MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 04 Februari 2020 13:10
CALON MANGKRAK...!! Museum Samarinda dan Tourism Center Belum Maksimal Beroperasi
BELUM BERFUNGSI: PIK dan Museum Samarinda belum beroperasi karena beberapa faktor. Tahun ini, bangunan senilai Rp 15 miliar itu ditarget dibuka untuk umum.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Museum Samarinda dan Tourism Information Center atau Pusat Informasi Kepariwisataan (PIK) sudah terbangun sejak 2017. Hingga kini, dua bangunan yang menghabiskan APBD sekitar Rp 15 miliar itu tak jelas kegunaannya.

Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan jadi dua instansi penanggung jawab dua gedung itu punya pekerjaan besar untuk memaksimalkan fungsi bangunan di Kompleks Taman Samarendah tersebut. Dinas Pariwisata misalnya, tak menampik jika PIK belum bisa dimaksimalkan karena belum diresmikan. “Sudah kami gunakan hanya belum maksimal,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani yang ditemui media ini, kemarin (3/2).

Samarinda yang lebih mengusung konsep meeting, incentive convention, dan exhibition (MICE) jelas tak bisa bergantung pada destinasi wisata alam. Karena itu, penggunaan gedung PIK sejauh ini, kata Ayu, masih sebatas penyebaran informasi destinasi wisata di Samarinda. Informasi itu berisi lokasi rekreasi, hotel, hingga restoran. “Ada juga se-Kaltim,” sambungnya.

Dari wisata religi hingga kuliner. Di Kota Tepian, memiliki tiga tempat ibadah yang jadi unggulan, yakni Islamic Center, Buddhist Center, dan Katedral Santa Maria Penolong Abadi. “Kami masih atur jadwal untuk diresmikan tahun ini,” singkatnya.

Nasib berbeda untuk Museum Samarinda. Kerusakan di beberapa sisi gedung awal 2019 membuat bangunan senilai Rp 12 miliar itu harus menunggu perbaikan selesai. Renovasi selesai, ketersediaan barang apa saja yang ingin dipamerkan jadi kendala. “Insyaallah tahun ini dibuka untuk umum,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Samarinda Adriani yang dikonfirmasi via seluler, kemarin (3/2).

Di akhir 2019, Disbud bahkan mendapatkan hibah 14 guci antik dari salah satu tokoh di Samarinda. Lanjut Adriani, memang barang-barang yang mengisi Museum Samarinda mayoritas berasal dari hibah. Selain kocek yang besar untuk membeli barang antik yang menggambarkan sejarah Samarinda, Disbud belum memiliki tim penaksir barang antik.

Tapi, pihaknya terus berkoordinasi dengan para tokoh ataupun warga yang memiliki barang bersejarah akan Kota Tepian. “Jika mereka mau hibahkan kami siap tampung dan merawat,” singkatnya. (ryu/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers