MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 18 Februari 2020 11:23
Kecelakaan Tambang Karyawan PT Pamapersada, Investigasi Dilakukan, Polisi Kesulitan
ilustrasi

PROKAL.CO, Jasad Alamsyah Arsyad, leader yang tenggelam akibat tanah longsor, hingga kemarin (17/2) belum ditemukan. Kegiatan pertambangan di Dump Sahara Utara Pit Kanguru dihentikan sementara.

 

SANGATTA-Kecelakaan di area tambang yang dioperasikan PT Pamapersada Nusantara, menimpa Alamsyah Arsyad (45), Sabtu (15/2) sekira pukul 11.30 Wita. Nahas, hingga kemarin, tubuh korban yang terseret tanah bercampur lumpur di lubang sedalam 9 meter itu belum ditemukan.

PT KPC angkat bicara. GM External Affairs and Sustainability Development PT KPC Wawan Setiawan melalui Manager External Relations PT KPC Yorden Ampung memberikan penjelasan resmi kepada awak media.

Menurutnya, korban merupakan group leader di areal Inpit Dump Pit Kanguru. Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan tim perusahaan, kecelakaan terjadi ketika korban melakukan pengawasan di area kejadian. Saat itu, Arsyad berdiri di atas tumpukan material dumping.

"Tiba-tiba material tersebut runtuh membentuk lubang (sinkhole), dan korban terperosok ke dalam lubang," terangnya berdasarkan rilis. Hingga saat ini, upaya pencarian korban terus dilakukan tim rescue PT Pamapersada Nusantara dan PT KPC. Dalam hal ini, dirinya berharap korban segera ditemukan. "Segenap jajaran manajemen dan karyawan PT KPC berharap dan meminta doa agar korban segera ditemukan," jelasnya.

Sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, kecelakaan telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang (Kait) Kementerian ESDM, untuk segera melakukan investigasi. "Saat rilis ini dibuat, tim inspektur tambang sudah tiba di lokasi," jelasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra menyebut, belum bisa melakukan investigasi di tempat kejadian, terlebih areal tersebut adalah kawasan objek vital nasional (obvitnas). Jadi, sampai saat ini dirinya masih menunggu laporan dari pihak keluarga korban.

"Sampai sekarang kami belum ada laporan dari keluarga korban. Kalau saja laporan itu masuk, bisa segera ditindaklanjuti," tuturnya.

Namun, sembari mengumpulkan bahan dan keterangan, pihak berwajib tetap melakukan penyelidikan. Hal itu dilakukan dengan mengirimkan sejumlah personel intelkam di sekitar pertambangan.

"Kami sambil menunggu dari inspektur tambang," tambahnya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 16:31

Beredar Surat Rekomendasi Dinkes, Samarinda akan Relaksasi Pengendalian Covid-19

SAMARINDA - Dinas Kesehatan kota Samarinda merekomendasikan fase relaksasi pengendalian…

Selasa, 26 Mei 2020 21:00

Karena Covid-19, Pengerukan SKM Terhenti, Wagub: Kita Harus Sabar

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengunjungi sejumlah daerah…

Selasa, 26 Mei 2020 12:23

Sudah 30 Ribuan Jiwa Terdampak Banjir saat Lebaran di Samarinda

SAMARINDA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda mencatat sebanyak…

Selasa, 26 Mei 2020 12:01

Wacana Siswa Masuk Sekolah 15 Juni, PGRI : Buat Anak Jangan Coba-coba

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Dudung…

Selasa, 26 Mei 2020 11:38

Pemprov Siapkan Penampungan Sementara untuk Korban Banjir Samarinda

SAMARINDA - Banjir yang kembali menerjang kawasan rawan banjir di…

Selasa, 26 Mei 2020 11:34

Jangan Berasumsi Saat Ini Sudah Aman Corona

SAMARINDA - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim Senin,…

Selasa, 26 Mei 2020 11:06

Balita 1 Tahun di Kukar Positif Corona

SAMARINDA- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur kembali mengumumkan perkembangan terbaru…

Senin, 25 Mei 2020 12:03

POLOS DAN LUCU..!! Ini Pengakuan Lengkap M Nuh soal Lelang Motor Jokowi

M Nuh, pemenang lelang sepeda motor Gesits milik Presiden Joko…

Senin, 25 Mei 2020 11:40

Banjir Semakin Meluas di Samarinda, 20 Ribu Warga Terdampak

SAMARINDA - Banjir di kota Samarinda semakin meluas, Senin (25/5/2020)…

Minggu, 24 Mei 2020 20:35

15 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Hari Lebaran, Banjir Bakal Lama

SAMARINDA - Luapan banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers