MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 28 Februari 2020 16:02
Usut Jejak si Pembuang Janin, Anjing Pelacak Diturunkan
KERAHKAN ANJING PELACAK: Polisi mengerahkan anjing pelacak, Kamis (27/2). DADANG YS/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Temuan janin di tempat pembuangan sementara (TPS), kawasan Loa Bakung, Senin (24/2), masih terus diusut kepolisian. Tak tanggung-tanggung, Unit Satwa K-9 Direktorat Samapta Polda Kaltim didatangkan, Kamis (27/2).

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa menuturkan, bantuan dari unit K-9 merupakan upaya guna melacak pelaku pembuang janin berusia lima bulan tersebut. "Kami juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang mengetahui bungkusan itu," ungkapnya.

Kamis (27/2), Kaltim Post turut mengikuti petugas saat mengerahkan anjing pelacak. Berdasarkan pantauan di lapangan, Unit Jatanras Polresta Samarinda, Inafis Polresta Samarinda, serta Polsek Sungai Kunjang telah mendapatkan satu nama yakni, IR (56). Pria yang tinggal di kawasan Sungai Kunjang itu diduga telah membuang janin tersebut.

Hal itu pun berdasarkan sidik jari yang ditemukan petugas di kalender sebagai media pembungkus janin. Tetapi, saat diinterogasi, pria paruh baya tersebut berkelit dan tidak mengakui jika telah membuang janin itu.

Anjing pelacak pun turut diturunkan demi memastikannya. Lima kali uji coba dilakukan. Hasilnya, anjing pelacak tersebut mengarah ke IR tiga kali sambil menggigit lengannya. Selain itu, dari penggunaan alat pemindai sidik jari yang disebut AK 23, serta dengan cara manual menggunakan kertas sidik jari juga mengarah ke IR. Tetapi, terduga tetap mengelak.

Rumah pria yang berprofesi pencari barang bekas pun tak luput dari pemeriksaan. Beberapa barang hasil pungutannya diperiksa.

Sebelumnya, janin yang diperkirakan berusia lima bulan tersebut ditemukan, Senin (24/2) sekitar pukul 12.30 Wita di TPS, Jalan KH Mas Mansyur, RT 2, Kelurahan Loa Bakung, Sungai Kunjang, oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda. (*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers