MANAGED BY:
RABU
01 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 06 Maret 2020 13:28
WALHI Desak KLHK Batalkan PermenLHK P. 106/2018
Padahal Makin Langka, Anehnya Pemerintah Keluarkan Kayu Ulin dari Daftar yang Dilindungi
BARANG BUKTI: Pohon ulin berukuran raksasa yang diduga hasil pembalakan turut diamankan petugas dalam operasi. Anehnya pemerintah lewat Kemen LHK mengeluarkan ulin dari daftar yang dilindungi.

SAMARINDA - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Kalimantan Timur menolak dan menuntut Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan untuk membatalkan revisi PermenLHK P. 106/2018. Permen tersebut mengeluarkan kayu ulin dan tumbuhan terancam lainnya dari tanaman yang dilindungi.

"Pemberlakuan PermenLHK No. 106/2018 dikhawatirkan membuka ruang bagi para pemburu kayu-kayu eksotis bernilai ekonomi tinggi untuk memperdagangkan secara masif, yang akhirnya menjadi tanda-tanda kehancuran keanekaragaman hayati dan bencana ekologi bagi keberlangsungan hutan," ujar Direktur WALHI Kaltim, Yohana Tiko, Kamis (5/3/2020).

Yohana mengatakan kayu ulin tumbuh secara alami di hutan alam dengan populasi terbatas, kayu ulin mesti dilindungi karena ekspoitasi besar-besaran kayu ini di Kalimantan akan menghilangkan identitas masyarakat adat dayak.

"Karena hubungan masyarakat adat dayak dengan ulin itu tidak dapat dipisahkan, kayu ulin dianggap sakral oleh masyarakat adat dayak," ujar Tiko. PermenLHK P. 106/2018 merupakan perubahan setelah diundangkannya Permen Nomor P. 20/2018 enam bulan lalu.

"Ini merupakan waktu yang singkat dan salah satu yang menjadi pertimbangannya adalah banyaknya Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu - Hutan Alam (IUPHHK-HA) yang menebang spesies kayu dilindungi terkendala dalam proses penataan hasil hutan," ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Tiko, keberpihakan pemerintah terhadap investasi tanpa memperhatikan kekayaan sumber daya alam hayati yang nyaris punah di Kalimantan terlihat dikeluarkannya Permen 106/2018.

"Karena dengan permen ini timbul permasalahan hukum ketika IUPHHK-HA menebang kayu dengan status dilindungi di areal kerja konsesinya sehingga pasokan bahan baku disektor hilir kendala atau tidak bisa dimanfaatkan oleh perusahaan," ujar Tiko.

Kayu ulin dan dan tumbuhan kayu endemik lainnya yang beralih status dilindungi menjadi tidak dilindungi berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN) masuk dalam Red list dikategorikan sebagai spesies yang kritis, genting, dan rentan. (mym)


BACA JUGA

Selasa, 30 November 2021 17:51

Ketika Ibu-ibu Berlenggak-Lenggok Ramaikan Lomba Fashion Show

Dalam rangka perayaan HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP), para…

Selasa, 30 November 2021 17:46

Kaltim tak Masuk Destinasi Wisata Prioritas, Isran ke Sandiaga: Apa Sebabnya? Marah Apa Sentimen Ini

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyebut Sandiaga Uno…

Selasa, 30 November 2021 17:32

Cerita Sandiaga Uno Dibawa ke Kampung Nasi Kuning Samarinda, Batal Makan Tapi Jadi Sasaran Emak-emak Berfoto

SAMARINDA - Menteri Pariwisata Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke…

Selasa, 30 November 2021 17:30

TP-PKK dan PMI Kaltim Laksanakan Vaksinasi di Bigmall, Siapkan 1.500 Dosis

SAMARINDA - Vaksinasi terus digalakkan di Kaltim. Kali ini Tim…

Selasa, 30 November 2021 10:49

Uji Kompetensi PTT Rampung, Beri Banyak Kelonggaran

SAMARINDA–Gelaran uji kompetensi bagi pegawai tidak tetap (PTT), baik berstatus…

Senin, 29 November 2021 21:39

Koperasi Binaan Pama Baya Sukses Gelar Gathering Tabungan Koin

TENGGARONG- Sebagai bentuk kekompakan seluruh anggota Koperasi yang tergabung kedalam…

Senin, 29 November 2021 20:47

Baristand Industri Samarinda Gelar BISa Priority Gathering 

SAMARINDA- Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Samarinda menggelar temu…

Senin, 29 November 2021 15:59

Ini Pengakuan Sarjana yang Menganggur Bagaimana Cara Membuat Uang Palsu

SAMARINDA - Tersangka MT 31 tahun yang lulusan sarjana komputer…

Senin, 29 November 2021 14:16

Membuat dan Edarkan Uang Palsu, Lulusan Sarjana tapi Pengangguran Ini Diringkus Polisi 

SAMARINDA - Jajaran Polsek Samarinda Kota meringkus pria 31 tahun…

Senin, 29 November 2021 13:29

BPJS Ketenagakerjaan Laksanakan Vaksinasi Tahap Kedua

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) berkomitmen penuh mendukung percepatan cakupan program pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers