MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 27 Maret 2020 14:43
Pengusaha China Patungan Sumbang Alat Kesehatan

PROKAL.CO, JAKARTA– Beberapa perusahaan asal Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia akan menyumbangkan bantuan alat kesehatan (alkes) berupa alat tes (test kit), masker dan Alat Pelindung Diri (APD) seberat total 40 ton.

Para donatur sebagian besar adalah Para Investor yang telah berinvestasi di Indonesia seperti di Morowali, Weda Bay, Obi, Kendari, Konawe, dan daerah sekitar. Para Investor mengirimkan Bantuan alkes untuk membantu penanganan pandemi secara nasional dan juga daerah lokal, khususnya tempat mereka berinvestasi.

Bantuan tersebut akan diangkut daria China dengan Pesawat Boeing 777 Garuda Indonesia dan dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis Malam (26/3). Bantuan  dikoordinir oleh Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bekerja sama dengan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI)

Menurut Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, karena pandemi Covid-19 ini juga bencana global, maka berbagai bentuk dukungan dari negara manapun, khusus untuk pengendalian dan penanganan wabah Covid-19 di Indonesia akan diterima. ”Tentunya setelah melalui prosedur yang ditentukan, termasuk faktor keamanannya,” kata Luhut dalam pernyataannya kemarin.

Prosedur pemasukan bantuan akan melalui BNPB di bawah Komando Doni Monardo sebagai koordinator untuk menyalurkan segera ke masyarakat. ”Publik, masyarakat dan media harus  tahu kemana, jika mereka memerlukan bantuan, jadikan satu pintu," kata Luhut.

Jubir Kemenko Marves Jodi Mahardi mengungkapkan, bantuan alkes ini kata Luhut adalah bukti hubungan baik antara kedua negara dan juga wujud kepedulian terhadap wabah Covid-19 yang kita tahu merupakan tantangan semua negara di dunia hari ini.

Saat ini Tiongkok dihadapkan pada kondisi darurat pada Januari hingga Februari lalu, pemerintah Tiongkok menerima bantuan peralatan medis dari puluhan negara dan berbagai organisasi internasional. Sekarang setelah kasus penularan baru di sana turun drastis, Tiongkok mulai aktif mengalihkan sumber daya yang dimiliki dengan mengirimkan berbagai bantuan ke negara-negara lain yang sedang kewalahan menghadapi wabah Covid-19.

Selain Indonesia, beberapa negara juga menerima bantuan dari negara tersebut seperti Jepang, Spanyol, Italia, hingga Irak. ”Indonesia termasuk salah satu negara yang mendapatkan bantuan dari Tiongkok, karena seperti diketahui saat ini Indonesia sedang mengalami situasi darurat akibat wabah Covid-19,” jelas Jodi.

Pasokan alkes untuk para tenaga medis terdiri dari test kit Covid-19, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan, dan sebagainya. Seluruh bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui BNPB, kampus-kampus, dan lainnya.

Selain memberikan bantuan alat kesehatan, Kemenko Marves bersama APLSI juga mengkoordinasikan pemberian bantuan alat lab untuk memeriksa covid-19 kepada 6 Fakultas Kedokteran di Indonesia berupa alat PCR dan RNA extraction machine. Alat lab ini akan mampu memeriksa swab test yg dilakukan untuk mendeteksi covid 19. Ke depan setelah alat ini dikirimkan, ”Diharapkan pada bulan April minggu kedua semua Fakultas Kedokteran tersebut akan memiliki kemampuan untuk melakukan tes masing masing sebanyak 1.000 sampel per harinya,” kata Jodi.(tau)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers