MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Kamis, 26 Maret 2020 23:24
Korban Meninggal Hari Ini 20 Orang, Meningkat Tajam dari Sebelumnya, Jubir Ungkap Penyebabnya
Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

PROKAL.CO, Angka kematian karena virus corona atau Covid-19 berdasarkan data hari ini melonjak tinggi. Jumlahnya mencapai 20 kasus. Jika dibanding dengan data sebelumnya, yakni pada Rabu (25/3) kemarin, timpang jauh. Karena tercatat, penambahannya hanya sebanyak 3 kasus kematian. Tapi itu hanya pertambahan.

Karena jika diakumulasi dari hari pertama kasus corona mewabah di Indonesia, angkanya tentu sudah cukup banyak, yakni hingga Kamis (26/3) hari ini sudah sebanyak 78 kasus kematian.

Namun, angka kematian yang cukup tinggi pada hari ini menjadi pertanyaan. Apa penyebabnya? Apakah karena pasien yang meninggal berusia renta, alias lebih dari 50 tahun ke atas? Atau karena faktor penyakit bawaan yang ada di pasien yang meninggal?
Melalui aplikasi pesan singkat, Achmad Yurianto menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dia menyampaikan, bahwa lonjakan angka kematian yang terjadi hari ini lantaran kasus kematian 3 hari yang lalu baru dilaporkan hari ini.

“Data RS (rumah sakit) 3 hari terakumulasi di hari ini,” jawab Achmad Yurianto singkat, pada Kamis sore (26/3). Lebih lanjut, dia pun mengkonfirmasi, data yang baru dilaporkan itu berasal dari RS yang ada di wilayah DKI Jakarta. Sebab tambahan kasus negatif di daerah lainnya, seperti Jabar (1 kasus), Jateng (2 kasus) dan Jatim (2 kasus), merupakan updating data hari ini.

“Hanya DKI yang numpuk (datanya) 3 hari,” tegas Achmad Yurianto. Akan tetapi saat ditanya mengapa data yang ada di DKI Jakarta itu terlambat disampaikan, Achmad Yurianto kembali menjawab secara singkat. “Data baru terakumulasi dari RS sore kemarin dan pagi tadi,” ujar Achmad Yurianto. (sta/rmol/pojoksatu)


BACA JUGA

Minggu, 29 Maret 2020 13:28

Rapid Test di Jatim, Ada ODP yang Positif Korona

GUGUS tugas Pemprov Jatim mulai melaksanakan rapid test di daerah.…

Minggu, 29 Maret 2020 13:06

Dato Sri Tahir Sumbang Rp 52 Miliar

GERAKAN sosial melawan Covid-19 terus bergulir. Salah satu orang terkaya…

Minggu, 29 Maret 2020 12:04

Kasus Positif Tembus 1000 Orang, Industri Dalam Negeri Didorong Memproduksi APD

JAKARTA ---  Jumlah  pasien yang positif terinfeksi virus Covid-19 akhirnya…

Minggu, 29 Maret 2020 12:00

Evi Gugat Keppres Pemberhentian

JAKARTA - Permohonan Evi Novida Ginting kepada Presiden Joko Widodo…

Minggu, 29 Maret 2020 11:55

Resepsi Dilarang, Nikah Maksimal Dihadiri 10 Orang

JAKARTA– Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menegaskan,…

Minggu, 29 Maret 2020 11:48

Sejarah Baru di Maracana dan Bernabeu

Estadion Santiago Bernabeu dan Estadio do Maracana. Dua stadion besar…

Minggu, 29 Maret 2020 11:25

Javlon Tertantang Konsisten

SAMARINDA–Javlon Guseynov tampil apik saat Borneo FC menjamu Persela Lamongan…

Sabtu, 28 Maret 2020 12:55

Haji Dibatalkan, Uang Dikembalikan

JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan skenario terburuk dalam penyelenggaraan ibadah…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:44

Daerah Berani Local Lockdown, Pemerintah Baru Kebut Peraturan Karantina Wilayah

JAKARTA– Meski pemerintah pusat belum mengambil keputusan, beberapa kepala daerah…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:36

Menyusul Tegal, Kota Payakumbuh Terapkan Partial Lockdown

PAYAKUMBUH- Kebijakan karantina wilayah terbatas (local lockdown) yang diterapkan Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers