MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 24 Februari 2020 10:26
Usai Hentikan 36 Perkara, KPK Bikin Kontroversi Lagi, Kali Ini Mau Kendalikan Informasi Publik
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA– Setelah menghentikan 36 perkara di tingkat penyelidikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri dkk kembali mengambil langkah kontroversi. Yakni berupaya mengendalikan arus informasi dan pemberitaan. Komisi antirasuah itu ingin meredam informasi negatif yang beberapa bulan terakhir bermunculan.

Arahan itu terkesan bertujuan untuk membentengi pemberitaan seputar kontroversi kepemimpinan KPK saat ini yang kontradiktif dengan pemberantasan korupsi. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan upaya itu untuk mempertahankan citra lembaga. ”Jangan ditafsirkan kami membatasi informasi, ya,” kata Ali di Jakarta, (23/2).

Ali menjelaskan, arahan pimpinan itu merupakan hal yang wajar untuk membangun kepercayaan (trust) publik terhadap KPK. Belakangan ini kepercayaan itu menurun drastis seiring manuver Firli dkk yang terkesan berseberangan dengan prinsi pemberantasan korupsi. Diantaranya kerap berkunjung ke sejumlah lembaga pemerintahan.

”Kami tidak membatasi informasi, selama ini tidak ada informasi yang dibatasi,” ujarnya. Ali menyebut KPK saat ini justru lebih terbuka. Salah satunya dengan mengumumkan penghentian 36 perkara di tingkat penyelidikan. Di era sebelumnya, tidak pernah ada pengumuman semacam itu. ”Itu (pengumuman penghentian penyelidikan) kan hal baru,” tuturnya.

Ali menambahkan, pihaknya tetap akan menyampaikan informasi kepada publik sepanjang informasi itu tidak dikecualikan. Sementara informasi dikecualikan, seperti detail materi penyidikan dan lain-lain, tidak akan dibeberkan ke publik. ”Kalau informasi yang dikecualikan (disampaikan ke publik) nanti salah, karena ada UU-nya,” ungkap dia. (tyo)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 11:45

Tambang Ilegal Makin Marak, Usulkan Pejabat Pengawas Dicopot

Aktivitas tambang ilegal di Kukar disinyalir kian meluas. Bagaikan bola…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:35

Banyak Orang Miskin Baru, Kembali ke Situasi 2011

JAKARTAs – Wakil Presiden Ma’ruf amin menyebutkan salah satu efek…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:33

Dulu Megah, Sekarang Terlantar, Stadion Utama Kaltim Menanti Asupan Rp 260 Miliar

2015 lalu menjadi pertanda akan adanya angin segar membawa perubahan…

Jumat, 29 Mei 2020 14:57

Wabah Terkendali, Gelar Jumatan di Masjid

JAKARTA–Warga di daerah yang masuk kategori hijau terkait Covid-19 wajib…

Jumat, 29 Mei 2020 14:57

Rapid Test Massal Sampai Pekan Depan

BALIKPAPAN–Upaya memutus rantai penyebaran virus corona terus dilakukan Pemkot Balikpapan.…

Jumat, 29 Mei 2020 14:17
Mulai Tahun Ajaran Baru Beda dengan Pembukaan Sekolah

Pemda Tak Bisa Buka Sekolah Secara Sepihak

JAKARTA– Usulan penundaan awal tahun ajaran baru 2020/2021 dipastikan tak…

Jumat, 29 Mei 2020 14:14

Resepsi Nikah Masih Dilarang di Balikpapan

Berbeda dengan Samarinda, tanda-tanda pelaksanaan tatanan normal baru di Balikpapan…

Jumat, 29 Mei 2020 14:13
Atasi di Hulu Cegah Banjir Besar

Konservasi Lahan Bendungan Benanga Prioritas Dilakukan

Segudang penanganan banjir di Samarinda sebenarnya sudah tersaji. Dari penurapan…

Jumat, 29 Mei 2020 14:10
Kisah Tenaga Medis yang Berlebaran di Rumah Sakit saat Corona Mewabah (2)

Mudik Tertunda, Pasien Malah Membeludak kala Hari Raya

Semenjak pandemi Covid-19 merebak awal tahun ini, seketika buyar angan-angan…

Jumat, 29 Mei 2020 12:32

Kukar Surga Tambang Ilegal, Pengamat : Konsistensi Aparat Lemah

Persoalan lingkungan karena aktivitas tambang liar di sejumlah kecamatan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers