MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 20 Februari 2020 16:51
PDIP Umumkan Empat Jagoan Kepala Daerah Kaltim, Siapa Saja?

PROKAL.CO, JAKARTA–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pertama yang mengumumkan bakal calon peserta pilkada serentak September 2020. Dari total 270 daerah yang akan menggelar pilkada, hingga Rabu (19/2), PDIP baru mengumumkan 49 pasangan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah. Sementara sisanya, akan diumumkan dalam tiga gelombang berikutnya.

Dari sembilan pilkada yang akan digelar di Kaltim, baru empat pasangan yang diumumkan partai berlambang banteng moncong putih itu. Mereka akan berlaga di Balikpapan, Bontang, Paser, dan Kutai Barat (Kubar). Di Balikpapan, PDIP mengajukan kadernya Thohari Azis menjadi calon wakil wali kota mendampingi Rahmad Masud, yang kini menjabat wakil wali kota Balikpapan. 

Adi Darma dan Basri Rase direstui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berlaga di Bontang. Dua pasangan lain, FX Yapan-Edyanto di Kubar, dan pasangan Fahmi Fadli-Sulaiman Eva Merukh diminta untuk merebut posisi bupati dan wakil bupati Paser. “Tanggal 3 Maret ditargetkan kita umumkan lagi (pasangan calon kepala daerah),” ucap Bambang Wuryanto Pacul, ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP.

Gelombang ketiga, lanjut Bambang, rencananya diumumkan pada 23 Maret. Sementara untuk tahap empat, Bambang belum bisa memastikan kapan diumumkan. Karena harus memperhitungkan jumlah kursi di daerah, sehingga harus berkoalisi dengan partai lain. “Yang pasti kita umumkan enam bulan sebelum pilkada,” ungkap ketua DPD PDIP Jawa Tengah ini.

Soal kemungkinan koalisi dengan partai lain dibenarkan Ketua DPD PDIP Kaltim Safarudin. Dikatakan mantan kapolda Kaltim ini, untuk Kutai Kartanegara, Samarinda, Kutai Timur, Berau, dan Mahakam Ulu, pihaknya masih perlu waktu untuk menentukan siapa kader yang akan diusung. Sebagai contoh di Kukar, di kabupaten terkaya di Kaltim itu, PDIP hanya memiliki 7 kursi di DPRD dari 9 kursi yang disyaratkan KPU untuk mengusung calon kepala daerah.

“Jadi kita perlu koalisi dengan partai lain, ini yang sedang berproses. Beda dengan 4 pasangan yang diumumkan hari ini (kemarin),” jelasnya. Terkait ketidakhadiran Rahmad Mas’ud kemarin, Safarudin mengakui, Rahmad telah mengonfirmasi sebelumnya jika ada kegiatan. Sementara itu, Thohari yang ditemui selepas acara tak mempersoalkan tak hadirnya Rahmad.

Dia hanya mengatakan, proses pemilihan dirinya dan Rahmad berlangsung cukup cepat. “Selasa malam saya di telepon supaya ke DPP, hari ini diumumkan untuk mendampingi Pak Rahmad oleh partai,” ungkapnya. Namun diakui, komunikasi dengan Partai Golkar terkait siapa yang diusung dalam pilkada 2020 sudah berlangsung cukup lama. Sampai akhirnya Rahmad menjalani fit and proper test di DPP PDIP pada Sabtu lalu.

“Bagi saya semua lawan itu kawan. Yang penting bagaimana menyapa rakyat, jaga kepercayaan rakyat. Insyaallah akan bangun bersama Balikpapan,” katanya lagi. Dalam sambutannya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan, mayoritas pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung merupakan kader PDIP. Disebutkan pula, 2024 nanti, partainya akan fokus mengusung kader-kader muda di pilkada.

“Jadi untuk incumbent (kepala daerah petahana) ini yang terakhir ya. Tahun 2024 kita ajukan kader yang muda-muda,” kata mantan presiden RI kelima itu.

 

TAK MAU JADI MESIN POLITIK

KeputusanDPP PDIP mengusungThohari Aziz tak begitu mengejutkan. Sebaliknya, keputusan itu merupakan sinyal dari PDIP yang tak ingin kembali menjadi mesin politik semata. Selama tiga kali penyelenggaraan pilkada di Balikpapan, PDIP belum pernah satu kali pun mengusung kader sendiri. Partai ini cenderung mengalah.

Lebih memilih mengusung pasangan calon yang elektabilitas tinggi. Menariknya, semua kader yang diusung selalu menjadi pemenang kontestasi pilkada. “Pilkada tahun ini memang berbeda. Dengan melihat kinerja partai dan kader yang menjadi tolok ukurnya. Apalagi kursi kami di DPRD terus meningkat,” ungkap Thohari. Pada Pilwali Balikpapan 2006, PDIP menjadi satu-satunya partai yang mengusung Imdaad Hamid dan Rizal Effendi. Keduanya bukan kader tulen PDIP.

Imdaad Hamid adalah wali kota petahana dan mantan birokrat. Sementara Rizal Effendi kala itu adalah pewarta. Pasangan ini berhasil terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Balikpapan periode 2006–2011. Dilanjutkan pada Pilwali Balikpapan 2011. PDIP kembali menjadi mesin politik untuk mengusung Rizal Effendi dan Heru Bambang. PDIP kembali memenangkan Rizal Effendi-Heru Bambang untuk memimpin Kota Minyak periode 2011–2016.

Pun demikian dengan Pilwali Balikpapan 2016. PDIP kembali menjadi mesin politik bersama PPP dan Demokrat. Dengan mengusung petahana Rizal Effendi yang berpasangan dengan Rahmad Mas’ud. Walau menerbitkan rekomendasi paling awal untuk Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz, PDIP masih belum bisa mengusung pasangan calon sendiri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mensyaratkan pasangan calon yang diusung partai politik harus memiliki 20 persen dari jumlah kursi di DPRD atau 25 persen dari jumlah suara pemilihan legislatif terakhir. Di DPRD Balikpapan sendiri ada 45 kursi. Sehingga partai politik yang ingin mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi minimal memiliki 9 kursi. Sementara PDIP hanya memiliki 8 kursi. 

Sehingga, Thohari Aziz akan menjalin komunikasi untuk berkoalisi dengan partai. Termasuk menjalin komunikasi intensif dengan Rahmad Mas’ud yang juga ketua DPD II Golkar Balikpapan.

 

YAKIN PARTAI LAIN GABUNG KOALISI

 

Dari Tana Paser, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Muhammad Saleh optimistis, partai lain akan bergabung dengan jagoan PDIP di Paser. Lanjut dia, Fahmi merupakan wakil ketua komisi I DPRD Paser dari Fraksi PKB saat ini. Dia juga menjabat ketua Fraksi PKB dan ketua DPC PKB Paser. PKB saat ini menjadi partai pemenang pemilihan legislatif dan menduduki unsur pimpinan DPRD dengan raihan enam kursi.

Sementara itu, Fraksi PDI P yang diketuai Muhammad Saleh, mendapat 3 kursi di DPRD Paser periode 2019–2024 ini. Fahmi merupakan putra sulung dari Bupati Paser Yusriansyah saat ini.

Sementara itu, Sulaiman Eva Merukh pernah menjabat ketua Komisi II DPRD Paser periode 2014–2019. Namun di tengah jalan mengundurkan diri. Sulaiman sebelumnya juga berlatar belakang aparatur sipil negara (ASN). Sebelum duduk di DPRD Paser pada 2014, dia menjabat sebagai kepala bidang di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU). Sulaiman juga dikenal sebagai pengusaha sukses bidang konstruksi.

 

KEGAGALAN ADI JADI EVALUASI

 

Sementara itu, restu DPP PDIP terhadap Adi Darma-Basri Rase di Pilwali Bontang September mendatang terbilang mengejutkan. Sekretaris DPC PDIP Bontang Agus Suhadi mengatakan, kendati bukan kader tulen, Adi Darma akan merapat ke PDI Perjuangan. Itu terlihat kemarin kala Adi memakai kemeja berwarna merah khas PDIP. Namun saat disinggung apakah sudah ada legalitas tertulis, dia enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

"Dua nama yang direkomendasikan ke DPP pun yakni Adi Darma dan Basri Rase. Mereka pun telah sepakat berpasangan," kata Agus. Sudah pakai baju merah, sinyalnya kan ke PDI Perjuangan," ucapnya. Dua kursi dari PDI Perjuangan ditambah tiga kursi PKB pada Pileg 2019 sudah cukup untuk mengusung pasangan ini. Meski demikian, kader PDI Perjuangan wajib kerja keras. Penguatan di tingkat ranting menjadi salah satu jawaban agar pasangan ini memenangkan pertarungan.

Terkait dengan kegagalan Adi pada Pilwali Bontang sebelumnya, tidak membuat PDIP ragu. "Ini ke depan kami persiapkan. Bukan hanya partai tetapi semua lini. Tetap berusaha dan berjuang untuk menang," terangnya.

HANURA DAN PKS MERAPAT

Selain mengantongi restu dari DPP PDIP, FX Yapan-Edyanto Arkan juga maju dalam Pilkada Kubar mendatang dengan mengantongi rekomendasi DPP Partai Hanura dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lusiana Ipin, sekretaris DPC PDI Perjuangan Kubar, mengungkapkan langkah politik PDIP ke depan adalah konsolidasi organisasi kepartaian. "Tak lain untuk menatap jalan kemenangan di Pilkada 2020," ujar anggota DPRD Kubar itu.

Soal rekomendasi DPP Hanura dan PKS, kata dia, masih ada partai lain yang berkoalisi untuk memenangkan di Pilkada Kubar. (rud/jib/kip/*/ak/pra/riz/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 14:08

Dua Pasien di Kaltim Sembuh, Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 14:07

Evaluasi Pengetatan Jalur Balikpapan-Samarinda

SAMARINDA telah memberlakukan pembatasan masyarakat dari Balikpapan sejak Jumat (3/4).…

Minggu, 05 April 2020 14:02
Kisah Pasien Corona yang Sembuh, Yuyun Nurhayati

Kuncinya Bahagia, Tak Boleh Sedih, dan Tanpa Televisi saat Diisolasi

Melalui sambungan telepon, kabar gembira itu datang. Yuyun Nurhayati, pengidap…

Minggu, 05 April 2020 13:49
Tiga Pasien Negatif dari Balikpapan Masih Menunggu Tes

Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 13:28
Rapid Test Covid-19 Gagal Terpenuhi

Semua Orang Wajib Pakai Masker, Angka Kematian Bisa Capai 150 Ribu

JAKARTA -- Target rapid test gagal terpenuhi. Pemetaan kasus pun…

Minggu, 05 April 2020 13:15

Pasien yang Sembuh Tidak Akan Tularkan Kembali Covid-19

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto…

Minggu, 05 April 2020 12:44

Publik Setuju Riwayat Perjalanan Pasien Covid-19 Dibuka

JAKARTA– Pemerintah sampai saat ini cenderung tertutup penanganan pasien Covid-19.…

Minggu, 05 April 2020 11:50

Akhirnya Dibeber..!! Ini Daerah Rawan Transmisi Lokal Covid-19 di Samarinda

SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda membuat perkiraan peta risiko…

Sabtu, 04 April 2020 19:34

Meski Ditengah Kesulitan dan Keterbatasan, 2 Pasien Covid-19 di Kaltim Dinyatakan Sembuh

SAMARINDA - Dua pasien yang terjangkit virus covid-19 di Kaltim…

Sabtu, 04 April 2020 12:16
Rona-Rona Penanganan dan Penularan Covid-19 di Sejumlah Negara

Dipukuli Aparat, Pilih Tertular Atau Mati Karena Lapar

Penularan Covid-19 tidak pandang bulu. Baik di negara maju atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers