MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 18 Februari 2020 10:41
Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi
DURASI: Pastikan ada waktu untuk beristirahat sejenak. Jangan beraktivitas nonstop atau tekanan pada tangan lebih parah dan kesemutan terjadi. Jika beristirahat, mengurangi risiko CTS. (FRUITGUYS.COM)

PROKAL.CO,

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan tak terlalu ambil pusing. Awam berpikir, rasa itu hanya sementara. Bisa hilang sendiri. Namun, jangan anggap sepele jika terjadi berulang kali. Menjadi serius jika tak ditangani. Bisa jadi sindrom carpal tunnel dan guyon.

 

CARPALtunnel syndrome (CTS). Kondisi ini membuat tangan mengalami sensasi kesemutan atau kebas. Terjadi karena saraf di dalam pergelangan tangan terimpit atau tertekan. Nah, di dalam pergelangan tangan itu ada lorong karpal. Sebuah lorong sempit yang dibentuk oleh tulang pergelangan tangan atau karpal dan ligamen. Di situ ada saraf median. Berfungsi menerima rangsangan kulit di daerah tangan dan mengendalikan otot jari tangan.

Lorong karpal yang menyempit akibat membengkaknya jaringan di sekeliling adalah penyebab CTS. Menekan bagian saraf median. Disampaikan dr Fajar Prabowo, SpS, perempuan lebih sering mengalami CTS dibanding pria. Sebab, aktivitas perempuan seperti mencuci, mengulek, dan memasak terdiri atas gerakan yang membebani tangan. Perempuan hamil juga berisiko. Sebab, terjadi penumpukan cairan di daerah pergelangan tangan dan menekan saraf median yang mengarah ke jari. Kesemutan pun terasa.

Masyarakat awam mengetahui hal ini karena aliran darah tidak lancar. Faktanya, hal itu tidak benar. Justru karena fungsi sarafnya, ada banyak aktivitas pemicu CTS. Antara lain mengendarai sepeda motor, olahraga yang kerap bertumpu pada tangan seperti tenis, dan mengetik. Ditegaskan Fajar, orang yang mengalami kebas di tangan belum tentu semuanya CTS. Bisa jadi jepitan sarafnya di bagian lain.

“Aktivitas yang memicu CTS memang umum. Namun, untuk lebih jelas diketahui, orang yang bobot tubuhnya lebih dan jarang berolahraga mudah kena. Kalau sering berolahraga dan aktif, fleksibilitasnya lebih bagus,” jelas Fajar ditemui awal pekan lalu.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 11:47

Dilema Belajar Online, Guru dan Orangtua Dituntut Saling Sesuaikan Kondisi

Pandemi virus corona memaksa masyarakat beraktivitas lain dari biasanya. Imbauan…

Senin, 03 Agustus 2020 11:46

Tatap Muka Hanya untuk Zona Hijau

SURAT keputusan bersama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian…

Senin, 03 Agustus 2020 11:45
Daring Tak Efektif, Guru Harus Kreatif

Dulu Guru Sabar dengan Anaknya, Sekarang Sabar dengan Orangtuanya

SEJAK Maret, semua sekolah diimbau untuk melakukan kegiatan belajar dari…

Senin, 03 Agustus 2020 11:43

Belajar Daring, Terapkan Disiplin Tanpa Paksaan

METODE belajar paling efektif pada dasarnya adalah tatap muka. Sebab,…

Selasa, 28 Juli 2020 09:37

Ini Dia, Menu Diet yang Tepat Selama Pandemi Covid-19

Makanan bergizi harus menjadi yang utama untuk meningkatkan imun tubuh…

Selasa, 28 Juli 2020 09:34

Kayu Manis Mampu Mencegah Diabetes Tipe 2

 Kayu manis telah lama dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Dalam…

Senin, 20 Juli 2020 10:36

Waspada Gangguan Kulit yang Tak Bisa Sembuh

SEAKAN tidak peduli, masyarakat kerap saja percaya dengan kosmetik ilegal.…

Senin, 20 Juli 2020 10:30

Ada Izin Edar, Bikin Tenang Berjualan

PADA 2013, Ria Rahim sudah bisa meracik losion handbody. Sebagai…

Senin, 20 Juli 2020 10:14

Creamy Avokad dan Kopi Bertemu, Jadi Begini Nikmatnya...

TAK semua buah cocok bersanding dengan pahitnya kopi. Nah, buah…

Senin, 20 Juli 2020 10:13

Shawarma dengan Cita Rasa Khas

Tampil beda dengan hidangan khas hotel. Kebab atau shawarma dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers