MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 16 Maret 2020 12:39
Golkar Tak Mudah Sapu Bersih Pilkada
Rudy menjadi ketua Golkar Kaltim.

PROKAL.CO,

SEPERTI yang telah diprediksi sebelumnya, Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kaltim berakhir aklamasi dengan menyepakati Rudy Mas'ud sebagai ketua untuk lima tahun ke depan. Rudy mendapat 12 suara dari 10 DPD II (kabupaten/kota), organisasi sayap, dan organisasi pendiri. Sementara itu, dua suara, yakni dari Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kaltim dan organisasi yang didirikan tetap kukuh mendukung Makmur HAPK. Di sisi lain, DPD Golkar Kaltim dan DPP memilih abstain.

Pemilihan itu dilangsungkan pada Ahad (15/3) dini hari. Kepada Kaltim Post, Rudy mengatakan, musda kali ini tidak ada voting. Semua musyawarah mufakat berbasis demokrasi. "Saya ketua terpilih. Pak Makmur ketua harian, merangkap sebagai formatur. Jadi, kami berdua yang menentukan siapa-siapa duduk di dalam kepengurusan (DPD Golkar Kaltim) periode 2020–2025," jelas Rudy.

Soal posisi sekretaris dan bendahara apakah akan diganti, Rudy mengatakan akan melihatnya nanti. Anggota DPR RI ini menegaskan, dia dan Makmur akan melibatkan kader Golkar. Baik yang lama maupun yang baru.

"Insyaallah kaderisasi wajib jalan ya. Sesuai kompetensi nya masing-masing. Kira-kira begitu," sambungnya. Sementara itu, menyongsong Musda DPD II, juga bakal menggunakan musyawarah mufakat. Terhitung maksimal tiga bulan dari Musda X Golkar Kaltim, 10 kabupaten kota nanti akan melaksanakan musda.

"Nanti ADRT (anggaran dasar rumah tangga) yang mengatur. Bagi yang sudah dua periode, bisa mendapat diskresi dari DPP untuk maju ketiga kalinya," ungkap dia. Rudy juga menjawab isu soal ada permintaan DPD II agar ketuanya tak diganti. Dia menjelaskan, bukan masalah diganti atau tidak diganti. Tetapi ada calon-calon lain maju. "Kalau calonnya sendiri, ya bisa tidak diganti," sahutnya. Sementara itu, target Golkar Kaltim adalah memenangkan 60 persen pilkada. Jadi, tahun ini ada sembilan kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada, maka lima calon dari Golkar harus menang.

Maka dari itu, menurut dia, musyawarah diupayakan agar kader bisa diakomodasi dan tidak terpecah. Rudy menuturkan, beberapa calon kepala daerah dari Golkar akan berkoalisi dengan partai lain. Salah satunya, Samarinda yang dinilai berpeluang besar menang pilkada. "Tentunya, kursi yang cukup misal Bontang, Balikpapan, Kukar, itu kita tidak perlu koalisi. Berau juga cukup kita. Tidak perlu berkoalisi. Itu adalah skala prioritas. Kutim, Kubar, Paser itu kan kalau kurang, masih sedikit saja ya," jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:20

Korupsi Rp 16,8 T, Benny Tjokro Divonis Penjara Seumur Hidup

JAKARTA– Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro divonis…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:51

Gubernur Yakin Serapan Bisa 90 Persen di Ujung Tahun

SAMARINDA- Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kaltim…

Senin, 26 Oktober 2020 17:10

Pemindahan IKN, Menteri Tak Berani Pasang Target

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim belum menunjukkan progres…

Senin, 26 Oktober 2020 17:09

Draf UU IKN Katanya Disusun dengan Skema Omnibus Law

ANGGOTA DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim Irwan mengamini, hingga…

Senin, 26 Oktober 2020 17:08

Bus Listrik Indonesia Seharga Rp 2 Miliar

INDUSTRI Kereta Api (Inka) menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar…

Senin, 26 Oktober 2020 17:06

Sulit Mencari Dokter Spesialis, Tenaga Medis Menumpuk di Perkotaan

BALIKPAPAN-Sebaran dokter di Kaltim masih belum merata. Sejumlah rumah sakit…

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers