MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 13 Maret 2020 13:32
Tol Samarinda-Bontang Lewati Hutan Lindung, Ini Solusi yang Ditawarkan
Jalan cor beton di Kelurahan Sungai Kapih, Samarinda yang terputus. Kawasan ini akan terhubung dengan tol Samarinda-Bontang.

 SAMARINDA–Pemerintah tancap gas agar pembangunan tol Samarinda-Bontang rampung sesuai target. Yakni, 2024 mendatang. Pada tahun ini, desain jalan tol yang dalam tahap review design di Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diharapkan rampung.

"Sehingga, 2021 sudah bisa lelang. Kita sudah punya basic design (desain awal), kemudian mereka (Kementerian PUPR) mempelajari. Mereka (sedang) me-review design," tutur Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kaltim Irhamsyah kepada Kaltim Post. Untuk diketahui, dalam rencana desain yang dibuat Pemprov Kaltim, tol ini akan dibangun sepanjang 94 kilometer. Di seksi 4 tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) nanti, akan dibangun jembatan di atas Sungai Buaya yang akan menghubungkan Tol Balsam dengan Tol Samarinda-Bontang.

"Tol ini juga akan dibuat mengarah ke Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda," ungkapnya. Secara keseluruhan, anggaran pembangunan tol ini diperkirakan Rp 11 triliun. Termasuk Rp 1 triliun untuk pembangunan jembatan di Sungai Buaya. Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Sebab, ada 17 kilometer area di Kecamatan Marangkayu, Kukar, ke arah Bontang yang termasuk hutan lindung.

Kepala Dinas PUPR Kaltim M Taufik berharap, di area ini bisa dilakukan perubahan fungsi lahan. Mekanismenya, Gubernur Kaltim Isran Noor mengusulkan opsi itu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selanjutnya, KLHK, datang ke Kaltim untuk meninjau dan membahas langsung. Tidak sekadar mengubah status lahan, tapi kedatangan tim ini nantinya membuahkan sejumlah rekomendasi untuk tetap menjaga lingkungan di kawasan tersebut.

"Misal apa yang dipertahankan, atau ditukar lahan dengan yang lain," kata dia. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim Amrullah mengungkapkan, ada dua opsi yang bisa digunakan untuk lahan tol yang masuk dalam kawasan hutan lindung. Berkaca pada penanganan di Tol Balsam, bisa jadi area penggunaan lain (APL) atau berstatus pinjam pakai.

"Hal ini akan dilihat bergantung dengan situasi di lapangan," jelasnya. Di sisi lain, berkaca pada proses pembebasan lahan tol Balikpapan-Samarinda yang lama terkait hutan lindung, Amrullah menyebut, saat ini bakal lebih mudah. Pasalnya, dengan pejabat pusat yang baru, urusan birokrasi dan perizinan lebih mudah. Apalagi tol Samarinda-Bontang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN).

Perlu diketahui, tol Samarinda–Bontang masuk satu dari tiga proyek strategi nasional (PSN). Jalan tol ini akan memangkas perjalanan dari Samarinda ke Bontang. Dari tiga jam, bisa hanya satu jam. Bersama Pembangunan Jembatan Pulau Balang dan pembangunan infrastruktur di Mahakam Ulu, tol ini menjadi pembangunan di Kaltim yang mendapat prioritas pusat. Sebenarnya, Kaltim mengusulkan 13 PSN. Namun, tiga proyek yang disebutkan di awal, yang dianggap memenuhi kriteria.

Dijelaskan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Pemprov Kaltim Fadjar Djojoadikusumo, tiga proyek ini memenuhi kriteria mulai sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) maupun daerah. Kedua, kriteria strategis, misal kalau dibangun implikasi terhadap masyarakat bagaimana. Lalu ketiga, adalah kriteria operasional. Kalau tidak siap tidak bisa. “Masalah desain ada tidak, lingkungan selesai tidak itu kriteria operasional. Proyek ini juga harus selesai pada 2024,” jelasnya. (nyc/riz/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:32

300 Nakes Ditarik dari 34 Distrik di Papua

JAYAPURA-Sebanyak 300 Tenaga Kesehatan (Nakes) ditarik dari 34 distrik di…

Sabtu, 18 September 2021 10:18

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Provinsi

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim, membuka peluang wacana…

Sabtu, 18 September 2021 10:17
RUU tentang Provinsi Segera Diputuskan DPR

Samboja-Sepaku Bisa Lepas dari Kaltim

Dalam naskah akademik RUU IKN yang sebelumnya beredar, pemerintahan IKN…

Jumat, 17 September 2021 12:09

Trans Kalimantan di Kubar Tergenang, Waspada! Lubang-Lubang di Jalan Makin Besar

SENDAWAR–Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kutai Barat (Kubar). Terparah banjir…

Kamis, 16 September 2021 14:35
Kepala Sekolah Rp 1,6 Triliun Itu Cuma Ingin Momong Cucu

Itu kan Hanya Catatan di Atas Kertas, tapi Di-Ranking KPK

Menurut undang-undang, kepala sekolah seperti Nurhali sejatinya tak masuk kategori…

Kamis, 16 September 2021 14:33

Undang-Undang Direvisi, Keistimewaan Kaltim Diatur

BALIKPAPAN-Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim disepakati masuk Program Legislasi…

Kamis, 16 September 2021 14:31

Pemerintah Targetkan Tol Baru ke IKN Rampung 2025, Panjangnya 47 Km

Nantinya, jalan tol sepanjang 47 kilometer itu akan dimulai dari…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Situasi Pandemi Mulai Terkendali, Pakar Ingatkan Gelombang Ketiga Masih Bisa Terjadi

JAKARTA- Indikator pandemi nasional semakin membaik. Per tanggal 14 September…

Kamis, 16 September 2021 13:22

56 Pegawai KPK Diberhentikan Dengan Hormat

JAKARTA – Polemik pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Rabu, 15 September 2021 14:43
KPK: Tinggi Bukan Berarti Korupsi, Rendah Bukan Berarti Bersih

Kekayaan Lima Kepala Daerah di Kaltim Naik

Pandemi Covid-19 yang setahun terakhir melanda, tampaknya tidak terlalu berpengaruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers