MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 14 Februari 2020 11:02
Korban Covid-19 Melonjak, Dua Pejabat Didepak

Dalam Sehari, 242 Orang Tewas

Bukannya menurun, jumlah penderita dan korban tewas akibat Covid-19 justru melonjak tajam.

PROKAL.CO, BEIJING– Xi Jinping harus menelan lagi ucapannya. Selasa (11/2) presiden Tiongkok tersebut menyatakan bahwa usaha negaranya untuk mengontrol dan mencegah persebaran Covid-19 (sebelumnya disebut corona virus) berbuah positif. Xi yakin Tiongkok akan menang dalam melawan virus tersebut dan bakal lebih makmur.

”Saya rasa saat ini masih terlalu dini untuk memprediksi awal, pertengahan, dan akhir dari epidemi tersebut,” ujar Kepala Program Kesehatan Darurat WHO Michael Ryan, menanggapi pernyataan Xi Jinping.

Apa yang ditakutkan Ryan menjadi kenyataan. Hanya dalam hitungan hari, Xi harus menenggak pil pahit. Bukannya menurun, jumlah penderita dan korban tewas akibat Covid-19 justru melonjak tajam. Agence France Presse melaporkan bahwa kemarin (13/2) ada 242 korban tewas baru. Itu adalah rekor kematian tertinggi dalam sehari. Total ada 1.355 orang.

Penduduk yang tertular juga melonjak tajam. Sehari sebelumnya ada 14.840 kasus penularan baru. Di Tiongkok saja penderita virus yang berasal dari Wuhan, Hubei, itu mencapai hampir 60 ribu orang. Lonjakan kasus baru tersebut terjadi setelah Provinsi Hubei menggunakan metode diagnosis yang baru. Mereka tak hanya bergantung pada tes asam nukleat standar yang biasanya dipakai untuk menguji seseorang tertular Covid-19 atau tidak.

Orang-orang yang secara klinis menunjukkan tanda-tanda gejala tertular langsung dimasukkan daftar. Pun demikian dengan mereka yang menjalani uji CT scan dan hasilnya ada infeksi paru-paru. Sebanyak 135 di antara 242 kasus kematian kemarin adalah pasien yang terdeteksi lewat diagnosis klinis itu.

Perkembangan terbaru tersebut menunjukkan bahwa sejatinya penularan Covid-19 jauh lebih buruk daripada yang tampak selama ini. Gara-gara perkembangan buruk tersebut, dua pejabat tinggi akhirnya didepak.

Sekretaris Partai Komunis Hubei Jiang Chaoliang dipecat dan digantikan Wali Kota Shanghai Ying Yong. Kepala Partai Komunis Wuhan Ma Quoqiang bernasib sama. Dia harus rela menyerahkan posisinya ke salah seorang pejabat dari Shandong.

Penularan Covid-19 di luar Tiongkok juga terus merangkak naik. Di Vietnam, Kota Son Loi kemarin diisolasi. Itu dilakukan setelah ada enam kasus penularan Covid-19 di desa-desa yang ada di Son Loi. Pemerintah Vietnam tak mau persebaran kian luas. Kota berpenduduk lebih dari 10 ribu jiwa itu langsung ditutup. Itu adalah karantina masal pertama di luar Tiongkok akibat Covid-19.

”Itu akan berlangsung selama 20 hari ke depan.” Demikian bunyi pernyataan Kementerian Kesehatan Vietnam seperti dikutip Channel News Asia. Ada tempat-tempat pengecekan di sekeliling Son Loi. Setiap kendaraan yang berlalu-lalang disemprot cairan disinfektan.

Di tempat terpisah, penularan di kapal pesiar Diamond Princess yang berada di perairan Yokohama juga belum berhenti. Ada 44 kasus baru. Total sudah ada 218 orang yang tertular dari 3.700-an penumpang dan kru di atas kapal. Jumlah itu bisa terus naik lantaran belum semua orang diperiksa. Pemeriksaan hanya dilakukan pada orang-orang yang berisiko tinggi dan mereka yang sudah menunjukkan gejala.

Saat ini vaksin untuk mengatasi Covid-19 belum keluar. Namun, WHO mengungkapkan bahwa Tiongkok sedang menguji coba obat HIV dan ebola ke pasien yang tertular virus korona dari Wuhan. Dokter memberikan campuran Lopinavir dan Ritonavir ke beberapa pasien. Itu adalah obat untuk pasien yang tertular HIV. Rencananya sebagian pasien lainnya akan diberi Remdesivir. Obat itu diciptakan untuk mengatasi penyakit ebola.

”Kita akan tahu hasil percobaan ini dalam beberapa hari atau beberapa pekan ke depan,” ujar Marie-Paule Kieny dari WHO. (sha/c10/dos)


BACA JUGA

Selasa, 07 April 2020 23:04

Hapus THR dan Gaji ke-13, Pemprov Tunggu Regulasi

TAK cuma pegawai perusahaan swasta, harap-harap cemas kini melanda para…

Selasa, 07 April 2020 23:00

Saatnya Mencegah Wabah dari Diri Sendiri

Virus corona sudah mewabah Indonesia sejak awal bulan lalu. Siapa…

Selasa, 07 April 2020 22:00

Pandemi Diprediksi Berakhir Juli

JAKARTA– Kapan pandemi Covid-19 ini berakhir? Bergantung intervensi pemerintah dan…

Selasa, 07 April 2020 20:01

Pasien Covid-19 di Kaltim yang Sembuh Bertambah 1

SAMARINDA - Pasien positif covid-19 yang sembuh di Kaltim bertambah…

Selasa, 07 April 2020 14:36

Perjalanan Dinas Wakil Rakyat Dipangkas

SAMARINDA–Biaya penanganan wabah virus corona di Kaltim bakal habis-habisan. Persentasenya…

Selasa, 07 April 2020 14:21

Dibikin Senang agar Imun Terjaga

MUHAMMAD Wahib Herlambang. Dialah salah satu pasien pertama yang ditetapkan…

Selasa, 07 April 2020 14:12

APBN 2020 Fokus untuk Corona, IKN Bisa Ditunda

JAKARTA  – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menegaskan bahwa…

Selasa, 07 April 2020 13:22

14 ODP Dijemput untuk Dikarantina di Kutai Barat

Salah seorang ODP mengaku sedang sehat, tak merasakan gejala apapun.…

Selasa, 07 April 2020 12:57

Wagub Hadi Mulyadi : Bankeu 10 Kabupaten Kota se Kaltim Dipotong 25 Persen

SAMARINDA - Turunnya pendapatan pada APBD Kaltim tahun 2020 karena…

Selasa, 07 April 2020 12:05

Terimbas Covid-19, Belanja Negara Meningkat, Gaji Ke-13 dan THR PNS Dikaji Ulang

JAKARTA  – Pemerintah harus mencari solusi atas membengkaknya beban keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers