MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 23 Februari 2020 10:47
Cegah Jantung Koroner, Hindari Makan Jeroan
-

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Kabar wafatnya Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) cukup membuat masyarakat Tanah Air kaget. Aktor keturunan Melayu dan Inggris itu didiagnosa meninggal akibat serangan jantung. Tidak ada yang menyangka, suami dari Bunga Citra Lestari tersebut pergi meninggalkan dunia dalam usia yang terhitung masih muda yakni 40 tahun.

Padahal perilaku hidup sehat Ashraf tidak perlu diragukan. Dia rajin berolahraga dan menjaga pola makan. Namun sayangnya, ayah dari Noah Sinclair itu tetap tidak bisa terhindar dari penyakit serangan jantung yang akhirnya merenggut nyawanya. Lalu bagaimana penyakit itu bisa begitu berbahaya?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Muhammad Iqbal menjelaskan, penyakit jantung saat ini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Terutama jantung koroner adalah salah satu kasus yang paling besar dalam kadiovaskular. Dominasinya mencapai 30 persen dari seluruh kasus kardiovaskular.

Jantung koroner yakni kondisi di mana terjadi penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah jantung. “Koroner adalah pembuluh darah yang memberi makan ke otot jantung. Dia menyuplai nutrisi dan oksigen ke otot jantung,” tuturnya. Ibarat saluran irigasi sawah, begitu juga aliran darah ke jantung.

Ketika ada saluran yang tersumbat, maka sawah bisa mati. “Tapi kalau otot jantung salurannya tersumbat, maka sudah mulai rusak. Jantung bertugas sebagai pompa untuk mengedarkan darah,” ujarnya. Namun yang menjadi masalah, mereka yang merasakan penyakit jantung koroner atau penyempitan pembuluh darah itu sebagian besar 50 persen tidak merasakan keluhan. “Tiba-tiba terkena serangan jantung. Padahal potensi serangan jantung 50 persen fatal, bisa meninggal sebelum tiba di rumah sakit,” ungkapnya.

Apalagi angka kematian paling tinggi yakni selama 1-2 jam pertama saat serangan jantung. Sehingga semakin cepat dapat pertolongan tentu semakin bagus. “Karena dalam 6 jam setelah serangan, sebagian otot jantung mulai rusak,” ucap dokter yang bertugas di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) itu.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juni 2020 18:26

Latihan Teknik Atlet Bergantung Cabor

SELAMA pandemi, seluruh atlet Kaltim khususnya yang disiapkan untuk Pekan…

Senin, 22 Juni 2020 18:24

Olahraga Kala Corona, Patuhi Aturan, Terapkan Protokol Kesehatan

Tubuh yang sehat tak ternilai harganya. Oleh sebab itu, olahraga…

Senin, 22 Juni 2020 18:20

Olahraga Sehat, Aman, dan Nyaman

OLAHRAGA lari dan sepeda kembali tren sekarang. Semua kalangan usia…

Senin, 22 Juni 2020 18:19

Paket Sesuai Selera, Hadirkan Rice Bowl Kenyang Nikmat

Selain enak, makanan yang sehat dan dijamin kebersihannya banyak dicari…

Senin, 22 Juni 2020 18:17

Pilihan Bento dan Jus Menyegarkan

SELAIN opsi rice bowl, tersedia juga rice box atau bento.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:42

Ganggu Pernapasan hingga Potensi Kematian

SELAIN gejala di kulit, reaksi alergi juga pada saluran pernapasan.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:41

Reaksi Alergi, Gatal dan Penyakit Seumur Hidup

Tiba-tiba muncul ruam kulit, kemerahan dan berujung gatal. Atau batuk-batuk…

Minggu, 14 Juni 2020 12:39

Nur Farikhin, Jungkir Balik Ajarkan Sukses

Tidak ada sukses sebelum jatuh bangun berkali-kali. Itulah yang dihadapi…

Rabu, 10 Juni 2020 11:27
Kisah Owner Produk Kecantikan Bd Yuni Esteticare

Uang Saku Kuliah jadi Omzet Miliaran

BERMODALKAN menyisihkan uang saku saat duduk di bangku kuliah, Yuni…

Senin, 01 Juni 2020 12:03

Diet Vegan, Sehat Konsumsi Nabati

Ada banyak jenis diet di dunia. Salah satunya diet vegan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers