MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Jumat, 27 Maret 2020 11:22
Demi Ini, RFEF Tawarkan Pinjaman EUR 500 Juta Kepada Tim La Liga dan Segunda Division

Demi Kembalikan Gereget Para Pemain

Real Madrid vs Atletico Bilbao. Pemain Liga Spanyol dipotong gajinya akibat Covid-19.

PROKAL.CO, KEPUTUSAN untuk memotong gaji para pemain lantaran pandemi Covid-19 disinyalir membuat para pemain bakal main setengah hati. Langkah federasi sepak bola Spanyol layak ditiru, setidaknya untuk empat liga elite Eropa lainnya, agar kompetitifnya kompetisi mereka terus terjaga.

---

MELANJUTKAN kompetisi di tengah pandemi tidak akan mudah. Selain shape pemain yang sangat mungkin tak sebaik seperti sebelum kompetisi ditunda, ada teror lanjutan yang membayangi para pemain. Ya, potong gaji. Langkah tersebut saat ini dipandang sebagai win-win solution antara klub dan pemain. Sebab, klub nyaris tanpa pemasukan saat kompetisi dihentikan seperti sekarang.

Klub bukan hanya tanpa pemasukan dari tiket stadion. Kucuran dana segar yang biasanya mereka rasakan dari hak siar televisi juga lenyap. Belum lagi jika mereka punya penghasilan sampingan seperti kunjungan stadion atau museum klub.

Tetapi tidak semua pemain dipastikan setuju dengan wacana pengurangan gaji. Sama seperti klub, kebutuhan hidup yang terus berjalan semasa kompetisi berhenti termasuk membuat para pemain bakal mencak-mencak jika gaji mereka dikebiri. Hanya, hal itu tampaknya belum akan terjadi di Spanyol.

Seperti dilansir Daily Mail, RFEF( federasi sepakbola Spanyol) mengajukan tawaran kepada tim-tim yang ada di La Liga dan juga Segunda Division pinjaman dana sebesar EUR 500 juta (Rp 8,9 triliun). Uang tersebut bermaksud difungsikan untuk biaya operasional klub selama kompetisi ditunda. Salah satunya dialokasikan untuk menanggung sebagian atau seluruh gaji pemain.

“Ini (rencana meminjamkan uang, Red) sudah kami sosialisasikan. Kami terus bekerja dengan etos luar biasa agar kompetisi bisa dilanjutkan,’’ ucap presiden RFEF Luis Rubiales seperti dilansir AS.

Nominal pinjaman yang ditawarkan RFEF bisa melegakan terutama bagi klub-klub besar seperti FC Barcelona dan Real Madrid. Sebab, separo, atau bahkan lebih, dari jumlah pinjaman yang ditawarkan itu bakal tersedot untuk melunasi gaji pemain untuk musim ini.

Blaugrana dengan beberapa pemain bintang bisa menelan gaji EUR 300 juta (Rp 5,34 triliun) per musim. Salah seorang penggawa Barca dengan gaji selangit adalah kapten Lionel Messi yang digaji sekitar EUR 5 juta (Rp 89 miliar) per bulan.

Setali tiga uang dengan Real. Hanya, mereka sedikit "tertolong" dengan kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus musim lalu. Hengkangnya CR7—julukan Ronaldo—berdampak cukup bagus bagi alokasi dana untuk gaji pemain Los Merengues. Meski, nominal gaji Sergio Ramos dkk diyakini berkisar EUR 250 juta (Rp 4,45 triliun) semusim.

Tetapi, klub tidak diharuskan meminjam semua uang yang ditawarkan RFEF. Mereka bisa meminjamnya separo atau sebagian. Sebab, estimasi ada empat bulan Spanyol tanpa kompetisi mulai bulan ini hingga Juni 2020. Itu terhitung sejak kompetisi dihentikan dua pekan lalu. Artinya, akan ada empat bulan gaji para pemain yang harus dibayar di tengah sempitnya pendapatan.

Nah, klub-klub bisa makin tertolong jika kompetisi sudah kembali bergulir pada awal Mei. Artinya, mereka sudah bisa membayar gaji pemain secara mandiri untuk bulan Juni. Nominal pinjaman ke RFEF juga tidak akan menggunung.

Tetapi RFEF tidak pilih kasih dalam memberi bantuan. Sadar bahwa pandemi Covid-19 juga menyasar kompetisi amatir, mereka juga memberikan pinjaman dana kepada tim-tim amatir dan nonprofesional.Nominal uang yang dipinjamkan tentu tidak sebesar seperti yang disodorkan kepada tim-tim La Liga dan juga Segunda Division. Yakni, hanya EUR 4 juta (Rp 71,3 miliar).

Meski begitu, RFEF sadar bahwa fasilitas yang dimiliki oleh tim-tim amatir atau tim nonprofesional tidak sebagus yang dimiliki oleh tim-tim La Liga dan Segunda Division. Hal itu yang membuat mereka juga menawarkan bantuan dari nonteknis. Seperti tim medis dan tim psikologi. Dua fasilitas tersebut sama seperti yang dimiliki timnas Spanyol saat ini.

’’Kami juga mempertimbangkan untuk kembali melanjutkan kompetisi di luar 30 Juni 2020 (deadline dari UEFA, Red). Di lain sisi, juga harus mencari solusi untuk mengatasi kerugian klub yang disebabkan oleh kejadian ini (pandemi Covid-19, Red),’’ kata Rubiales. (io)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers