MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 11 Februari 2020 11:57
Perampok Kapal yang Bagikan Jarahannya Itu Tetap Ditahan karena Meresahkan
Para tersangka.

PROKAL.CO, BERAGAM alasan diungkapkan Sofyan Anwar (42) alias Agus kepada polisi. Pria yang merupakan otak perompakan di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, itu tetap dianggap meresahkan.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra secara langsung menuturkan, enam pelaku yang diringkus Tim Panther Polres Kutim sudah ditahan. “Sudah resmi kami tahan,” ungkapnya.

Diakui Agus saat ditemui harian ini, kemarin (10/2), tidak hanya di satu lokasi beraksi. Hal serupa di desa lain di kawasan Sungai 81, 82, dan 100 sebelum jetty juga jadi tempatnya bertindak kriminal. Namun, dia tidak dapat memprediksi hasil yang diperoleh setiap harinya. Bergantung dengan kondisi air sungai. Jika surut, kapal muatan batu bara asal Desa Senyiur ke Balikpapan hanya sedikit yang lewat.

"Kalau jarang lewat hasil yang kami dapat juga sedikit. Saya begini karena merasa debunya saya yang makan, tapi kok cuma jadi penonton," tandasnya. Beranggotakan enam orang, Agus dan kelompok atas nama Penggalangan Dana Senyiur (PDS) merasa kerap diremehkan. Hal itu membuatnya merasa tersinggung. Ide tersebut, kata Agus, merupakan hasil tukar pendapat dari seluruh kelompok di Desa Senyiur.

"Mereka (kru kapal) menganggap saya makan uang itu sendiri, mereka tidak percaya kalau itu tanda tangan desa. Emosi saya terpancing. Padahal saya ingin membantu," ucapnya.

Dia menyayangkan perlakuan awak kapal yang terkesan menjebaknya. Sehingga, tanpa disadari, dia bersama kelompoknya diringkus dan dibawa Polres Kutim. "Saya tidak tahu petugas ada di kapal, orang kapal sengaja memancing saya. Akhirnya saya ditangkap, sampai saat ini, keluarga belum tahu," ungkapnya.

Diwartakan sebelumnya, berdasarkan laporan, Jumat (7/2), sekitar pukul 22.00 Wita dua orang menggunakan perahu naik ke tug boat yang menarik tongkang batu bara. Mendatangi kapten KM Mitra Anugrah 9. Meminta sumbangan untuk bantuan Desa Senyiur, dengan modus digunakan untuk kebutuhan pembangunan masjid, membantu biaya orang meninggal dan bantuan untuk panti jompo. “Faktanya tidak sama sekali,” tegas Ferry.

Namun, dari kapten tidak mengindahkan permintaan tersebut karena stok minyak tidak ada. Parahnya, kedua orang tersebut memberi tahu bila tidak ada minyak bisa diganti dengan uang Rp 300 ribu. Namun, pihak kapal tetap tidak memenuhi permintaan tersebut. Ferry menegaskan, enam pelaku tersebut tetap ditahan karena dianggap meresahkan. Dia ingin ada efek jera terhadap para perompak. (*/la/dra2/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 19:33

Dari Klaster Gowa, 4 Pasien di Penajam Positif Covid-19

SAMARINDA - Perkembangan kasus positif covid-19 di Kaltim menjadi 31…

Senin, 06 April 2020 15:30

Ratusan Jasad Telantar di Trotoar, Ekuador Siapkan Peti Mati dari Kardus

Situasi mencekam di Ekuador masih berlanjut. Jenazah pasien Covid-19 telantar…

Senin, 06 April 2020 15:03

Sebelum Meninggal, dr Ketty Pernah Merawat Menhub

HINGGA Minggu (5/4), Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)…

Senin, 06 April 2020 14:00

DUKA..!! Belasan Dokter Meninggal karena Covid-19

JAKARTA– Menurut catatan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)…

Senin, 06 April 2020 13:56
Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Ini Isinya

Semua Orang Wajib Pakai Masker, Angkutan Dibatasi, Motor Dilarang Boncengan

JAKARTA - Terhitung sejak tanggal 5 April, seluruh warga masyarakat…

Minggu, 05 April 2020 14:08

Dua Pasien di Kaltim Sembuh, Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 14:07

Evaluasi Pengetatan Jalur Balikpapan-Samarinda

SAMARINDA telah memberlakukan pembatasan masyarakat dari Balikpapan sejak Jumat (3/4).…

Minggu, 05 April 2020 14:02
Kisah Pasien Corona yang Sembuh, Yuyun Nurhayati

Kuncinya Bahagia, Tak Boleh Sedih, dan Tanpa Televisi saat Diisolasi

Melalui sambungan telepon, kabar gembira itu datang. Yuyun Nurhayati, pengidap…

Minggu, 05 April 2020 13:49
Tiga Pasien Negatif dari Balikpapan Masih Menunggu Tes

Daya Tahan Tubuh Bagus, Diyakini Terbebas dari Corona

Dua orang pasien Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan…

Minggu, 05 April 2020 13:28
Rapid Test Covid-19 Gagal Terpenuhi

Semua Orang Wajib Pakai Masker, Angka Kematian Bisa Capai 150 Ribu

JAKARTA -- Target rapid test gagal terpenuhi. Pemetaan kasus pun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers