MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 29 Februari 2020 11:53
Besok 68 WNI dari Diamond Princess Dijadwalkan Tiba di Indonesia, Dikarantina Selama 28 Hari
MENANGKAL CORONA: Sebanyak 68 WNI yang dijemput dari kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama akan dikarantina di Pulau Sebaru Kecil. BEHROUZ MEHRI/AFP

PROKAL.CO, Sebanyak 68 orang dari total 78 Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal Diamond Princess bersiap pulang ke Tanah Air. Tim evakuasi sudah menjemput puluhan WNI itu dari Yokohama, Jepang, pukul 16.00 WIB (28/2).

 

Setelah tiba di Indonesia besok, seluruhnya akan dikarantina di Pulau Sebaru Kecil. Sama seperti 188 WNI sebelumnya dari kapal World Dream.

“Yang bisa saya sampaikan, menurut rencana, 68 WNI akan melakukan proses yang serupa dan akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. Itu yang bisa saya sampaikan,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Bandara Soekarno Hatta kemarin.

Tim evakuasi berangkat dengan pesawat Garuda Indonesia. Totalnya 68 orang, dua lainnya tidak ingin ikut serta karena masih harus melanjutkan pekerjaan di kapal. Sementara delapan lainnya dirawat di rumah sakit Jepang karena terinfeksi virus corona.

Retno memastikan, seluruh WNI yang dijemput sudah diperiksa lewat alat PCR dan dinyatakan negatif terpapar Covid-19. Namun, sekali lagi, protokol kesehatan akan dilakukan secara tetap, sehingga semuanya akan diperiksa kembali.

“Ketika sampai di Indonesia, akan dilakukan pengecekan kesehatan sebagaimana yang saat ini dilakukan terhadap 188 kru (dari kapal World Dream) yang baru saja dijemput,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto akan memberi perlakuan khusus jika nanti WNI Yokohama, Jepang, tiba di Tanah Air. Sebab, para WNI di kapal Diamond Princess berasal dari epicentrum yang lebih mengkhawatirkan, maka masa karantina akan diperpanjang. Yaitu 2x14 hari atau 28 hari. Itu karena banyak pasien yang menunjukkan tidak bergejala tetapi positif saat dites.

“Jadi, yang dari kapal Diamond Princess harus 2x14 hari. Kami akan lakukan observasi selama itu. Setelah pemerintah Jepang putuskan WNI boleh diambil, kami berlakukan observasi 2x14 hari,” kata Yurianto

WNI juga akan diperiksa ulang meski di Jepang nanti misalnya hasilnya sudah dinyatakan negatif. Selain itu, para WNI akan dikarantina secara kelompok.

“Nanti ada clustering. Misalnya, siapa yang selama di kapal teman sekamarnya kena Covid-19 atau kontak dengan pasien virus corona, atau siapa yang selama di kapal pernah sakit, atau siapa yang tidak kontak sama sekali. Nah, itu semua akan dibuat kelompok terpisah,” tutupnya. (dra/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 14:50

Larang Warga dari Zona Merah Masuk Bali

NEGARA - Bupati Jembrana I Putu Artha melakukan pengecekan kegiatan…

Rabu, 01 April 2020 14:35

Sang “Bapak Atletik” Berpulang

TAK hanya dikenal sebagai pengusaha yang punya bisnis menggurita, Bob…

Rabu, 01 April 2020 13:24

Iuran Masih Tetap, BPJS Kesehatan Tunggu Keputusan Resmi dari MA

JAKARTA- Sudah tiga minggu keputusan Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan…

Rabu, 01 April 2020 13:23

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei

JAKARTA– Badan Pusat Statistik (BPS) memperpanjang Sensus Penduduk 2020 secara…

Rabu, 01 April 2020 12:39

Bertahap, Jiwasraya Mulai Bayar Klaim

JAKARTA - Manajemen PT Asuransi Jiwasraya menyampaikan bahwa pihaknya sudah…

Selasa, 31 Maret 2020 15:24

Pengadilan Terapkan Sidang Virtual

JAKARTA- Agenda persidangan sejumlah kasus korupsi yang ditangani KPK mulai…

Selasa, 31 Maret 2020 11:23

Ketua PWI Papua Barat : Wartawan Harus Selalu Menjaga Diri

MANOKWARI-- Wartawan menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat.…

Senin, 30 Maret 2020 14:46

Untuk Isolasi PDP Covid-19, Asrama Haji Jadi Alternatif RS Darurat

JAKARTA– Sebagian asrama haji beralih fungsi untuk sementara waktu. Kementerian…

Minggu, 29 Maret 2020 13:28

Rapid Test di Jatim, Ada ODP yang Positif Korona

GUGUS tugas Pemprov Jatim mulai melaksanakan rapid test di daerah.…

Minggu, 29 Maret 2020 13:06

Dato Sri Tahir Sumbang Rp 52 Miliar

GERAKAN sosial melawan Covid-19 terus bergulir. Salah satu orang terkaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers