MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 19 Februari 2020 12:19
Terkait Terjadinya Kembali Perubahan Warna Air, DLHK Wacanakan Peninjauan
KEMBALI MENGHIJAU: Kondisi perairan Sungai Segah kembali menghijau, kemarin (18/2).

PROKAL.CO, Kondisi perairan Sungai Segah kembali menghijau, kemarin (18/2). Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Sujadi.  

 

TANJUNG REDEB–Dalam waktu dekat, Sujadi dan tim berencana melakukan pengecekan kembali ke beberapa titik yang terindikasi adanya kesalahan. "Untuk waktunya belum kami pastikan, tapi kalau tidak berhalangan akan melakukan pengecekan water gate kembali, nanti bisa disimpulkan langkah-langkah apa saja yang akan diambil," ujarnya kepada Berau Post (jaringan Kaltim Post Group), (18/2).

Dia menerangkan, dalam pengawasan water gate, sebagai langkah yang diambil pihaknya secara bertahap. Hal tersebut lantaran persoalannya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, terdapat beberapa water gate yang tak ditutup. "Karena untuk airnya normal, sehingga kami tak melakukan penutupan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kondisi air Sungai Segah juga berdampak pada pembudi daya ikan keramba di bantaran sungai. Warga pun kembali cemas, lantaran ribuan ikan terancam mati karena perubahan kondisi air.

Hal itu disampaikan Iwan, pemilik keramba di kawasan Bujangga. Terlebih, dia sudah pernah mengalami kerugian ratusan juta dari perubahan kondisi air sebelumnya.

“Jika dipindahkan semua ke kolam enggak cukup. Dan tidak cocok. Jadi, kami minta pihak pemerintah agar dicarikan solusinya, serta bisa menuntaskan persoalan itu secepatnya. Mencari tahu juga penyebab pastinya yang sudah membuat ikan-ikan kami mati,” ucap Iwan.

Kepala Dinas Perikanan Berau Tentram Rahayu membenarkan kondisi itu. Dia baru menerima laporan dari pembudi daya ikan keramba, banyak ikan mati karena kondisi perubahan warna air Sungai Segah.

“Mereka saya minta mencatat untuk pendataan. Dari kami juga sudah ada petugas yang mengecek air dan terus berkoordinasi dengan pembudi daya ikan keramba,” pungkasnya. (*/oke/dra/k8)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers