MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 26 Maret 2020 14:42
Malaysia Perpanjang Larangan Bepergian, Virus Hanta Hebohkan Tiongkok
Ilustrasi kota Kuala Lumpur (Istimewa)

PROKAL.CO, PUTRAJAYA – Malaysia memperpanjang perintah larangan bepergian alias movement control order (MCO) hingga 14 April. Kebijakan itu seharusnya berakhir 31 Maret. Namun, karena penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 kian buruk, opsi perpanjangan diambil.

’’Kita tidak pernah menghadapi sesuatu yang seperti ini sebelumnya dan kami ingin segera mengendalikan ini secepatnya,’’ tegas Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin kemarin (25/3) seperti dikutip Channel News Asia.

Dengan adanya kebijakan MCO itu, penduduk diminta untuk tidak keluar rumah kecuali untuk urusan penting seperti membeli bahan makanan. Itu pun banyak toko-toko yang tutup. Muhyiddin menegaskan bahwa berdiam diri di dalam rumah memang tidak mudah, tapi dia meminta penduduknya untuk bersabar agar rantai penularan bisa diputus.

Sayang, banyak penduduk yang belum bisa menahan diri. Banyak yang masih berkumpul dan keluar rumah. Akhir pekan lalu pemerintah Malaysia sampai mengerahkan tentara untuk menjaga jalan. Selain itu, ada kebijakan denda MYR 1.000 (Rp 3,7 juta) atau penjara 6 bulan jika melanggar. Hingga kemarin 1.796 orang positif tertular dan 17 lainnya meninggal dunia. Kasus di Malaysia tertinggi di Asia Tenggara.

Di Inggris, virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, itu sudah menjangkiti keluarga kerajaan. Pangeran Charles kemarin (25/3) dipastikan positif Covid-19. Dia hanya mengalami gejala ringan dan kondisi kesehatannya masih bagus. Putra tertua Ratu Elizabeth II itu mengisolasi diri di rumahnya di Skotlandia bersama sang istri, Camilla. Sampai kemarin Camilla masih negatif.

Pihak istana tidak bisa memastikan dari siapa Charles tertular. Namun, media setempat mengungkapkan bahwa Charles menghadiri sebuah acara bersama Pangeran Albert dari Monako pada 10 Maret lalu. Pada 19 Maret Pangeran Albert dinyatakan positif Covid-19.

’’Yang mulia ratu dalam kondisi sehat,’’ ujar juru bicara istana Buckingham seperti dikutip Agence France-Presse. Ratu bertemu Charles kali terakhir pada 12 Maret lalu. Tidak diungkap apakah ratu yang sudah berusia 93 tahun itu menjalani tes Covid-19 atau tidak.

Sejauh ini 8.227 orang sudah tertular di Inggris dan 427 lainnya meninggal dunia. Mulai Selasa (24/3) Inggris memberlakukan lockdown. Pemerintah menyiapkan 4 ribu tempat tidur tambahan di pusat pertunjukan London untuk menampung pasien Covid-19.

Di Iran dalam beberapa hari ke depan ada pembatasan pergerakan penduduk. Mereka dilarang ke luar kota. Iran selama ini tidak menerapkan lockdown. Mereka hanya meminta penduduknya tinggal di rumah. Namun, permintaan itu tidak pernah digubris. Padahal, kasus di negara tersebut sudah 27.017 dan yang meninggal mencapai 2.077 orang.

Saat ini secara global ada 436.481 kasus di seluruh dunia dan 19.643 orang meninggal dunia. Kematian tertinggi dipegang Italia dengan 6.820 orang, disusul Spanyol 3.434 orang dan Tiongkok 3.281 orang.

Di pihak lain, penduduk Tiongkok kembali waswas. Covid-19 memang dapat ditekan dan penularan lokal sangat minim. Namun, ada virus lain yang memicu kepanikan. Yaitu, virus hanta.

Seorang pekerja dari Provinsi Yunan meninggal di dalam bus yang membawanya ke tempat kerja di Provinsi Shandong. Gejala penularan dua virus itu memang mirip. Sebanyak 32 orang lainnya di bus tersebut sudah dites, tapi hasilnya tidak diungkap. Tagar #hantavirus menjadi trending di negeri panda itu.

Peneliti asal Swedia Sumaiya Shaikh mengungkapkan bahwa itu bukan virus baru. Virus tersebut ditemukan pada 1950-an di Sungai Hantan saat Perang Korea berlangsung. Virus tersebut menyebar dari tikus dan binatang pengerat lainnya. Ia menular jika cairan tubuh tikus yang terinfeksi masuk ke tubuh manusia. Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi. ’’Tolong jangan panik, kecuali Anda berniat makan tikus,’’ ujar dia seperti dikutip New York Post. (sha/c10/dos)


BACA JUGA

Rabu, 03 Juni 2020 13:59

Demonstrasi di Amerika Masih Mengkhawatirkan, Trump Ancam Kerahkan Militer

WASHINGTON– Datang sudah jawaban dari Donald Trump terkait kerusuhan pasca…

Rabu, 03 Juni 2020 13:38

Korban Covid-19 di India Terus Melesat

NEW DELHI– Pemerintah India dihadapkan situasi pelik. Mereka terus menerima…

Selasa, 02 Juni 2020 12:26

UU Keamanan Nasional Disetujui, Warga Berniat Tinggalkan Hong Kong

HONG KONG–Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong telah disetujui Kongres…

Selasa, 02 Juni 2020 11:57

Kesal Ketahuan Sembunyi di Bungker, Trump Lakukan Ini

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merasa kesal lantaran ketahuan sempat…

Senin, 01 Juni 2020 23:27

Setelah Pesta, Pangeran Belgia Positif Covid-19

CORDOBA– Virus SARS-CoV-2 sampai ke lingkaran Kerajaan Belgia. Pangeran Joachim,…

Senin, 01 Juni 2020 23:24

Trump Pilih Urus Masalah Luar Negeri

PERHATIAN Presiden AS Donald Trump justru tak tertuju pada unjuk…

Senin, 01 Juni 2020 12:35

Mengharukan, Polisi Berlutut di Hadapan Demonstran

Aparat masih berusaha meredam kekacauan dari aksi protes yang terus…

Minggu, 31 Mei 2020 13:29

Ini Cerita George Floyd, Pria yang Tewas Diinjak Lehernya Itu Ternyata "Raksasa" yang Lembut

Nasib nahas dialami George Floyd, pria kulit hitam di Amerika…

Minggu, 31 Mei 2020 13:11

Polisi Penindih Floyd Didakwa Pasal Pembunuhan, Rusuh di Amerika Meluas

NEW YORK – Seorang mantan perwira polisi Minneapolis, Derek Chauvin,…

Jumat, 29 Mei 2020 14:42

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka

SETELAH ditutup selama lebih dari dua bulan, akibat pandemi virus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers