MANAGED BY:
MINGGU
12 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Senin, 24 Februari 2020 13:31
Charger Ponsel Cukup Pakai Udara
ilustrasi

PROKAL.CO,

PADA masa depan, Anda tidak perlu ribet cari listrik untuk men-charge telepon seluler (ponsel). Cukup dari udara bisa jadi listrik untuk mengisi baterai ponsel. Itulah alat yang dinamakan Air-gen, buatan dua ilmuwan dari University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat.

Seperti namanya, itu adalah generator yang menciptakan listrik dari udara. “Kami sungguhan bikin listrik dari udara,” kata Asisten Profesor Jun Yao yang mengembangkan Air-gen bersama Profesor Derek Lovley seperti dikutip dari Daily Mail, kemarin (23/2).

Caranya, generator itu memakai kabel protein dari Geobacter sulfurreducens, mikroba yang menghasilkan listrik. Kabel itu dihubungkan dengan elektroda dan menghasilkan listrik menggunakan uap air di udara. “Air-gen menghasilkan energi bersih sepanjang waktu. Itu adalah penerapan kabel nano protein paling menakjubkan yang pernah dilakukan,” kata Profesor Lovley.

Dia sudah meneliti bakteri itu di Sungai Potomac, Amerika Serikat, sejak 1987 dan mengembangkan kabel nano protein. Saat ini Air-gen sudah bisa men-charge perangkat elektronik kecil.

Sekarang tim ilmuwan sedang berinovasi bagaimana Air-gen bisa men-charge smart watch, kemudian target selanjutnya men-charge ponsel. Bahkan, mereka bermimpi Air-gen bisa melistriki perangkat yang lebih besar.

“Ketika kabel nano terhubung dengan elektroda dengan cara tertentu, alat itu menghasilkan arus listrik. Keterpaparan pada kelembapan udara menjadi penting. Kabel nano protein menyerap air dan menghasilkan voltase,” kata Prof Yao.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers