MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 21 Februari 2020 16:59
Usut Kematian Napi, Polisi Tunggu Hasil Visum
Demo di depan Lapas Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kematian narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kels II A Sudirman, Ahmad Yusuf terus diusut kepolisian. Hingga kini ada 15 saksi yang telah dimintai keterangan. 

"Saksi yang kita periksa mulai dari petugas Lapas, warga binaan dan juga perawat Lapas yang menangani sakit korban," ujar Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Damus Asa, Jumat (21/2/2020). 

Damus Asa menambahkan barang bukti rekaman kamera CCTV di Lapas turut diamankan. Adapun, foto-foto lebam bagian tubuh korban Ahmad Syukur dijadikan kepolisian sebagai petunjuk untuk penyelidikan. 

"Kita masih menyelidiki ada nggak kaitannya korban sakit pembengkakan dada (dengan foto dugaan penganiayaan). Ini semua kita mintai keterangan semua warga binaan dan pihak rumah sakit AW Sjahranie," ujar Damus.

Kasus kematian napi Ahmad Syukur menjadi perhatian luas masyarakat. Remaong Kutai Berjaya Kesultanan Koetai Kartanegara Ing Martadipura dan Laskar Merah Putih turut meminta kasus ini diungkap secara tuntas. Mereka berunjuk rasa di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sudirman. 

Aksi unjuk rasa menuntut pencopotan Kepala Lapas Kelas II A Sudirman Ikhsan terkait kasus kematian narapidana Ahmad Syukur yang diduga alami penganiayaan di dalam penjara. 

Ahmad Syukur meninggal dunia di Rumah Sakit AW Sjahranie, 11 Februari lalu. Kepada keluarganya, korban sempat mengaku dianiaya dalam tahanan. 

Keluarga yang memandikan jasad korban untuk pekuburan juga melihat ada luka membiru bagian pinggang belakang dan darah keluar dari hidung. 

Kondisi ini membuat keluarga korban curiga dan melaporkan ke Polres Samarinda. Kepolisian pun langsung mengambil keterangan saksi pelapor dan jasad korban jalani visum. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers