MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 26 Maret 2020 14:05
Kasus Positif Corona Dekati 1.000 Orang

Dua Komisioner Ombudsman Positif Corona

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi observasi dan isolasi Pulau Galang pada Rabu (25/3). (Kanwa/Antara )

PROKAL.CO, JAKARTA – Laju pertambahan jumlah pasien positif terjangkit virus Covid-19 terus belum melambat. Per Rabu (25/3) pukul 12. Pemerintah mencatatkan 105 tambahan kasus baru menjadikan total 790 kasus positif Covid-19.       

Korban meninggal juga terus bertambah. Terdapat 3 korban meninggal baru sehingga total 59 orang meninggal sejak kasus pertama diumumkan. Sementara kasus yang dinyatakan sembuh total hanya bertambah 1 orang menjadi 31 orang.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungapkan, hasil kasus positif tersebut diatas adalah hasil dari pemeriksaan melalui metode PCR (Polymerase Chain Rection) yang menggunakan asampel DNA dari cairan di tenggorokan dan kerongkongan. ”Jadi hasil positif ini bukan dari rapid test atau test cepat,” Jelas Yuri kemarin.

Data Gugus Tugas Covid-19 mencatat Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah penyumbang terbanyak penambahan pasien positif terjangkit Covid-19 sebanyak 39 orang, posisi kedua jumlah pasien tambahan positif COVID-19 di wilayah Jawa Tengah sebanyak 19 orang, serta Jawa Barat 13 orang.

Berdasarkan rekapan Gugus Tugas, jumlah penambahan pasien positif per provinsi yakni Bali menjadi sembilan orang, Banten 67 orang, DI Yogyakarta 17 orang, DKI Jakarta 463 orang, Jambi satu orang, Jawa Barat 73 orang, Jawa Tengah 38 orang, Jawa Timur 51 orang, Kalimantan Barat tiga orang dan Kalimantan Timur 11 orang.

Selain itu, Provinsi Kalimantan Tengah tiga orang, Kalimantan Selatan dua orang, Kepulauan Riau lima orang, NTB dua orang, Sumatera Selatan satu orang, Sulawesi Utara dua orang, Sumatera Utara tujuh orang, Sulawesi Selatan 13 orang, Sulawesi Tenggara tiga orang, Lampung satu orang, Riau satu orang, Maluku Utara satu orang, Maluku satu orang, dan Papua tiga orang.

Sementara itu, beredar kabar dua komisioner Ombudsman RI terdeteksi positif mengidap Covid-19 pada Selasa malam (24/3). Kabar tersebut dibenarkan oleh Komisioner Ombudsman RI Alamsyah Saragih. Kedua komisioner yang dimaksud adalah Leli Pelitasari dan Ninik Rahayu. Hasil pemeriksaan itu sendiri cukup mengejutkan lantaran kedua komisioner tersebut dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

Alamsyah menjelaskan sejak ada imbauan pemerintah, Ombudsman telah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai Selasa (17/3). Namun, komisioner sebagai pimpinan lembaga tetap diminta untuk piket ke kantor secara bergantian dan memastikan pelayanan Ombudsman di garda terdepan tetap berjalan. Karena kerentanan itu, kemudian jajaran pimpinan memutuskan untuk menjalani rapid test pada Kamis (19/3).

Hasilnya ditemukan dua komisioner di antaranya positif Covid-19. "Oleh dokter disampaikan bahwa dua orang positif dengan kategori pasien dalam pengawasan (PDP)," jelas Alamsyah ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (25/3). Keduanya kemudian disarankan oleh dokter untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

Awalnya, Ombudsman mengambil keputusan agar kedua komisioner ini menjalani perawatan di Wisma Atlet saja. Karena ada risiko keluarga di rumah tertular. "Tapi setelah diskusi dengan dokter, karena antrian banyak, akhirnya tetap dilakukan isolasi mandiri," lanjut Alamsyah. Kondisi tersebut membuat Leli dan Ninik dibebaskan sementara dari tugas dan hanya melakukan komunikasi rutin saja dengan jajaran pimpinan Ombudsman.

Alamsyah menegaskan pihak Ombudsman mempercayakan pada petugas kesehatan untuk melakukan tracing terhadap kedua komisioner ini. "Kami akan mempercayakan kepada yang berkompeten dan tidak akan memberi informasi yang spekulatif ke publik, seperti siapa orang terakhir yang kontak dengan mereka," tegas Alamsyah.

Demi keamanan juga, Ombudsman sudah mengajukan agar keluarga kedua komisioner ini juga menjalani rapid test. Alamsyah menegaskan bahwa kondisi komisioner yang positif saat ini masih sehat dan tidak ada gejala berarti. Namun, untuk mengantisipasi kondisi yang semakin parah di luar, Ombudsman mulai memikirkan kemungkinan memperpanjang WFH.

Awalnya, WFH Ombudsman mengikuti arahan seperti instansi pemerintah yang lain, yakni selama 14 hari kerja. "Kami tetap berpatokan 14 hari dan sampai hasil tes kami ada. Tapi apabila situasi belum membaik, ada pertimbangan lebih lanjut untuk memperpanjang (WFH)," jelasnya. Alamsyah memastikan meski dengan metode WFH, pelayanan Ombudsman hingga kini tidak terganggu dan tetap berjalan seperti biasa. (tau/deb)

 


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 12:22

Hasil Rapid Test, 37 Orang Klaster Ijtima Gowa di Samarinda Negatif Covid-19

SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda melakukan rapid test kepada…

Senin, 30 Maret 2020 12:20

Hotel di Samarinda Bakal Tutup Sementara

SAMARINDA - Beberapa hotel di Samarinda berencana melakukan penutupan layanan…

Minggu, 29 Maret 2020 18:27

Jatuh di Kamar Mandi, Pasien Positif Corona di Balikpapan Meninggal Dunia

SAMARINDA - Satu pasien positif virus Corona covid-19 atas nama…

Minggu, 29 Maret 2020 15:10

Wali Kota : Samarinda Belum Memutuskan Lockdown

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang menjelaskan kota Samarinda belum…

Minggu, 29 Maret 2020 13:32

Dipertimbangkan, Karantina Wilayah Diterapkan Terbatas

JAKARTA– Karantina wilayah atau lockdown dipertimbangkan pemerintah untuk mengatasi persebaran…

Minggu, 29 Maret 2020 13:30

Tetap di Rumah, Tetap Kreatif, Tetap Produktif

Dari dalam rumah, mereka mengajak orang bernyanyi, berdiskusi, tertawa, dan…

Minggu, 29 Maret 2020 13:28
Pereng Taliq, Daerah Penyangga IKN yang Masih Terbelakang (2)

Setengah Hati Terima IKN, Minta Hutan Tetap Terjaga

Pegunungan Meratus menjadi bagian tak terpisahkan Kampung Pereng Taliq, Kecamatan…

Minggu, 29 Maret 2020 13:25

Satu Keluarga di Balikpapan Positif Corona

Balikpapan masih jadi daerah penyumbang pasien positif Covid-19. Hingga kemarin…

Minggu, 29 Maret 2020 13:23

Tenaga Kesehatan Tanpa APD Diimbau Tak Layani Pasien Covid-19

JAKARTA-  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama sejumlah organisasi profesi, seperti…

Minggu, 29 Maret 2020 13:16

Ikut Pelatihan di Surabaya, Lima Calon Petugas Haji Positif Korona

SURABAYA– Para calon petugas haji di Jawa Timur (Jatim) kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers