MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 05 Maret 2020 16:58
Terungkap di Sidang Pasar Baqa, Belum 100 Persen, Dibayar Penuh
DIBAYAR PENUH: Tujuh saksi yang dihadirkan jaksa dalam kasus korupsi Pasar Baqa membeberkan, pembangunan gedung senilai Rp 18 miliar itu dibayar penuh meski pengerjaan fisik belum 100 persen, kemarin.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Proyek pembangunan Pasar Baqa sudah bermasalah sejak awal ketika diguyur Rp 4,8 miliar dari APBD Perubahan 2014. Kala itu, pembangunan gedung pasar tak rampung tapi Dinas Pasar tetap menerima proyek tersebut dan membuat berita acara serah-terima seolah-olah sudah 100 persen pekerjaan.

Ini diterangkan Ibnu Sina, pejabat pengawas teknis kegiatan (PPTK) pengganti. “Tapi saat itu, ada surat pernyataan yang dibuat rekanan jika siap menyelesaikan kekurangannya,” ucap dia ketika bersaksi, (4/3).

Selain Ibnu Sina, enam saksi lain dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Subandi dan Doni Dwi ke majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda yang dipimpin Lucius Sunarto bersama Rustam dan Anggraeni.

Saksi itu, Sumaryadi (mantan sekretaris Dinas Pasar Samarinda), Lamri (mantan kabid Pengembangan Pasar), Abdul Khair (mantan kabid Penataan PKL), Siti Istichanah (mantan kasubag Keuangan Dinas Pasar), Nur Aini (mantan bendahara Pengeluaran Dinas Pasar), dan Heti Supadmi (mantan kabid Pembendaharaan BPKAD Samarinda).

Kembali ke Ibnu Sina, dia mengaku hanya sekitar tiga bulan bertugas sebagai PPTK dalam proyek tersebut. Selebihnya, tugas itu kembali dihandel Miftahul Khoir, terdakwa dalam kasus ini selain Sulaiman Sade dan Sayid Syahruzzaman (rekanan). “Surat itu saya terima dari Pak Kadis (Sulaiman Sade). Kekurangannya ada satu pancang bangunan belum terpasang,” tuturnya.

Sementara itu, tiga saksi lain, Sumaryadi, Lamri, dan Abdul Khair mengaku tak tahu ketiganya ditunjuk jadi pejabat pembuat komitmen (PPK) dari pembangunan Pasar Baqa di tiga mata anggaran, APBD Perubahan 2014, APBD 2015, dan APBD Perubahan 2015. “Kami tahu ketika diperiksa penyidik,” aku ketiganya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 23:34

Samarinda Terancam Tenggelam, Kawasan Utara Mulai Tergenang, Persiapan Bangun Dapur Umum

Hujan yang mengguyur sejak Ahad (29/11), membuat beberapa kawasan langganan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:30

Kejati Diminta Telusuri Dugaan Korupsi

SAMARINDA–Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan dari Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:25
Reka Adegan Kasus Perampokan di Tepian Sungai Mahakam Syarat Emosi

Terkuak dari Saksi Kunci di Sekitar Lokasi

Gusti Dwi Prasojo (18), korban yang tenggelam di Sungai Mahakam…

Selasa, 01 Desember 2020 23:22

Gara-Gara Kasus Bikin Pil Koplo di Gudang Sekolah, Disdik Surati Seluruh Sekolah

SAMARINDA–Pengungkapan praktik bisnis haram yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polresta Samarinda…

Selasa, 01 Desember 2020 23:19

APBD 2021 Samarinda Sebesar Rp 2,57 Triliun

SAMARINDA–Delapan fraksi DPRD Samarinda akhirnya menyetujui APBD 2021 sebesar Rp…

Selasa, 01 Desember 2020 12:03

Kaltim Post Dinobatkan Pers Peduli Pendidikan

Berbagai informasi tentang sekolah tertinggal dan terpencil sering kali dimunculkan…

Selasa, 01 Desember 2020 11:22

Diler Dukung Penggolongan SIM C

SEBAGAI salah satu diler motor dengan pangsa pasar penggemar motor…

Selasa, 01 Desember 2020 11:21

Wacana Penggolongan SIM C, Sesuaikan Keterampilan dan Kapasitas Motor

Bergulir wacana apabila surat izin mengemudi (SIM) C yakni untuk…

Senin, 30 November 2020 18:56

Waspada, Ketinggian Air Waduk Benanga di Level Kuning

SAMARINDA - Ketinggian air di waduk Benanga Samarinda Utara berada…

Senin, 30 November 2020 16:13

27 Adegan Diperagakan, Rekonstruksi Korban Gusti Tewas Didorong ke Sungai Mahakam

SAMARINDA - Sebanyak 27 adegan diperagakan dua pelaku Jusman (22)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers