MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Senin, 24 Februari 2020 14:42
Baru dan Perpanjangan, Bikin SIM Harus Tes Psikologi, Berlaku sejak 1 Maret
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Berbeda dari sebelumnya, saat ini ada persyaratan baru dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Para peserta yang ingin membuat baru ataupun memperpanjang SIM harus melalui tes psikologi terlebih dahulu.

Dirlantas Polda Kaltim Roy Ardhya Candra menyatakan, hal tersebut mengacu pada Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi. Syarat untuk mendapatkan SIM ialah berdasarkan usia, administrasi, dan kesehatan.

“Kesehatan itu dibagi dua, yaitu sehat rohani dan jasmani. Kesehatan jasmani itu pakai surat kesehatan, untuk sehat rohani ada surat lulus psikologi,” jelas dia.

Dia melanjutkan dalam kesehatan psikologi ini ada beberapa kriteria. Mulai dari penilaian ketahanan fisik hingga kecerdasan.

Akan tetapi, ia menyebut psikologi berada di luar mekanisme penerbitan SIM. Artinya, masyarakat diberi kebebasan untuk melakukan tes psikologi di luar dari pada lingkup kepolisian.

Meskipun pihak kepolisian lantas telah bekerja sama dengan tenaga ahli bidang psikologi. Yang mana nantinya akan tersedia tempat khusus tes psikologi, berdekatan dengan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM yang ada di Polresta.

Adapun terkait aturan ini, rencananya akan diberlakukan sejak 1 Maret nanti. Sedangkan untuk provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, penerapannya lebih cepat yakni 24 Februari.

Roy pun menegaskan tes psikologi ini merupakan salah satu syarat. Apabila tidak dipenuhi, maka petugas tidak akan memproses pembuatan SIM bagi pengendara.

Syarat ini pun berlaku bagi semua pengendara pemilik SIM A dan SIM C. Baik yang baru membuat SIM maupun yang akan melakukan perpanjangan.

“Tetapi untuk yang peningkatan SIM, tes psikologinya beda. Karena materinya juga berbeda. Masing-masing psikologi dari SIM A dan SIM C juga tidak sama,” tuturnya. (*/okt/ms/k18)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 13:54

Pilkada Dipastikan Ditunda, Molor Desember atau April dan September 2021

BALIKPAPAN – Imbas dari kondisi dan situasi yang belum membaik…

Rabu, 01 April 2020 13:52

Pedagang Pasar Inpres Tutup Toko

BALIKPAPAN – Semua sektor mesti berlapang dada atas kondisi yang…

Selasa, 31 Maret 2020 15:32

Pegawai Pemkot WFH hingga 4 April

Sejumlah layanan di pemerintahan dikurangi atau sementara ditiadakan dengan kondisi…

Selasa, 31 Maret 2020 15:30

Penumpang Anjlok, Pelabuhan Klotok Sepi

BALIKPAPAN - Wabah pandemi Covid-19, berdampak nyata ke semua sektor.…

Selasa, 31 Maret 2020 15:28

Bazar Ramadan Kemungkinan Ditiadakan

BALIKPAPAN – Ramadan tinggal menghitung hari. Setiap tahun biasanya akan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:26

Kapolda: Awasi Pintu Masuk-Keluar

BALIKPAPAN-Kurang lebih dua pekan kondisi luar biasa (KLB) diterapkan di…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Kurikulum Tak Harus Tuntas, Belajar Online, Penilaian Lebih Fleksibel

BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran berkaitan…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Satra Minum Air Setan, Pelajar Tewas Ditikam

BALIKPAPAN - Tersangka Satra (20) yang menikam pelajar kelas 11…

Senin, 30 Maret 2020 14:25

Bikin Kolam, Ketemu Bom Zaman Perang

BALIKPAPAN - Sisa-sisa peninggalan perang masih kerap ditemukan warga Balikpapan.…

Senin, 30 Maret 2020 14:22

Pasar Tradisional Terapkan Belanja Online

Menyiasati social distancing demi memutus mata rantai virus corona, pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers