MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 27 Februari 2020 14:17
Angin Utara, Gelombang hingga 2 Meter, Nelayan Enggan Melaut
Nelayan di Balikpapan untuk sementara sandarkan kapal karena gelombang laut yang tinggi.

PROKAL.CO, Gelombang tinggi pada awal tahun membuat banyak nelayan memilih memarkir perahu mereka. Pilihan tak melaut praktis membuat pasokan ikan ke tempat pelelangan ikan pun menurun drastis.

 

 

BALIKPAPAN--Awal Februari hingga jelang akhir bulan, angin utara yang berembus kencang memengaruhi ketinggian gelombang. Di perairan Balikpapan dan sekitarnya tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. Kondisi tersebut membuat banyak pemancing dan nelayan enggan melaut. Ombak yang tinggi diprediksi berlanjut hingga Juni-Juli, karena dipengaruhi angin selatan.

"Menginjak bulan 6 dan 7 sudah masuk musim selatan. Dipastikan gelombang akan lebih tinggi lagi bisa mencapai 3 hingga 4 meter. Kalau sekarang saja tinggi ombak sudah 1,5-2 meter, itu tetap berisiko bagi nelayan," tutur Hery Seputro, Koordinator TPI Klandasan, Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Balikpapan.

Gelombang tinggi mengganggu aktivitas, membuat nelayan kesulitan mendapatkan ikan. Kebanyakan nelayan Kota Minyak merupakan nelayan kecil yang one day fishing. Jarak lokasi pencarian ikan pun hanya 4-10 mil. Belum lagi keberadaan ikan sudah sangat jarang ditemukan pada jarak tersebut, sehingga mereka harus lebih luas atau berlayar keluar lebih jauh.

Padahal di luar 0-4 mil saja, ombak semakin besar. Ketinggian ombak baru akan berkurang ketika memasuki bulan September hingga Desember, yang disebut Hery sebagai musim teduh dan aman melakukan aktivitas berlayar atau menangkap ikan.

"Terumbu karang dan kerusakan lingkungan terjadi di mana-mana. Ikan yang dihasilkan sedikit, otomatis mereka harus menangkap ikan lebih jauh. Pendapatan tidak seberapa, tapi sangat berisiko, bahkan taruhannya nyawa yang akhirnya membuat mereka enggan ke laut juga," ujarnya kemarin.

Mengenai jumlah nelayan sendiri di wilayah Manggar terdapat 500 hingga 600 orang, dan di wilayah di Klandasan-Markoni berjumlah 200 nelayan. "Keadaan seperti sekarang, separuh dari jumlah itu tidak melakukan aktivitas. Meski ada juga yang masih nekat tetap turun melaut. Karena bagaimanapun, ikan adalah mata pencarian mereka sebagai nelayan," beber Hery.

Sedangkan jumlah ikan yang masuk ke pelelangan ikan juga menurun. Dikarenakan hasil yang minim. Biasanya ikan yang ditangkap mencapai 5 ton per hari, namun kini hanya 1 ton. Itu pun bila beruntung.

"Kemarin saja ada kapal nelayan yang hanya membawa satu basket (keranjang). Satu basket memuat 40 kg ikan. Padahal biasanya minimal 10-15 basket," timpalnya. (lil/ms/k15)


BACA JUGA

Minggu, 24 Mei 2020 12:22

Awal Juni, Kepastian Ibadah Haji Tahun Ini

BALIKPAPAN- Kementerian Agama Republik Indonesia masih menunggu keputusan Arab Saudi…

Minggu, 24 Mei 2020 12:16

Rapid Test Sambung Menyambung, Rizal Sebut Kurang Jarum Suntik

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan…

Minggu, 24 Mei 2020 12:12

"Kangen Penjara", 5 Napi Asimilasi Masuk Bui Lagi

BALIKPAPAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan beberapa waktu lalu…

Minggu, 24 Mei 2020 11:57

Setelah 3 Bulan Setop, Layanan Pengurusan SIM Dibuka Lagi, Catat Tanggalnya Nih..!!

BALIKPAPAN- Setelah kurang lebih tiga bulan dihentikan, layanan pengurusan Surat…

Jumat, 22 Mei 2020 14:44

Ada 2 Klaster Baru Penyebaran Corona di Samarinda

BALIKPAPAN–Empat anggota DPRD Balikpapan termasuk dua PNS dan tiga tenaga…

Jumat, 22 Mei 2020 14:13

Di Balikpapan, Takbir Keliling dan Open House Dilarang

Masyarakat diminta menghindari atau pun menggelar kerumunan massa. Untuk memeriahkan…

Jumat, 22 Mei 2020 13:41

Bantah Tarif Naik, PLN Bilang Tagihan Bengkak karena Social Distancing dan WFH

Tagihan listrik meningkat tidak terlepas dari kebijakan pemerintah untuk social…

Jumat, 22 Mei 2020 13:11

Pencairan BST, Imbau Warga agar Lebih Tertib

BALIKPAPAN – Keramaian warga di Kantor Pos Balikpapan masih berlanjut…

Kamis, 21 Mei 2020 13:22

Stok Darah di PMI Makin Menipis

BALIKPAPAN—Selama pandemi Covid-19 kegiatan donor darah keliling tidak bisa dilakukan.…

Kamis, 21 Mei 2020 13:21

Izin Salat Id di Masjid Ditarik, Ibadah Cukup di Rumah

Pelaksanaan ibadah dengan mengumpulkan orang banyak sangat memungkinkan kembali terjadinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers