MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 25 Maret 2020 19:27
ODP Bertambah 56 Orang, Layanan Pengecekan Covid-19 Belum Ada
Agust Suwandi

PROKAL.CO, Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terus bertambah. Jika sebelumnya ada 74 orang masuk ODP, saat ini 130 masuk dalam ODP. Meski begitu, pasien dalam pengawasan (PDP) belum bertambah.

 

TANJUNG SELORJuru bicara Penanganan Covid-19 Diskes Kaltara Agust Suwandi mengatakan, bertambahnya ODP di Kaltara terjadi karena tim kesehatan aktif melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat. Di setiap bandara, pelabuhan atau dermaga juga ditempatkan tim. "Teman-teman di lapangan semakin aktif memantau. Maka dari itu, bertambah ODP-nya," kata dia. 

Seluruh wilayah di Kaltara mendapatkan pencegahan yang sama. Petugas mendata setiap orang yang masuk maupun keluar dari Kaltara. Jika ditemukan adanya gejala-gejala, maka akan berstatus ODP. "Kita lakukan sudah sejak Covid-19 mulai masuk Indonesia. Ini langkah pencegahan kita," ungkapnya.

Ditanya soal layanan tes corona, dia menerangkan, sampai saat ini, di Kaltara belum ada layanan untuk pengecekan Covid-19. Selain terkendala peralatan yang belum memadai, pihaknya masih fokus terhadap ODP dan PDP.

"Kalau saat ini belum ada tes cepat. Jadi, kita belum membuka layanan pengecekan. Masih sebatas ODP dan PDP. ODP ini pemeriksaan secara klinis dan PDP hanya pengambilan sampel. Jadi memang sulit untuk kita membuka layanan pengecekan," terangnya.

Pemprov Kaltara masih menunggu peralatan medis dan alat pelindung diri (APD). Sebab, dengan yang digunakan saat ini, khususnya APD masih minim. "Peralatan kita juga belum lengkap," kata dia.

Terkait kontak erat PDP, menurut Agust, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap kontak erat dari tujuh orang PDP. Selama pemantauan dilakukan, belum terlihat adanya gejala yang mengarah ke PDP.

"Tetap kita pantau. Tapi tidak semuanya. Hanya keluarganya dan kerabat terdekat. Jika ada gejala kami juga meminta agar kontak erat ini menghubungi petugas kesehatan. Jangan diam dan menularkan lagi ke orang lain," ujarnya. (fai/kpg/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 13:11

Akibat Covid-19, Orang Miskin Bisa Bertambah 11 Juta

JAKARTA– Belum usai pulih dari ketegangan perang dagang, badai ekonomi…

Rabu, 01 April 2020 12:46

Akhirnya, WNA Dilarang Masuk Indonesia

JAKARTA– Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 membuat pemerintah mengambil kebijakan radikal…

Rabu, 01 April 2020 11:33

Perempuan Meninggal Diduga Karena Corona di Balikpapan, Ini Penjelasan Kadinkes Kaltim

SAMARINDA - Seorang pasien perempuan diduga terinfeksi virus Corona meninggal…

Selasa, 31 Maret 2020 19:23

Pasien Positif Corona di Balikpapan Sudah 15 Orang

SAMARINDA - Jumlah pasien positif virus Corona covid-19 di kota…

Selasa, 31 Maret 2020 15:46

Jalan Poros Ditutup, Siapkan Jam Malam

Pada Kamis, 2 April nanti, Pemkot Samarinda dijadwalkan akan melakukan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:43

Beberapa Daerah di Kaltim Matangkan Pertimbangan Karantina Wilayah

BAIK lockdown atau karantina wilayah untuk menangani pandemi Covid-19 bukanlah…

Selasa, 31 Maret 2020 15:42

Pasien Covid-19 Meninggal, Keluarga Ikhlas

PONDOK Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Al Ikhsan Banjarmasin berduka. Pimpinan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:39
Pereng Taliq, Daerah Penyangga IKN yang Masih Terbelakang (4-Habis)

Tarik Minat Anak Sekolah, Potensi dari Padi Gunung

Akses penghubung Penajam Paser Utara (PPU) ke Kutai Barat (Kubar)…

Selasa, 31 Maret 2020 14:52

PMI di Malaysia Terdampak Lock Down, Semakin Sulit Dapat Bantuan

JAKARTA- Kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia semakin sulit.…

Selasa, 31 Maret 2020 14:50

Gugus Tugas Harus dijabat Kepala Daerah

JAKARTA- Kepala Daerah ditingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi harus memimpin langsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers