MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 24 Maret 2020 12:12
Satpol PP Awasi Warnet, Pantau Siswa yang Main Game Online
Remaja yang main game di warnet.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN –– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan menggaet Satpol PP guna melakukan razia di area publik, terlebih tempat bermain game atau warnet. Tindakan tersebut diambil sebagai kelanjutan dari pengawasan jam belajar di rumah yang dilakukan secara daring. Mengingat hingga 28 Maret nanti, para siswa mulai PAUD hingga SMA/SMK tidak diperkenankan masuk sekolah guna antisipasi penyebaran virus corona.

Disdik sudah membuat surat edaran ke sekolah, pihak sekolah juga sudah membuat surat edaran ke orangtua agar selama masa pembelajaran daring orangtua bisa turut memantau keberadaan dan jam belajar anak. "Kalau masih ada ditemukan siswa yang main game di luar berarti memang salah orang tuanya, karena tidak mematuhi surat edaran," ucap Kepala Disdik Balikpapan, Muhaimin. 

Pihaknya sudah bersurat ke Satpol PP untuk meminta dukungan melakukan razia. Bila memang ada anak ditemukan pada jam pembelajaran, mulai pukul 07.30-12.00 Wita, maka pihak Satpol PP dapat mencatat data identitas dan asal sekolah si anak tersebut. "Razia akan berlangsung hingga 28 Maret. Soal sanksi nanti akan kita komunikasikan kembali dengan pihak sekolah. Tapi diupayakan dilakukan pembinaan terlebih dulu," bebernya. 

Muhaimin mengatakan, para pemilik usaha warnet, khususnya game online harus dapat menutup sementara game online untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Jika ada anak sekolah yang masuk (warnet) segera ditolak. Kalau tetap diterima dan membukakan berarti tidak mendukung program pemerintah," ucapnya.  

Soal sanksi bagi pemilik warnet yang tetap membuka atau menerima anak sekolah, Muhaimin mengatakan hal tersebut bukan wewenangnya. Melainkan lebih kepada dinas perizinan atau Kesbangpol. Sekali lagi dia menegaskan pentingnya perhatian dari orang tua terkait pembelajaran daring ini. 

"Dibutuhkan perhatian dan komitmen orang tua, bukan hanya pihak sekolah. Kita harap anak bisa fokus belajar di rumah," tutupnya. Mulai Kamis (19/3) hingga Minggu (22/3) Muhaimin menyebut tidak ditemukan anak atau data pelanggaran selama jam daring. (lil/ms/k18)


BACA JUGA

Selasa, 31 Maret 2020 15:32

Pegawai Pemkot WFH hingga 4 April

Sejumlah layanan di pemerintahan dikurangi atau sementara ditiadakan dengan kondisi…

Selasa, 31 Maret 2020 15:30

Penumpang Anjlok, Pelabuhan Klotok Sepi

BALIKPAPAN - Wabah pandemi Covid-19, berdampak nyata ke semua sektor.…

Selasa, 31 Maret 2020 15:28

Bazar Ramadan Kemungkinan Ditiadakan

BALIKPAPAN – Ramadan tinggal menghitung hari. Setiap tahun biasanya akan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:26

Kapolda: Awasi Pintu Masuk-Keluar

BALIKPAPAN-Kurang lebih dua pekan kondisi luar biasa (KLB) diterapkan di…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Kurikulum Tak Harus Tuntas, Belajar Online, Penilaian Lebih Fleksibel

BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran berkaitan…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Satra Minum Air Setan, Pelajar Tewas Ditikam

BALIKPAPAN - Tersangka Satra (20) yang menikam pelajar kelas 11…

Senin, 30 Maret 2020 14:25

Bikin Kolam, Ketemu Bom Zaman Perang

BALIKPAPAN - Sisa-sisa peninggalan perang masih kerap ditemukan warga Balikpapan.…

Senin, 30 Maret 2020 14:22

Pasar Tradisional Terapkan Belanja Online

Menyiasati social distancing demi memutus mata rantai virus corona, pedagang…

Senin, 30 Maret 2020 12:12

Manfaatkan Penutupan dengan Renovasi

BALIKPAPAN – Manajemen Hotel SevenSix menunjukkan komitmennya dalam membantu pemerintah…

Minggu, 29 Maret 2020 14:39

Nestapa, Warung Nasi Jagung Ludes

BALIKPAPAN - Warung makan spesial nasi jagung sekaligus rumah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers