan pokok seperti nasi seharusnya dimakan dalam porsi secukupnya. Kemudian perlu lauk kacang-kacangan dan hasil olahan seperti tahu dan tempe. “Sayuran sebaiknya disayur bening saja karena membantu asupan cairannya. Dua hari sekali bisa ditambahkan telur separuh setiap kali makan,” tutupnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Selasa, 07 Agustus 2012 12:14

Uang Sewa Perpanjang “Napas” Gedung Sandisa

<div> <div class="facebook" style="text-align: justify;"> <em>Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers