MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 30 Januari 2020 14:01
100 Hari Jokowi-Ma'ruf
Dinilai Minim Peran, Ini Alasan Ma'ruf
Jokowi-Ma'ruf Amin (Jawa Pos)

PROKAL.CO,

JAKARTA - Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memasuki 100 hari menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai orang nomor dua di republik ini, Ma'ruf dinilai kurang menonjol menjalankan perannya. Dia lantas menjelaskan tugasnya lebih bersifat koordinatif.

Ditemui di kantornya Rabu (29/1) Ma'ruf menegaskan dirinya adalah wakil presiden. "Yang menonjol kan Presiden. Kalau wakil presidennya menonjol, nanti ada matahari kembar," kata ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu. Dia menegaskan selama ini menjalankan tugasnya sebagai wakil presiden. Seperti beberapa kali mewakili Presiden pada sejumlah agenda. Kemudian saat digelar rapat kabinet, dia mengatakan beberapakali diminta menyampaikan pendapat.

Ma'ruf lantas menegaskan tugasnya sebagai wakil presiden lebih pada urusan koordinatif. "Jadi kita (wakil presiden, Red) hanya mengkoordinasi. Bukan operasional. (Tugas, Red) operasional kan itu menteri," katanya. Dia menyampaikan beberapa kali memimpin rapat koordinasi para menteri untuk sejumlah isu penting. Misalnya soal UMKM, radikalisme, penanggulangan kemiskinan, reformasi birokrasi, serta masalah stunting.

Sementara itu Ma'ruf menanggapi tudingan bahwa dalam 100 hari pertama ini, beban masyarakat makin besar. Mulai dari kenaikan biaya iuran BPJS Kesehatan dan lainnya. Dia menuturkan sekarang ini memang terjadi perlambatan ekonomi. Sehingga memengaruhi daya beli masyarakat. 

Tapi secara umum Ma'ruf mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dia atas pertumbuhan ekonomi global. "Jadi masih bagus. Kata orang Jawa masih syukurlah," jelasnya. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah terus berupaya meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia. Caranya dengan penyederhanaan birokrasi atau perizinan. Dengan demikian bisa memacu pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat ikut naik. (wan)


BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers