MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 04 Maret 2020 19:14
Dipercaya Cegah Corona, Kunyit, Jahe dan Temulawak Diincar Warga
Penjual jahe dan kunyit di salah satu pasar di Samarinda. (Myamin/prokal.co)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Merebaknya virus corona atau covid-19, membuat warga Samarinda mulai borong membeli rempah seperti jahe, kunyit, serai dan temulawak. 

Pantauan prokal.co di Pasar Segiri, harga rempah tersebut sudah ramai dibeli. Harganya pun mengalami kenaikan. 

"Tiga hari terakhir ini ramai, mas yang beli jahe, kunyit dan temulawak," ujar Ratna (45), penjual rempah di Pasar Segiri, Rabu (4/3/2020). 

Bahan alami rempah jahe, kunyit dan temulawak mengandung curcumin dapat menghambat badai sitokin di paru-paru. Bila rempah itu dikonsumsi rutin dalam bentuk minuman segar atau bumbu masak makan dapat mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh.

Ratna menambahkan rempah jenis temulawak yang semula sepi pembelinya. Kini mulai banyak yang mencari. Namun, harganya masih normal Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram. 

"Temulawak yang saya jual masih barang lama dengan harga yang lama. Tidak tahu kalau besok harganya naik dari gudang, otomatis saya sebagai pengecer ikut saja naikan harga," ujar Ratna. 

Ratna mengakui beberapa pembelinya memborong rempah untuk cegah virus corona. "Ya sih. Dengar-dengarnya begitu (cegah virus corona). Pembeli banyak membuat racikan serai temulawak kunyit dan jahe merah. Bilangnya," katanya. 

Sementara itu, Sodiq (60) pedagang besar rempah mengatakan harga jahe, kunyit dan temulawak sejak bulan Maret ini alami kenaikan. 

"Harga jahe biasanya Rp 20 ribu di bulan Januari dan Februari naik Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per kilo. Kunyit juga naik dari Rp 8 ribu jadi Rp 11 ribu. Temulawak juga naik dari Rp 8 ribu jadi Rp 15 ribu per kilo," katanya. 

Sodiq mengatakan rempah di Samarinda banyak didatangkan dari Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Surabaya. 

"Setiap tiga hari ada datang 8 ton atau 1 truk bawa rempah dari Banjarmasin. Kalau dari Surabaya satu kali dalam seminggu membawa 3 ton," ujarnya. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers