MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 18 Februari 2020 21:01
Anjing K9 Lacak Jejak Yusuf
Polisi dengan anjing pelacak.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Anjing pelacak dari unit K-9 Sabara Polda Kaltim dikerahkan untuk mengungkap kematian Ahmad Yusuf Gazali 4 tahun yang ditemukan tewas di sungai besar Gang 2 Jl Pangeran Antasari. 

Anjing dinamakan "Kurniawan Tapi" diharapkan memberi petunjuk jejak Yusuf ketika pertama hilang dari PAUD Jannatul Atfhal di Jl AW Sjahranie. 

Disaksikan orang tua Yusuf, Bambang Sulistiyo, anjing pelacak menyusuri jalur parit berada dekat PAUD hingga menuju jalan keluar Jl AW Sjahranie, Selasa (18/2/2020) pukul 18.00.

"Dari 2 kali pelacakan, anjing saya tetap mencium (Yusuf) diatas parit. Cuma anjing saya mau turun ke dalam parit, saya tahan. Karena yang saya takutkan di bawah parit ada beling atau apa," ujar pawang anjing K-9, Briptu Cornelius. 

Dari pelacakan tersebut, Cornelius meyakini Yusuf terjatuh ke dalam parit. Dan bukan diculik orang lain. 

"Seandainya kalau kemungkinan ade Yusuf dibawa orang pasti anjing saya mengarah jalan bukan ke arah parit, dia akan terus ke arah aspal," ujar Cornelius.

Dibeberkan Cornelius, anjing K-9 dibawanya telah membantu mengungkap 6 kasus mulai dari pencurian hingga orang hilang diantaranya 2 kasus di kota Balikpapan, 1 kasus masing-masing di Tabang Kutai Kartanegara dan Kota Bangun. 

Pantauan media ini, pelacakan kedua oleh tim Polda Kaltim disaksikan orang tua Yusuf dilakukan dimulai dengan menciumkan sepatu  dipakai Yusuf berwarna hitam putih ke arah hidung anjing K-9. Kemudian, anjing tersebur berjalan mengarah keluar PAUD menuju parit-parit. 

Adapun, pelacakan pertama dilakukan dengan disaksikan oleh pihak PAUD dan Ketua RT setempat. Anjing K-9 menyusuri parit sampai 500 meter di pinggir Jl AW Sjahranie. 

Menanggapi hasil pelacakan anjing K-9, keluarga korban tetap percaya bahwa Yusuf tidak masuk ke dalam parit. 

"Kami akan menunggu hasil autopsi nanti," kata Bambang. 

Sebelumnya pada pagi harinya, tim Inafis Mabes Polri melakukan autopsi jasad Ahmad Yusuf Ghazali 4 tahun di kuburan muslimin Jl Damanhuri. Autopsi dilakukan langsung oleh Kombes Pol, dr Sumy Hastry.

Orang tua Yusuf, Bambang Sulistiyo turut hadir dalam autopsi yang membongkar kuburan anaknya. Ia berharap kepolisian bekerja secara independen dalam menangani kematian Yusuf yang masih misteri. 

Bambang juga mengungkapkan autopsi ini dilakukan berkat permintaan pihak keluarga didampingi tim penasehat hukumnya sebanyak 5 orang dan dibantu 6 orang dari tim pengacara Hotman Paris. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers