MANAGED BY:
MINGGU
29 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 09 Februari 2020 21:14
78 WNI Dikarantina di Jepang, Diatas Kapal Pesiar
3.711 penumpang dan kru kapal pesiar Diamond Princess dikarantina saat berlabuh di Yokohama. (Behrouz MEHRI/AFP)

PROKAL.CO, JAKARTA Pemerintah Jepang masih mengarantina kapal pesiar Diamond Princess di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Sebanyak 3.711 penumpang dan awak kapal dilarang turun. Sabtu (8/2) terungkap jika di antara ribuan penumpang itu, terdapat 78 orang WNI yang ikut dikarantina.

Begitu informasi tersebut sampai di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), komunikasi dengan otoritas Jepang langsung dilakukan. Hasilnya, ke-78 warga negara Indonesia (WNI) tersebut dalam kondisi baik dan sehat. “Kedutaan Besar Republik Indonesia di sana terus memantau dan mendapatkan update dari pemerintah setempat,” kata Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah ketika dihubungi Jawa Pos .

Dia menjelaskan, 78 WNI yang berada di kapal pesiar tersebut bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Faizasyah belum mengetahui apakah seluruhnya harus mengikuti karantina atau dibolehkan pulang.

Sebagaimana diberitakan, karantina diawali ketika seorang penumpang Diamond Princess positif tertular 2019-novel coronavirus (2019-nCoV). Penumpang tersebut sebenarnya sudah turun di Hong Kong. Namun, Pemerintah Jepang khawatir orang-orang yang sekapal dengannya tertular.

Agence France-Presse (AFP) mengungkapkan, seorang penumpang memeriksakan diri ke rumah sakit di Hong Kong saat Diamond Princess berlabuh di sana pada 25 Januari lalu. Penumpang berusia 80 tahun itu ternyata positif tertular virus corona dari Wuhan.

Diamond Princess kemudian berlayar lagi tanpa membawa pasien tersebut. Di Pelabuhan Naha, Prefektur Okinawa, seluruh penumpang sudah dikarantina. Karena penumpang lain tidak menunjukkan gejala tertular, petugas karantina mengeluarkan sertifikat aman. Namun, setiba di Pelabuhan Yokohama, Pemerintah Jepang melarang penumpang dan kru kapal turun.

Sebab, kabar adanya penumpang yang tertular virus corona mencuat. Karantina kedua dilakukan. Seluruh penumpang diminta tinggal di kamar masing-masing dan diperiksa. Hingga kemarin, sebanyak 64 orang dinyatakan terinfeksi oleh virus corona. Para korban yang butuh perawatan khusus langsung dilarikan ke RS. Sedangkan penumpang lain diminta tetap berada di kapal sambil menunggu pemeriksaan lanjutan.

Faizasyah menegaskan, hingga kemarin hanya satu WNI di Singapura yang positif terjangkit virus corona. KBRI di Singapura terus mendapatkan update dari pemerintah setempat. WNI perempuan yang menjadi pekerja migran itu kini dirawat di General Hospital Singapura.

Pada bagian lain, Sabtu (8/2) pesawat carter milik China Eastern mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 12.20 Wita. Pesawat tersebut datang secara khusus untuk menjemput 61 warga negara Tiongkok yang ada di Bali.

Konsulat Jenderal Tiongkok telah berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia untuk memulangkan 61 warganya yang selama ini tertahan di Bali. Mereka tidak bisa pulang karena Pemerintah Indonesia menghentikan sementara penerbangan ke dan dari Tiongkok.

Atas permintaan Konsulat Jenderal Tiongkok, akhirnya Kementerian Perhubungan mengizinkan satu pesawat menjemput 61 warga Tiongkok. Pukul 14.11 Wita, pesawat China Eastern take off. “Angkasa Pura I mendukung penuh kegiatan pemulangan. Kami menyediakan fasilitas khusus,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi kemarin.

Pesawat China Eastern ditempatkan di area parkir yang jauh dari pesawat lainnya. Sebanyak 61 turis Tiongkok itu diperiksa suhu tubuhnya oleh personel kantor kesehatan pelabuhan (KKP) di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Seluruh penumpang yang berangkat, suhunya tak lebih dari 38 derajat.

KKP juga menginformasikan bahwa kru dan dokter yang dibawa di dalam pesawat carter tidak diperkenankan turun. Sesuai instruksi Kementerian Perhubungan, KKP tetap akan melakukan disinfeksi di dalam pesawat selama 20 menit kepada kru dan tim medis. Termasuk bagasi kru dan bagasi tercatat di lambung pesawat. Menurut Fahmi, hal itu dilakukan untuk meminimalisasi potensi penularan virus corona.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan kemarin menyatakan, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholders untuk menyepakati standard operations procedures (SOP) penanganan penerbangan tersebut. Salah satunya, petugas ground handling dan KKP yang memasuki pesawat harus memakai pakaian proteksi sesuai standar.

Sebelumnya, Kemenhub menerbitkan surat edaran antisipasi penyebaran 2019-nCoV di lingkungan pelabuhan. Surat edaran itu, menurut Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad, merupakan wujud keseriusan Kemenhub untuk mengantisipasi penyebaran virus baru tersebut.

Surat Edaran Nomor SE. 5 Tahun 2020 yang ditandatangani Direktur Jenderal Perhubungan Laut itu berisi beberapa instruksi agar penyelenggara pelabuhan melakukan identifikasi terhadap kedatangan semua kapal yang melayani pelayaran luar negeri. Khususnya dari negara-negara yang terinfeksi virus corona baru itu.

“Untuk mencegah masuknya wabah virus tersebut melalui jalur laut, agar dibentuk tim terpadu penanganan virus penyakit pneumonia berat, yang terdiri atas berbagai pihak terkait di pelabuhan. Antara lain KKP, Balai Karantina, Bea, dan Cukai, Imigrasi, penyelenggara atau operator pelabuhan serta instansi lainnya, tutur Ahmad.

Sementara itu, di Natuna, Kepulauan Riau sebanyak 238 WNI yang dievakuasi dari Hubei, Tiongkok, masih menjalani proses observasi. Berdasar video yang dikirimkan oleh Kepala Pusat Krisis Budi Sylvana yang turut diobservasi karena menjadi tim penjemput, diketahui bahwa selain pemeriksaan seluruh orang yang diobservasi, juga dilakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilakukan mulai dalam kamar atau tenda hingga toilet. Tujuannya untuk membunuh kuman. (lyn/oni/JPG/rom/k15)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 19:55

Sudah 17 Kasus Covid-19 di Kaltim, Balikpapan Terbanyak

SAMARINDA - Kasus pasien positif terjangkit virus Corona covid-19 di…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:34

Kasus Positif Tembus 1.000 Orang

JAKARTA---  Jumlah  pasien yang positif terinfeksi virus Covid-19 akhirnya menembus…

Sabtu, 28 Maret 2020 00:57

Usai Perjalanan Malang-Surabaya, Seorang Dokter di Kaltim PDP Covid-19

SAMARINDA - Seorang berprofesi dokter masuk kategori Pasien dalam pengawasan…

Jumat, 27 Maret 2020 15:04

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Hotel untuk Tenaga Medis

Pemprov DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah besar untuk mengatasi pandemi…

Jumat, 27 Maret 2020 15:02

Kaltim Terima 2.400 Rapid Test, Utamakan Paramedis dan Keluarga Pasien

SAMARINDA–Laju pertambahan jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Kaltim…

Jumat, 27 Maret 2020 14:58

Pemerintah Harus Tegas Larang Mudik

JAKARTA – Lebaran masih dua bulan lagi. Namun, kondisi Jakarta…

Jumat, 27 Maret 2020 14:55
Diatur Bandar Tawau, Berau Lokasi Transit

Diupah Rp 10 Juta, Dua Kurir 10 Kg Sabu Diancam Hukuman Mati

SAMARINDA–Modus pengedar sabu-sabu dari hari ke hari kian beragam. Namun,…

Jumat, 27 Maret 2020 14:48

Cerita dr Dimas Satrio Baringgo yang Menangani Pasien Covid-19

Wabah virus Covid-19 menjadi ancaman yang mengerikan. Social distancing pun…

Jumat, 27 Maret 2020 14:21

Pandemi Corona, AS Kucurkan Dana Terbesar Sepanjang Sejarah, Warganya Panik dan Antre Beli Senjata

Beberapa negara mengucurkan bantuan besar-besaran untuk mengatasi pandemi Covid-19. Pada…

Jumat, 27 Maret 2020 13:49
Beredar Rekaman Suara Bupati PPU soal Lockdown

Lockdown di PPU..? Ternyata Ini Kata Bupati PPU

Ada isu lockdown diberlakukan di Penajam Paser Utara. Sontak warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers