MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 28 Februari 2020 15:54
Penipu Berkedok Ustaz Ruqiyah Dibekuk Polres Paser
MODUS AGAMA: Tersangka penipuan modus sebagai ustaz, saat konferensi Polres Paser ke awak media (27/2). Termasuk barang bukti kertas kosong sebagai ganti uang asli.

PROKAL.CO, TANA PASER - Modus penipuan kini makin beragam, W (59) tahun pria asal Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, dibekuk kepolisian karena telah menipu 2 korban di Desa Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro. Berkat kerjasama Polres Paser dengan Polres Salatiga, akhirnya tersangka ditangkap di kediamannya belum lama ini.

Kejahatan W bermula saat dia bersama 2 rekannya, tiba di masjid sekitar desa dan memberikan informasi pelayanan pengobatan ruqyah dan bekam kepada warga sekitar awal Februari ini. W tinggal sengaja mengontrak di sekitar desa. 

Dengan modus menjadi seorang ustaz dan menyebarkan brosur, W berhasil mengelabui warga sekitar untuk menjadi pasiennya. Kemudian menawarkan jasa pembersihan harta melalui berbagai doa. Pengobatan pun dilakukan di rumah para korbannya.

Alhasil ada 2 warga sekitar yang percaya dan menyerahkan uang tunai kepada W, pasca diobati ala pengobatan tradisional yang dijalankannya. 

"Dari kedua korban, masing-masing memberi Rp 8 juta dan Rp 33 juta. Keduanya dijanjikan untuk tidak membuka uang tersebut beberapa hari pasca dibersihkan di dalam kamar, dengan dalih didoakan. Uang tersebut diganti dengan kertas putih kosong segepok," ujar Kapolres Paser AKBP Murwoto didampingi Kapolsek Kuaro, Iptu Suradi kepada awak media, (27/2). 

Setelah membawa pulang uang, tersangka lalu pergi ke Pulau Jawa bersama dua rekannya. Merasa ada yang aneh,  dan akhirnya membuka bungkusan uang yang ternyata sudah raib, korban pun melapor ke Polsek dan langsung dilakukan penyelidikan. Hingga akhirnya ditangkap di Salatiga. Namun 2 tersangka lainnya komplotan W masih buron. Dari hasil pemeriksaan, W mengaku sudah melakukan penipuan dengan cara ini diberbagai provinsi, selain Kaltim, pernah di Kalsel, Sumatera, dan Bali.

Namun baru kali ini ada korban yang melapor. Atas perbuatannya ini, tersangka akan dikenakan pasal 379 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.  Murwoto mengimbau masyarakat jangan terlalu cepat percaya dengan orang baru, maupun metode pengobatan dan lainnya yang berkedok agama. Serta meminta sejumlah uang. Menurutnya sudah jelas jika ingin membersihkan harta, yakni melalui zakat, infaq dan sedekah. Bukan melalu ustaz bodong yang menawarkan cara yang tidak masuk akal. 

"Syukurnya masyarakat Paser sangat sadar hukum, begitu merasa ada kejanggalan. Langsung melapor ke polisi, dan kita langsung bergerak cepat mencari pelaku," lanjut Kapolres. 

Barang bukti yang diperlihatkan polres berupa perlengkapan layaknya ustaz, mulai dari buku surah Yasin, kain surban, kertas putih segepok berbentuk uang, dan banyak lagi. (/jib)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers