MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 18 Februari 2020 10:42
Mengenal Post Sex Blues, Perasaan Sedih setelah Bercinta
TIBA-TIBA: Perasaan sedih yang menyerang setelah berhubungan intim bisa disebabkan banyak hal. Perlu komunikasi terbuka antar suami-istri agar hal itu tidak terulang lagi. (FREEPIK.COM)

PROKAL.CO,

UMUMNYA, tiap kali selesai berhubungan seks akan membawa kebahagiaan bagi pasangan. Nah, dewasa ini, terdengar istilah post sex blues atau post-coital dysphoria (PCD). Perasaan sedih yang tiba-tiba muncul setelah berhubungan intim. Ada banyak faktor. Misalkan genetik, biologis tubuh, dan kondisi psikologis. Eksternal pun bisa seperti saat pasangan mengatakan hal-hal negatif yang berkaitan dengan hubungan seks di antara keduanya.

Faktor pendukung terkuat dari post sex blues adalah keterkaitan antara orgasme dan emosional. Misal, saat orgasme. Terjadi pelepasan tekanan yang dapat memicu luapan emosional. Tak semua orgasme memuaskan. Pada beberapa orang, orgasme justru menimbulkan perasaan sedih atau marah. Menurut Yulia Wahyu Ningrum, psikolog klinis, dominan perempuan yang mengalami post sex blues. Kebanyakan perempuan memilih diam dan tidak mengarah ke agresi.

“Perempuan terkenal lebih sensitif dan jarang mengungkapkan langsung. Sementara laki-laki juga kurang memahami apa yang terjadi, sehingga komunikasi tak terjalin,” jelas Yulia.

Post sex blues terjadi setelah hubungan intim selesai. Tidak ada pengaruhnya selama kegiatan itu berlangsung. Tiba-tiba muncul rasa cemas, sedih, dan tak ingin melakukan apapun. Mengarah gejala depresi. Namun, belum ada bukti kuat yang menunjukkan kaitan antara permasalahan kesehatan mental dan post sex blues. Selama tidak mengganggu kehidupan sehari-hari, sebenarnya tidak masalah.

Kalau ditarik ke lokal, kejadian ini pernah beberapa kali ditemukan. Namun, penyebabnya karena hinaan atau kata kasar yang diungkapkan pasangan. Ada sebagian orang yang tidak menyadari dia mengalami post sex blues meski berhubungan dengan pasangan sah.

“Bisa diatasi dengan berkonsultasi. Bisa dengan terapi realita atau cognitive behavior therapy. Bahkan hipnoterapi jika permasalahan utamanya karena trauma dari kekerasan seksual,” imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 22 Juni 2020 18:26

Latihan Teknik Atlet Bergantung Cabor

SELAMA pandemi, seluruh atlet Kaltim khususnya yang disiapkan untuk Pekan…

Senin, 22 Juni 2020 18:24

Olahraga Kala Corona, Patuhi Aturan, Terapkan Protokol Kesehatan

Tubuh yang sehat tak ternilai harganya. Oleh sebab itu, olahraga…

Senin, 22 Juni 2020 18:20

Olahraga Sehat, Aman, dan Nyaman

OLAHRAGA lari dan sepeda kembali tren sekarang. Semua kalangan usia…

Senin, 22 Juni 2020 18:19

Paket Sesuai Selera, Hadirkan Rice Bowl Kenyang Nikmat

Selain enak, makanan yang sehat dan dijamin kebersihannya banyak dicari…

Senin, 22 Juni 2020 18:17

Pilihan Bento dan Jus Menyegarkan

SELAIN opsi rice bowl, tersedia juga rice box atau bento.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:42

Ganggu Pernapasan hingga Potensi Kematian

SELAIN gejala di kulit, reaksi alergi juga pada saluran pernapasan.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:41

Reaksi Alergi, Gatal dan Penyakit Seumur Hidup

Tiba-tiba muncul ruam kulit, kemerahan dan berujung gatal. Atau batuk-batuk…

Minggu, 14 Juni 2020 12:39

Nur Farikhin, Jungkir Balik Ajarkan Sukses

Tidak ada sukses sebelum jatuh bangun berkali-kali. Itulah yang dihadapi…

Rabu, 10 Juni 2020 11:27
Kisah Owner Produk Kecantikan Bd Yuni Esteticare

Uang Saku Kuliah jadi Omzet Miliaran

BERMODALKAN menyisihkan uang saku saat duduk di bangku kuliah, Yuni…

Senin, 01 Juni 2020 12:03

Diet Vegan, Sehat Konsumsi Nabati

Ada banyak jenis diet di dunia. Salah satunya diet vegan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers