MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 18 Februari 2020 11:40
Dapat Suntikan Rp 1 M untuk Saluran Sekunder, Proyek DAS Ampal Terganjal Lahan
Salah satu kunci mengurai genangan air di kawasan MT Haryono saat hujan deras adalah memulihkan DAS Ampal. Sayang, proyek ini masih saja terkendala.

PROKAL.CO, Salah satu kunci mengurai genangan air di kawasan MT Haryono saat hujan deras adalah memulihkan DAS Ampal. Sayang, proyek ini masih saja terkendala.

 

BALIKPAPAN--Pembebasan lahan masih jadi penghambat upaya pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal. Padahal dari segi detail engineering design (DED) yang sudah pernah dibuat, penetapan lokasi untuk titik daerah yang dibebaskan sudah jelas. Tapi, hingga kini proses pembebasan lahan masih belum tuntas.

Ketika ditemui kemarin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan Andi Yusri Ramli mengatakan, setiap dua tahun penetapan lokasi diperpanjang. Lanjutnya, permasalahan Sungai Ampal tidak hanya ditangani PU Balikpapan tapi juga provinsi. Pemkot bertugas melakukan pembebasan lahan, kajian dan proyek pada saluran tersier.

"Soal kajian, muara sudah selesai tahun 2019 kemarin. Kalau pembebasan lahan masih berproses karena penentuan lokasi masih diurus ke provinsi," tuturnya.

Adapun proyek pekerjaan yang ditangani provinsi antara lain saluran sekunder, yang sudah dilaksanakan tahun lalu, walau belum tuntas. Yakni saluran sekunder di kawasan Gang Tumaritis, Jalan MT Haryono dan saluran sekunder di Balikpapan Baru yang berada di sisi Jalan MT Haryono. Yusri menambahkan, pekerjaan di Balikpapan Baru pun sebenarnya masih belum maksimal karena terkendala pembebasan lahan.

"Tahun ini ada tambahan anggaran lagi dari APBD Provinsi, infonya Rp 1 miliar untuk melanjutkan yang saluran sekunder. Kalau Balai Wilayah Sungai (BWS) provinsi, badan sungainya mereka yang tangani. Dengan BWS rencananya akan dibangun bendali di dekat Pasar Segar. Itu DED sudah selesai mereka buat, tinggal pembebasan lahan lalu dibangun," beber Yusri.

Ia juga menambahkan, hal yang menyangkut pembebasan lahan harus dilakukan secara hati-hati, agar tidak mengundang permasalahan baru. "Jangan sampai keliru atau lalai, karena bisa berdampak ke persoalan hukum. Makanya masalah pembebasan ini harus berhati-hati. Masyarakat memang boleh ingin cepat terealisasi. Tapi ketika ada yang tidak cukup, maka tidak boleh diproses lebih jauh karena bisa berisiko kemudian hari," tuturnya. 

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz menyarankan bila tak segera terealisasikan agar melakukan konsinyasi. Mengingat permasalahan ini tidak hanya pekerjaan pemkot. Konsinyasi juga sebagai jalan ketika proses pembebasan lahan mengalami stuck. "Semoga bisa diproses secepatnya, karena permasalahan pembebasan lahan ini ‘kan sudah lama," timpalnya. (lil/ms/k15)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 13:54

Pilkada Dipastikan Ditunda, Molor Desember atau April dan September 2021

BALIKPAPAN – Imbas dari kondisi dan situasi yang belum membaik…

Rabu, 01 April 2020 13:52

Pedagang Pasar Inpres Tutup Toko

BALIKPAPAN – Semua sektor mesti berlapang dada atas kondisi yang…

Selasa, 31 Maret 2020 15:32

Pegawai Pemkot WFH hingga 4 April

Sejumlah layanan di pemerintahan dikurangi atau sementara ditiadakan dengan kondisi…

Selasa, 31 Maret 2020 15:30

Penumpang Anjlok, Pelabuhan Klotok Sepi

BALIKPAPAN - Wabah pandemi Covid-19, berdampak nyata ke semua sektor.…

Selasa, 31 Maret 2020 15:28

Bazar Ramadan Kemungkinan Ditiadakan

BALIKPAPAN – Ramadan tinggal menghitung hari. Setiap tahun biasanya akan…

Selasa, 31 Maret 2020 15:26

Kapolda: Awasi Pintu Masuk-Keluar

BALIKPAPAN-Kurang lebih dua pekan kondisi luar biasa (KLB) diterapkan di…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Kurikulum Tak Harus Tuntas, Belajar Online, Penilaian Lebih Fleksibel

BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran berkaitan…

Senin, 30 Maret 2020 14:28

Satra Minum Air Setan, Pelajar Tewas Ditikam

BALIKPAPAN - Tersangka Satra (20) yang menikam pelajar kelas 11…

Senin, 30 Maret 2020 14:25

Bikin Kolam, Ketemu Bom Zaman Perang

BALIKPAPAN - Sisa-sisa peninggalan perang masih kerap ditemukan warga Balikpapan.…

Senin, 30 Maret 2020 14:22

Pasar Tradisional Terapkan Belanja Online

Menyiasati social distancing demi memutus mata rantai virus corona, pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers