MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 23 Februari 2020 10:12
Kelaminnya Sakit saat Kencing, Ternyata Kelakuan Bapaknya Sendiri...!!
TAK TERPUJI: Akibat perbuatan tak terpuji terhadap anak kandungnya sendiri. Pihak kepolisian membekuk pria 55 tahun (tengah) di kediamannya, Kamis (20/2).

PROKAL.CO, SAMARINDA–Ayah yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom malah menjadi momok yang menakutkan bagi Terik, bukan nama sebenarnya. Bocah lima tahun itu menjadi korban perbuatan bejat si ayah.

Parahnya, perbuatan tak senonoh itu lebih dari sekali dilakukan. "Dari keterangan ibunya, sudah beberapa kali anaknya mengeluh sakit," terang Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Teguh Wibowo, kemarin. 

Sejak Juni 2019, Terik sudah mengeluh sakit pada bagian kelaminnya saat buang air kecil. Bahkan bercak darah pun sempat terlihat.

Ibu Terik yang mengetahui ada yang tidak beres dengan buah hatinya menaruh curiga, anaknya menjadi korban pencabulan. Kecurigaan itu tidak lain mengarah kepada suaminya sendiri. "Sudah curiga ibunya," ucapnya Teguh. Puncaknya ketika memasuki Februari 2020. Keluhan Terik semakin sering ungkapkan. 

Tak tahan dengan keluhan itu, ibunda Terik langsung menanyakan ke anaknya. "Langsung tanya ke anaknya dia (Ibu Terik). Bapakmu kah?" ucap Teguh menirukan.

Terik yang membenarkan kejadian tidak senonoh itu dan dilanjutkan laporan ke Polresta Samarinda, Rabu (19/2). 

Berbekal hasil VeR sementara dan laporan tersebut, pria yang bekerja sebagai buruh pasir itu diringkus petugas di rumah kontrakannya di kawasan Loa Janan, Kamis sore (20/2).  "Waktu dijemput tersangka sempat berdalih, bahwa dirinya difitnah," ucap perwira balok dua tersebut.

Kini, si ayah cabul itu harus mendekam di balik jeruji. Pria 55 tahun tersebut disangkakan Pasal 82 Ayat (1) juncto Pasal 76 E UU Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun kurungan badan. (*/dad/dns/k8)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers