MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48
Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap
ISI TAWAS: Kasat Resnarkoba Kompol R Sigit Satrio Hutomo (depan kanan) menunjukkan dua paket tawas. Dadang YS/KP

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene (32) dan Hendro (30). Berkedok menjadi pengedar sabu, bungkusan plastik kecil diisi tawas atau obat penjernih air. Untuk meyakinkan para pecandu, kedua pengendar abal-abal kerap nongkrong di Gang Pulau Indah, Jalan DI Panjaitan Sungai Pinang, yang dikenal sebagai kampung narkoba.

Setiap paket tawas ditakar kecil dan dibungkus plastik kecil yang dililit, layaknya paketan sabu pada umumnya.

Saat itu, Rabu (29/1) dua paket sabu palsu disiapkan di kantong Kene. Keduanya menanti para pecandu datang menghampiri di Gang Pulau Indah. Namun, belum sempat terjual, keduanya malah disambangi personel Satuan Sabhara Polresta Samarinda, yang tengah melaksanakan patroli. Lantaran mengantongi paket mirip sabu, keduanya pun ditangkap.

Sementara itu, dari keterangan Kene, paket berisi tawas itu dijual Rp 100 ribu. “Kalau ada yang cari (sabu) saya kasih saja itu (tawas). Tapi kalau ketahuan, saya kembalikan uangnya," ucapnya kepada media, dalam rilis di Mapolresta Samarinda.

Pria berperawakan kurus itu mengaku tidak menjual narkoba sungguhan. Tawas itu dijual saat kondisi kampung narkoba sepi. "Saya nggak jual sabu, tawas saja. Uangnya saya pakai ngopi," ucapnya sambil tertawa kecil.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda Kompol R Sigit Satrio Hutomo mengatakan, kedua pengedar sabu palsu itu akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Samarinda. Hal itu karena saat pemeriksaan urine, keduanya positif menggunakan narkoba. "Kami akan serahkan ke BNN Samarinda untuk rehabilitasi," singkatnya. (*/dad/dns/k16)


BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 14:03

Dana Kampanye Paslon Harus Transparan

Ambang batas kewajaran dana kampanye pada kisaran Rp 14,7 miliar.…

Selasa, 29 September 2020 13:24

Sanksi Sosial Tindak di Tempat, Boleh Pilih Hukuman

Peringatan keras bagi pelanggar Perwali Nomor 43/2020 tentang Penerapan Disiplin…

Selasa, 29 September 2020 13:23

Pembangunan Lab Sekolah Tunggu Kepastian Tapal Batas

SAMARINDA–Diduga karena koordinasi yang kurang baik, membuat pengembangan SMA 13…

Selasa, 29 September 2020 13:22

Diringkus saat Menunggu Pembeli Sabu

PERNAH mendekam di bui karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu, M…

Selasa, 29 September 2020 13:21

Sepenggal Cerita Seorang Numismatika, Tertarik sejak Kecil, Koleksi Uang Dalam Negeri hingga Negara Lain

Numismatika. Begitulah sebutan pengoleksi uang kuno atau yang sudah tidak…

Senin, 28 September 2020 18:48

Ternyata Warga Tak Bisa Dikasih Hati

Masuknya Kaltim dalam tiga besar nasional kasus terkonfirmasi Covid-19 beberapa…

Senin, 28 September 2020 18:47

Cerita Perjuangan Perawat Melawan Covid-19 saat Mengandung

Perawat jadi bagian penting penanganan pasien. Namun, di tengah pandemi…

Senin, 28 September 2020 18:46

SiLPA Meningkat, Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

SAMARINDA – Penghuni gedung dewan Basuki Rahmat (DPRD Samarinda) bakal…

Senin, 28 September 2020 18:45

Dianggap Tabrak Masterplan, Pembangunan Ruangan di Sekolah Ini Disetop

SAMARINDA – Pembangunan ruangan laboratorium bahasa SMA 13 Samarinda terhenti…

Senin, 28 September 2020 16:38

Batuk Terus Menerus, Lalu Meninggal di Mes

SUNGAI KUNJANG. Penemuan jasad Dani Ramadani Pohan (53) di kamar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers