MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 22 Februari 2020 17:28
Lubang Tambang Makan Korban Lagi, Satu Pemancing Hilang
Tim penyelam dari Brimob Polda Kaltim turun mencari jasad korban di lubang tambang Lubuk Sawah Mugirejo Samarinda hari Sabtu (22/2/2020)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Lubang sisa galian tambang batubara di Samarinda kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang pemancing Bayu Setiawan 21 tahun hilang dan belum ditemukan di Lubuk Sawah Mugirejo hingga Sabtu (22/2/2020) pukul 17.00

Tim gabungan SAR di lokasi hilangnya korban masih terus melakukan pencarian. Penyelam dari Brimob Polda Kaltim ikut turun menyelam mencari jasad korban. Namun, hasil masih nihil.

Tenggelamnya korban sewaktu memancing bersama rekannya Muhammad Lutfi (19) dan Febri Sudarnanto (15) pada Jumat (21/2/2020) pukul 14.00 wita.

Menjelang Maghrib, ketiganya ingin pulang tetapi terhambat karena rakit tersangkut dibatang pohon. Dan akhirnya mereka bertiga memutuskan berenang menuju tepi lubang tambang.

Namun sekitar jarak 30 meter dari tepi, Muhammad Lutfi dan Bayu Setiawan mendadak lemas. Febri mencoba menolong keduanya.Sambil berenang Febri menarik tangan keduanya, tiba-tiba mendekati jarak 15 meter dari tepi lubang tambang tangan bayu terlepas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Gusti Anwar Mulyadi melalui Kepala Seksi Operasi Octavianto menjelaskan korban sempat minta tolong pegangan tangan

"Tapi karena temannya tidak kuat sehingga panik dan langsung meminta tolong namun korban tidak terlihat lagi," ujar Octavianto.

Sementara itu, rilis Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim menyebut tewasnya Bayu Setiawan menambah catatan kelam kasus lubang tambang yang terjadi di kaltim bertambah menjadi 37 korban jiwa yang mayoritas korban adalah anak-anak.

Korban tewas di lubang tambang Mugirejo ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya pada 23 mei 2015 almarhum Ardi ditemukan tewas mengapung dilubang tambang perusahaan belakangan diketahui bernama PT Cahaya Energi Mandiri.

Jatam Kaltim mendesak Gubernur Kaltim Isran Noor agar bertindak tegas. Dengan melakukan pengawasan bekas lubang tambang di Samarinda dan menuntut pertanggung jawaban perusahaan tambang di lapangan. (mym)

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 19:33

Dari Klaster Gowa, 4 Pasien di Penajam Positif Covid-19

SAMARINDA - Perkembangan kasus positif covid-19 di Kaltim menjadi 31…

Senin, 06 April 2020 15:30

Ratusan Jasad Telantar di Trotoar, Ekuador Siapkan Peti Mati dari Kardus

Situasi mencekam di Ekuador masih berlanjut. Jenazah pasien Covid-19 telantar…

Senin, 06 April 2020 15:03

Sebelum Meninggal, dr Ketty Pernah Merawat Menhub

HINGGA Minggu (5/4), Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)…

Senin, 06 April 2020 14:00

DUKA..!! Belasan Dokter Meninggal karena Covid-19

JAKARTA– Menurut catatan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)…

Senin, 06 April 2020 13:56
Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Ini Isinya

Semua Orang Wajib Pakai Masker, Angkutan Dibatasi, Motor Dilarang Boncengan

JAKARTA - Terhitung sejak tanggal 5 April, seluruh warga masyarakat…

Minggu, 05 April 2020 14:08

Dua Pasien di Kaltim Sembuh, Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 14:07

Evaluasi Pengetatan Jalur Balikpapan-Samarinda

SAMARINDA telah memberlakukan pembatasan masyarakat dari Balikpapan sejak Jumat (3/4).…

Minggu, 05 April 2020 14:02
Kisah Pasien Corona yang Sembuh, Yuyun Nurhayati

Kuncinya Bahagia, Tak Boleh Sedih, dan Tanpa Televisi saat Diisolasi

Melalui sambungan telepon, kabar gembira itu datang. Yuyun Nurhayati, pengidap…

Minggu, 05 April 2020 13:49
Tiga Pasien Negatif dari Balikpapan Masih Menunggu Tes

Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 13:28
Rapid Test Covid-19 Gagal Terpenuhi

Semua Orang Wajib Pakai Masker, Angka Kematian Bisa Capai 150 Ribu

JAKARTA -- Target rapid test gagal terpenuhi. Pemetaan kasus pun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers