MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 13 Maret 2020 13:30
Di Musda Golkar, Isran Dukung Makmur, Ini Kata Rudy
Rudy, Isran dan Makmur

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Perebutan kursi ketua DPD Golkar Kaltim dimulai besok (14/3) hingga Ahad (15/3). Meski berlabel musyawarah daerah (musda), forum yang digelar di Swiss-Belhotel Samarinda ini diprediksi dalam tensi tinggi. Terdapat tiga nama besar yang akan berebut kursi ketua. Yakni Isran Noor (Gubernur Kaltim), Makmur HAPK (Ketua DPRD Kaltim), dan Rudy Mas’ud (anggota DPR RI).

Namun, dua hari jelang musda, Isran Noor justru melabuhkan dukungan terhadap Makmur. Hal ini diungkap anggota Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kaltim Dahri Yasin yang juga selama ini mendukung Isran Noor. Dahri yang belakangan menemani Isran Noor dalam kunjungan dan pertemuan dengan elite Golkar mengatakan, Isran Noor menilai, Makmur HAPK yang jelas kapasitasnya.

Dahri mengungkapkan, terdapat keanehan ketika dirinya memerhatikan ADRT (anggaran dasar rumah tangga) hasil musyawarah nasional (munas) Golkar X bernomor 8/Munas/X/2019, serta beleid juklak 02. Lanjut dia, jika ada calon yang tak sesuai dengan syarat dalam aturan, tetapi tetap didorong jadi ketua, ada ketidaktaatan terhadap asas dari organisasi sendiri.

"Saya mendukung sikap Isran Noor untuk kepentingan aturan dan organisasi. Jadi di sini, posisi Isran Noor tidak bisa dipaksakan untuk jadi ketua. Kalau ada pihak DPP atau DPD II yang memaksakan orang yang tak memenuhi syarat, itu kan sama saja mengubah-ubah Partai Golkar sendiri,” katanya. Dia melanjutkan, dalam ADRT dan juklak telah jelas persyaratan untuk jadi ketua. Dalam Juklak 02, terpapar syarat calon ketua. Pertama, calon ketua adalah anggota Golkar terus-menerus lima tahun dan tidak pernah jadi anggota partai lain.

Kedua, aktif menjadi pengurus selama satu periode penuh. Lalu ketiga sebagai kader sekurang-kurangnya lima tahun dan aktif di kegiatan partai. Keempat, calon tersebut harus berdomisili di Kaltim. Kelima, pernah mengikuti pendidikan kader yang diselenggarakan partai. Kemudian keenam, pendidikan minimal strata satu. Ketujuh, tidak pernah terlibat Gerakan 30 September. Kedelapan, tidak punya hubungan suami-istri atau keluarga saudara dalam satu garis keturunan yang menjadi pengurus atau anggota DPRD dari partai lain. Terakhir, adalah bersedia aktif meluangkan waktu untuk organisasinya.

Sambung Dahri, jika ada oknum atau konspirasi yang menyalahi ADRT, ini akan jadi benih tak baik. Masyarakat akan menilai bagaimana organisasi besar tidak taat terhadap aturannya sendiri. "Isran siap membangun Golkar dan mendukung Makmur. Sejauh ini, tidak ada deal-deal-an murni karena mau lihat Golkar maju dan taat aturan. Serta nilai etika politik ditaati," jelas Dahri.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:20

Korupsi Rp 16,8 T, Benny Tjokro Divonis Penjara Seumur Hidup

JAKARTA– Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro divonis…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:51

Gubernur Yakin Serapan Bisa 90 Persen di Ujung Tahun

SAMARINDA- Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kaltim…

Senin, 26 Oktober 2020 17:10

Pemindahan IKN, Menteri Tak Berani Pasang Target

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim belum menunjukkan progres…

Senin, 26 Oktober 2020 17:09

Draf UU IKN Katanya Disusun dengan Skema Omnibus Law

ANGGOTA DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim Irwan mengamini, hingga…

Senin, 26 Oktober 2020 17:08

Bus Listrik Indonesia Seharga Rp 2 Miliar

INDUSTRI Kereta Api (Inka) menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar…

Senin, 26 Oktober 2020 17:06

Sulit Mencari Dokter Spesialis, Tenaga Medis Menumpuk di Perkotaan

BALIKPAPAN-Sebaran dokter di Kaltim masih belum merata. Sejumlah rumah sakit…

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers