MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 28 Maret 2020 01:20
OJK Berharap Jasa Keuangan Tetap Bergairah
Kepala OJK Kaltim Made Yoga Sudharma

PROKAL.CO, SAMARINDA-Corona Virus (Covid-19) kini sudah menyebar ke beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kaltim. Penyebaran virus tersebut tentunya membuat perkonomian melambat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berusaha memberikan stimulus dan relaksasi kepada industri jasa keuangan. Agar industri keuangan tetap bergairah di masa yang sulit ini, sehingga harapannya ekonomi tetap dapat bergerak.

Kepala OJK Kaltim Made Yoga Sudharma mengatakan, OJK tentunya akan turut berperan dalam menghadapi penyebaran covid-19. Dalam hal kaitannya dengan penyebaran Covid-19, OJK telah mengeluarkan beberapa surat edaran, dan peraturan OJK sebagai bentuk stimulus dan relaksasi kepada industri jasa keuangan. Beberapa hal yang telah diatur melalui Peraturan OJK yang baru dikeluarkan, seperti penilaian kredit yang tadinya berdasarkan analisa tiga pilar, yaitu kemampuan membayar, kondisi keuangan dan prospek usaha, saat ini dinilai hanya berdasarkan kemampuan membayar saja.

“Ketentuan ini dikhususkan bagi kredit dengan nilai maksimum Rp 10 miliar. Hal ini untuk membantu usaha kecil dan menengah,” katanya. Dia menjelaskan, bagi kredit yang nilainya di atas itu, maka bisa dilakukan restrukturisasi kredit, di mana ketika dilakukan restrukturisasi, kolektibilitas nya dapat dikategorikan lancar. Sebelumnya, bagi kredit yang direstruktur, harus lancar dulu pembayaran kewajiban nya selama tiga kali pembayaran, baru dapat di-upgrade kualitas kredit nya. Dengan ketentuan baru ini, kualitas kredit restrukturisasi dapat langsung dikategorikan lancar.

“Stimulus OJK akan diperluas bukan hanya kredit perbankan tetapi juga ke lembaga pembiayaan atau leasing company,” tuturnya.
Saat ini OJK sedang mempersiapkan kebijakan stimulus perekonomian di sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), dengan melonggarkan ketentuan kewajiban pembayaran di perusahaan pembiayaan. Tujuannya agar sektor usaha masih tetap berjalan dari dampak penyebaran Covid-19 saat ini.

Rencana relaksasi kebijakan di perusahaan pembiayaan antara lain berupa, penundaan pembayaran untuk pembiayaan yang berkaitan dengan skema chanelling dan joint financing, yang berkaitan dengan perbankan. Metode executing antara perusahaan pembiayaan yang mendapat kredit dari perbankan, akan dilakukan dengan mekanisme restrukturisasi sebagaimana diatur dalam POJK No.11/POJK.03/2020.
“Dengan beberapa stimulus ini, kita berharap bisa meringankan industri jasa keuangan. Sehingga mereka tetap memiliki kinerja baik, agar ekonomi masih bisa bergerak,” pungkasnya. (ctr)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers