MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 02 Maret 2020 12:13
Meski Ditunda, Jamaah Umrah Legawa

Tour and Travel di Kaltim Menunggu Kebijakan Arab Saudi

Jamaah umrah asal Kaltim yang terpaksa menginap di Surabaya, beberapa hari lalu.

PROKAL.CO, Larangan penduduk sejumlah negara bepergian ke Arab Saudi berdampak domino. Para tour and travel umrah di Kaltim pun ikut dirugikan.

 

SAMARINDA-Pemerintah Arab Saudi telah menutup pintu untuk masyarakat Indonesia yang hendak umrah dalam sementara waktu. Pelarangan tersebut terkait dengan mewabahnya virus corona (Covid-19) ke berbagai belahan dunia.

Hingga kini, Indonesia secara resmi belum mengumumkan adanya kejadian Covid-19 di negeri ini. Namun, negeri ini tetap masuk daftar negara yang warganya tak boleh masuk Arab Saudi.

Sebelumnya, Arab Saudi merilis daftar cegah masuk ke negara itu untuk sementara waktu. Penduduk Tiongkok, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam, masuk dalam daftar cegah ini. Sebab, Arab Saudi khawatir terjadi penularan virus corona yang saat ini sudah menjangkit hingga Eropa.

Akibat kebijakan itu, travel umrah kena imbasnya. Seperti yang diungkapkan Sekretaris Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kaltim I Gusti Bagus Putra. Dia mengatakan bila terjadi pembatasan umrah akan berdampak pada travel agent. “Kalau bermain di umrah, berarti ‘kan akan kehilangan pasarnya ke Arab Saudi,” ucap Putra.

Dia mengatakan, sebenarnya travel agent di Kaltim banyak yang non-umrah. Travel umrah di Benua Etam, justru didominasi cabang-cabang dari Jakarta. Namun, para pengelola cabang travel umrah dari Jakarta harus teliti.

“Cabang-cabang di Samarinda juga harus berhati-hati. Jangan sampai kena tipu di kantor pusat. Misalnya merekrut 20 jamaah. Terus setor ke Jakarta 20 orang. Kalau sampai enggak berangkat, bisa dikejar 20 orang tadi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Cabang NRA Tour and Travel Samarinda Dewi Sartika mengisahkan, ada sekitar 30 jamaah dari Samarinda yang jadwal keberangkatan umrahnya di-reschedule. Hari pertama kebijakan itu berlaku pada Kamis (27/2), ada 140 jamaah umrah NRA Tour and Travel dari seluruh Indonesia gagal berangkat ke Tanah Suci.

“Kebetulan pas hari Kamis (27/2), enggak ada yang berangkat dari Samarinda. Adanya pas Rabu (26/2). Hari Rabu, alhamdulillah berangkat semua. Padahal mepet sekali dengan dikeluarkan pelarangan itu,” ucapnya.

Sedangkan keberangkatan paling dekat saat ini ada pada 4 Maret, yang jumlahnya 11 orang. Lalu, ada juga yang mesti berangkat pada 6-7 Maret, hingga 11 Maret, disebut Dewi, totalnya 30 orang yang mengalami penjadwalan ulang di Samarinda.

Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu perkembangan larangan berkunjung dari Arab Saudi. “Saya mungkin masih tunggu dulu pengumuman dari Arab Saudi. Sampai kapan dia cabut larangan itu. Saya dengar sampai 14 Maret,” ucap Dewi kepada Kaltim Post.

Dia menambahkan, bila memang sudah dirilis resmi infonya, Dewi menyebut akan mengatur kembali jadwal penerbangan dan visa jamaah yang tertunda keberangkatannya. Namun, kapan jadwal ulangnya, Dewi belum bisa memastikan.

“Enggak berani janji saya, takut mereka kecewa. Entar saya jadwalkan akhir Maret, sekalinya tiba-tiba berubah lagi dari Pemerintah Arab Saudi. Syukurnya, para jamaah mengerti dan paham. Enggak ada yang marah,” sebutnya.

Di sisi lain Ambo Dalle, pemilik Arrehlah Wisata yang menjual jasa umrah mengungkapkan, bersyukur jamaahnya tak ada yang terkena gagal berangkat seperti yang terjadi pada jamaah yang berangkat pada 27 Februari. Namun, pada 9 Maret, di jadwal semula, ada sekitar 200 orang yang mestinya berangkat. “Itu Arrehlah seluruh Indonesia. Tetapi, paling banyak dari sini (Kaltim). Seratus lebih,” sambungnya.

Nah, rombongan itu pun terpaksa dijadwal ulang. Ambo mengaku terus berkoordinasi dengan perwakilannya di Arab Saudi. Dia masih memantau perkembangan kebijakan itu. Hingga didapat keputusan pas, kapan jamaahnya bisa diberangkatkan. “Jadi, untung kami punya perwakilan di Arab. Kami koordinasi terus dengan mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltim sudah mendapat instruksi dari pusat. Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Sofyan Noor mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi juga dengan para travel umrah. “Sementara dihentikan dahulu. Tetapi, masih kami lihat perkembangannya seperti apa,” tambah Sofyan.

Di Kaltim sendiri, ada 14.628 jamaah umrah yang terdata di Kanwil Kemenag Kaltim sejak 8 Agustus 2019 hingga 27 Februari 2020. Hal itu, menunjukkan bahwa animo masyarakat Benua Etam mengunjungi Tanah Suci cukup tinggi. (nyc/rom/k15)


BACA JUGA

Minggu, 07 Juni 2020 13:40

Mitra Mengundurkan Diri, Kilang Bontang Resmi Ditunda

Setelah setahun tanpa kejelasan, megaproyek Grass Root Refinery (GRR) di…

Minggu, 07 Juni 2020 12:41

Tagihan Listrik Bengkak Ngga Kira-Kira, Ini Penjelasannya...

Para pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengeluhkan tagihan listrik…

Sabtu, 06 Juni 2020 19:59

Tujuh Pasien di Samarinda Sembuh Covid-19, Tengok Terapi yang Dilakukan Tim Medis

SAMARINDA - Penambahan kasus sembuh covid-19 di Kalimantan Timur pada…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:51
Tarif Tol Balsam, DPRD-Apindo Soroti Kontribusi APBD

Tarif Tol Dianggap Kemahalan, Ini Jawaban Mereka...

BALIKPAPAN–Perlu waktu enam bulan bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:42

Meski Diterpa "Badai", Perluasan Kilang Balikpapan Tetap Jalan

BALIKPAPAN–Meski sektor hulu dan hilir migas sedang diterpa badai, PT…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:41

Garuda Rencana Naikkan Harga Tiket

BALIKPAPAN–PT Garuda Indonesia berencana menaikkan harga tiket pesawat jika kebijakan…

Sabtu, 06 Juni 2020 12:36

Sudah 316 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim

SAMARINDA–Kasus Covid-19 di Kaltim memasuki hari-79, Kamis (4/6), sejak pertama…

Jumat, 05 Juni 2020 13:47
Yang Penuh Sejarah, Yang Berbiaya Mahal, ”Bersatu” dalam Kesuraman (1)

Seandainya Yang Rp 200 Miliar Itu Cair pun Tak Cukup Lagi

Di saat Stadion Andi Mattalatta menjadi ”kebun sayur”, satu per…

Jumat, 05 Juni 2020 13:45
Dari Diskusi Virtual Banjir Samarinda

Hajar Sama-Sama Banjir di Samarinda, Mulai dari Superteam sampai Bangun Polder

SAMARINDA-Kaltim Post kembali menggelar diskusi virtual kemarin (4/6). Kali ini…

Jumat, 05 Juni 2020 13:43
Mulai Pertengahan Juni Lewat Tol Balsam Berbayar

Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Lebih Mahal dari Usulan Awal

BALIKPAPAN–Mulai 14 Juni, Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ruas Samboja-Samarinda tak lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers