MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 29 Februari 2020 09:40
Sumber Dana Incumbent Bakal Ditelurusi

PROKAL.CO, JAKARTA— Polri memastikan akan menemak kemungkinan peserta pilkada mendapatkan dana dari sumber mencurigakan. Karena itu aliran dana kampanye bagi setiap peserta akan ditelusuri. Modal kampanye dari korupsi, gratifikasi dan pidana lainnya pasti diketahui.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Polri telah membentuk Satgas Money Politic, yang bertugas untuk mencegah adanya money politic dalam pilkada serentak. ”Mencegah dan menegakkan hukum,” tuturnya.

Salah satu cara untuk bisa mencegah adanya money politic dengan menelusuri sumber dana kampanye. Apakah sumber dananya berasal dari yang diperbolehkan atau justru dari pidana. ”Penggunaan jabatan untuk mengumpulkan modal kampanye juga pidana ya,” terangnya.

Karena itu, incumbent dalam pilkada itu menjadi lebih rawan dibanding peserta yang bukan petahana. Sebab, memiliki kewenangan yang bisa digunakan untuk mengumpulkan modal. ”Khususnya incumbent,” ujarnya.

Dia mengatakan, telah menginstruksikan semua anggota untuk mengawasi hal tersebut. Hany untuk kepentingan mendapatkan suara, tapi melakukan pidana. ”eluang terbesar diincumbent,” terangnya.

Sementara Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, pilkada memang rawan adanya politik uang. Namun, saat ini yang cukup mengkhawatirkan adalah pengunaan alat negara untuk memenangkan pilkada. ”PNS, polisi dan anggota TNI rawan untuk mendukung salah satu calon,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabareskrim menyebut bahwa anggota Polri yang menolak permintaan purnawirawan yang jadi peserta pilkada tidak bisa disanksi. Namun, bukan sanksi yang mengkhawatirkan, tapi deal tertentu. ”Orang bisa tergerak karena ada janji,” jelasnya.

Dia mengatakan, berbahaya bila aparat digunakan untuk memenangkan pilkada. Bukan hanya kepercayaan publik terhadap Polri yang menurun, namun akan mengikis kepercayaan publik terhadap negara ini. ”Bila itu terjadi, ini dianggap celah bagi ideologi lain yang tidak sesuai dengan pancasila,” paparnya.

Ketidakpercayaan terhadap negara ini bisa dimanfaatkan pihak tertentu. Hal inilah yang harus dihindari. ”Karena itu, Polri adalah wajah dari negara. Ketidakpercayaan terhadap Polri akan mempengaruhi negara,” ujarnya. (idr)


BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 15:10

Pemenang Lelang Motor Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Ngaku Pengusaha!

 M Nuh, pemenang lelang motor Gesits yang ditandatangani Presiden Jokowi…

Senin, 25 Mei 2020 15:07

Sempat Ketakutan, Pemenang Lelang Motor Presiden Minta Perlindungan Wali Kota Jambi

Pascaditetapkan sebagai pemenang lelang motor Presiden Jokowi, M Nuh yang…

Senin, 25 Mei 2020 11:45

Hoaks, Kemenlu Bantah Indonesia Di-lockdown Dunia

 Di media sosial (medsos) dan WhatsApp Group ramai beredar pesan…

Minggu, 24 Mei 2020 12:58

Sering Dipukul Istri dan Diludahi, Pria Ini Berdoa: Tolonglah Saya Malaikat Izrail, Cabut Nyawa Saya

Malang nasib Aslan Abdullah. Pria 70 tahun ini meratapi nasibnya.…

Minggu, 24 Mei 2020 11:46

Jutaan Data Penduduk Diduga Bocor Lewat Data Pemilih, Ini Kata KPU

JAKARTA - Kasus dugaan kebocoran data penduduk kembali terjadi. Kali…

Minggu, 24 Mei 2020 11:01

Pengamat : KPU Jangan Jadikan Wabah Sebagai Alasan Menunda Pilkada

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai,…

Minggu, 24 Mei 2020 10:53

Upaya Menembus Penyekatan Memuncak, Tertinggi di Jakarta 4 Ribu Kendaraan

JAKARTA -- Larangan mudik sudah hampir sebulan digaungkan. Namun, ternyata…

Minggu, 24 Mei 2020 10:48

Presiden-Wapres Tidak Gelar Open House

JAKARTA– Pandemi Covid-19 membuat suasana Idul Fitri bakal berbeda dari…

Sabtu, 23 Mei 2020 23:21

Akhirnya SMSI Sah Jadi Konstituen Dewan Pers, Siap Emban Amanah

JAKARTA — Segenap pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat…

Sabtu, 23 Mei 2020 11:32

Dilarang Mudik, PNS Harus Share Location Dua Kali Sehari

Jelang Idulfitri 1441 H, Pemprov Jawa Timur menerbitkan larangan mudik terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers