MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Jumat, 27 Maret 2020 11:09
Setiap Ada Kasus Baru, Pemerintah Berkirim Pesan Singkat
Sarana publik di Korea Selatan yang sepi aktivitas.

PROKAL.CO, Setiap Lebaran Lafif Najachi selalu pulang ke tanah air. Dalam situasi yang tidak memungkinkan ini, dia terancam tidak dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

 

NUR WACHID, Jawa Pos Radar Madiun

 

SEJAK Covid-19 mewabah di Korea Selatan, handphone Lafif Najachi sering berdering. Sebelumnya hanya menerima pesan dari keluarga, sahabat, dan temannya di beberapa grup WhatsApp, kali ini dia juga kerap menerima short message service (SMS) dari pemerintah. SMS berbahasa nasional negara setempat itu intens memberitahukan titik mana saja warga terjangkit korona.

Tidak terhitung berapa kali SMS itu masuk ke handphone-nya. Lafif screenshot beberapa pesan itu lalu dikirimkan ke Jawa Pos Radar Madiun. Pemerintah setempat memberitahukan hal itu bukan untuk menakut-nakuti. Agar warga yang berada di zona klaster baru dapat lebih meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah juga melarang warga masuk ke zona tersebut. ‘’Pemerintah mengimbau agar menghindari titik-titik itu,’’ kata Lafif.

Terbaru, Covid-19 positif menjangkiti warga yang tinggal di sebuah apartemen tak jauh dari tempat tinggal Lafif. Sekitar 1 kilometer. Setelah itu, pemerintah mensterilisasi dan mengisolasi seluruh penghuni apartemen. Warga juga dilarang memasuki kawasan tersebut dalam radius tertentu dalam kurun waktu 24 jam. ‘’Semua warga sadar dan tidak nekat ke sana. Takut, ya,’’ ujar pria kelahiran 1988 itu.

Menurut Lafif, SMS tersebut bisa membantu mengatasi kekhawatiran terhadap wabah Covid-19. Paling tidak dapat mengantisipasi agar warga tidak terinfeksi. Sepengetahuannya, di lingkungannya tidak ada yang meremehkan SMS tersebut. Bahkan tidak ada yang berani mendekat ke titik zona baru. Apalagi mencoba mendekat hanya untuk mengabadikan momen baik mengambil foto maupun video. Kemarin (26/3) data update pukul 10.16, worldometer mencatat tambahan orang sembuh dalam sehari mencapai 414 orang. Dari sebelumnya 3.730 menjadi 4.144. Sementara data terbaru total warga terdeteksi positif Covid-19 mencapai 9.241 orang. Dari total itu, 131 di antaranya meninggal dunia. ‘’Yang sembuh cukup tinggi dalam sehari,’’ urainya.

Saat mengabarkan itu, Negeri Ginseng kini tengah memasuki musim peralihan. Biasanya, tidak lama lagi memasuki musim semi. Suhu udara pada malam hari berada di kisaran 9 derajat Celsius. Puncaknya 3 derajat Celsius pada dini hari. Namun, cukup panas di siang hari. Tidak heran, jika di sela istirahat Lafif lebih sering berada di luar ruangan. Berjemur di bawah terik matahari. ‘’Biasanya tiap kali Lebaran pulang ke Indonesia,’’ ungkapnya.

Nyaris tiap tahun sejak 2003, Lafif selalu menyempatkan mengunjungi keluarga di tanah air. Terutama saat Lebaran. Biasanya pula dia telah memesan tiket sejak jauh-jauh hari. Namun, kini dia mengurungkan niatan pulang kampung. Apalagi saat ini di tanah air juga tengah berjuang melawan korona. ‘’Tiket pesawat tidak ada,’’ sebutnya.

Jika nanti mendekati Lebaran tersedia tiket pun, Lafif mengaku ingin bertahan di Korsel. Sebab, dia tak ingin justru kesulitan saat hendak kembali ke negeri rantauan. Pastinya, pintu masuk antarnegara masih diperketat hingga beberapa bulan ke depan. Termasuk Indonesia yang angkanya terus bertambah setiap hari. *** (habis/fin/c1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:05

Lebih Dekat dengan Aktivis Lingkungan Muda Aeshina Azzahra Aqilani

Terlahir dari orang tua yang merupakan pejuang lingkungan memunculkan kepedulian…

Senin, 20 Januari 2020 14:19
Menikmati Family Fun Rally Sambut Kejuaraan Provinsi Kaltim 2020

Memperkuat Pariwisata, Ingin Lebih Banyak Orang Datang ke Balikpapan

Family Fun Rally 2020 gelaran Kaltim Post berakhir meriah, Ahad…

Kamis, 16 Januari 2020 16:10

Cerita Mengharukan, Kembar Identik yang Terpisah 16 Tahun Akhirnya Bertemu

Kisah hidup dua remaja kembar ini begitu mengharukan. Enam belas…

Rabu, 15 Januari 2020 13:45
Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Nasib Keraton Agung Sejagat, "Keraton" Disegel Pemkab, Sang Raja dan Ratu Ditangkap Polisi

Keraton Agung Sejagat boleh menyebut diri sebagai pendamai bumi, pemulih…

Selasa, 14 Januari 2020 14:39

Inovator Semen Geo Fast Sotya Astuningsih, Pakai Limbah Smelter, 5 Jam Sudah Kuat

Semen biasa butuh waktu 28 hari untuk bisa kuat optimal.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:24
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (4-habis)

Warisan Tiongkok-Thailand hingga Surga Belanja Tepi Sungai

Sungai Chao Phraya adalah nadi kehidupan dan transportasi di Bangkok.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:21
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (3)

Berpose di Puncak Tertinggi, Selfie dengan 75 Tokoh Sedunia

PIngin berjalan di atas kaca dari tinggi 314 meter? Menyaksikan…

Jumat, 27 Desember 2019 00:19
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (2)

Balet Atas Air dan Habiskan Malam bersama Waria

Informasi umum jika Thailand populer dengan waria atau lady boys…

Jumat, 27 Desember 2019 00:16
Wisata Baru Negeri Gajah Putih (1)

Taman Terluas Se-Asia Tenggara hingga Lukisan Bergerak

Pattaya dikenal sebagai kota wisata dengan hiburan malam tiada henti.…

Kamis, 26 Desember 2019 11:34

Kiprah Bripka Riko Rizki Masri dan FKPM Teman Hati

Membantu sesama tak perlu menunggu punya jabatan tinggi atau uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers