MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 25 Maret 2020 19:21
Warga Takut Corona, Kapal Berbendera Malaysia Diminta Bergeser ke Muara Berau

Masyarakat Ancam Potong Jangkar

LEBIH SEPEKAN: Kapal MV Harapan Baru yang bertambat lebih dari sepekan membuat warga sekitar Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Makroman, cemas lantaran kapal berbendera Malaysia itu sebelumnya berlabuh dari negara terjangkit. DADANG YONO

PROKAL.CO, Kapal Multi Tangker (MT) Harapan Baru yang bertambat di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, diminta warga bergeser ke arah Muara Berau. Pasalnya, kapal berbendera Malaysia itu diketahui, baru saja berlabuh dari Singapura. Negara yang juga pandemik virus corona (Covid-19). Namun, 17 kru kapal dinyatakan sehat setelah diperiksa tim Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda.

 

SAMARINDA–Kapal yang bertambat sekitar 150 meter dari dermaga Pulau Atas itu diketahui sebelumnya berasal dari Singapura. Membawa 17 orang kru, diketahui sebelumnya kapal juga pernah bertambat di Parepare, Sulawesi Selatan.

Namun, kehadiran kapal dengan dua di antara warga negara asing (WNA), yakni Malaysia dan Sri Lanka itu ditolak warga setempat.

Kemarin (24/3), Kaltim Post sempat meminta keterangan dari salah satu warga di Jalan Pelabuhan, RT 1, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan. Pria yang tak ingin disebut identitasnya itu merasa cemas akan kesehatan warga setempat, karena tidak mengetahui status kesehatan para awak kapal tersebut.

"Ya takut kami, apalagi di televisi (TV) sudah ada beritanya kalau kapal itu nggak dibolehkan bersandar," ucap cemas pria 52 tahun tersebut.

Warga setempat pun tak ada yang berani mendekati kapal yang dikabarkan memuat aspal curah itu. Dia berharap, pihak terkait mengambil langkah cepat. "Seenggaknya kapal digeser lah ke muara Sungai Mahakam, kalau nggak kami potong jangkarnya biar larut," pungkasnya.

Menyikapi kapal bermuatan aspal curah itu, Kepala KSOP Samarinda Klas IIA Capt Dwi Yanto mengatakan, telah melakukan koordinasi kepada pihak agen kapal PT Eka Ivana Jasa. "Kami juga sudah minta agar pindah ke Muara Berau," ucapnya melalui sambungan telepon, (24/3).

Ditanya soal bongkar muat, pihak kapal jenis multi tanker (MT), sejatinya hendak mengurus izinnya, tetapi belum diterbitkan. Hal itu karena tujuan kapal ke dermaga PT Semen Tonasa di Kecamatan Palaran dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

"Izinnya tidak kami keluarkan karena dermaga tidak sesuai. Sementara yang akan dibongkar itu adalah aspal curah," tandasnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda Sabilal Rasyad mengatakan telah melakukan pemeriksaan pada awak MT Harapan Baru. "Dari pemeriksaan, 17 kru kapal, baik WNA maupun WNI aman. Tidak terjangkit virus corona," ujarnya.

Sementara kata dia, yang menjadi alasan ketika di Parepare awak kapal dilarang turun ke Pelabuhan, menurut dia, hal itu berkaitan dengan izin atau paspor.

"Mereka itu kan ada WNA. Nah, kaitannya dengan Keimigrasian. Kalau mereka turun ke pelabuhan, artinya sudah menjadi wewenang Imigrasi. Kami hanya seputar kesehatan yang berupaya mendeteksi dini dan mencegah penyebaran virus corona," pungkasnya. (*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers