MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 09 Maret 2020 09:27
Sistem Patriarki Masih Kuat
Ayunda Ramadhani

PROKAL.CO, PSIKOLOG klinis, Ayunda Ramadhani menyikapi kekerasan perempuan dan anak dilatarbelakangi oleh sistem patriarki. Yaitu, sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama.

“Sistem budaya yang masih menganut patriarki, membuat laki-laki dianggap gender yang lebih dominan dibanding perempuan,” kata Ayunda.

Menurut dia, sistem patriarki juga membuat kekerasan yang terjadi dianggap lumrah. Kekerasan yang terjadi dipandang sebagai cara kepala rumah tangga membina keluarganya. “Sebenarnya itu sistem yang salah. Permasalahannya itu sudah mengakar dengan kuat,” ungkap Ayunda.

Tak jarang jika terjadi permasalahan, perempuan yang dipermasalahkan terlebih dahulu. Mulai waktu hingga busana yang dikenakan. “Salahnya ya sebenarnya di otak pelakunya,” beber perempuan yang juga berprofesi dosen tersebut.

Adanya ketidakseimbangan relasi antara pria dan perempuan di mata masyarakat, sehingga sangat rentan terjadi KDRT. Terkadang masyarakat juga tak peduli, lantaran takut mencampuri urusan rumah tangga.

Kekerasan yang terjadi juga kerap didasari untuk pelampiasan emosi. “Kalau untuk pembelajaran atau nasihat nggak harus dengan kekerasan, Rasulullah saja nggak main pukul,” ungkapnya.

Tak jarang, korban dari kekerasan mengalami trauma. Ayunda berharap, masyarakat ikut berperan untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan. Rasa sungkan untuk melaporkan menjadi faktor terbesar KDRT terus terjadi.

“Jangan dibiarkan (KDRT), jika sungkan atau takut bisa pakai aplikasi Sippeka (Sistem Informasi Pelaporan dan Pengaduan Kekerasan Kota Samarinda), ada di PlayStore. Pelapor dijaga privasinya,” pungkasnya. (*/dad/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers