MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 28 Januari 2020 14:50
Ini Motif Pembunuhan Musisi Organ Tunggal

Peragakan 18 Adegan dalam Rekonstruksi Pembunuhan di Samarinda Seberang

BERMOTIF SAKIT HATI: Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di akhir 2019. Sebanyak 18 adegan diperagakan dalam rekonstruksi, Senin (27/1). DADANG YS/KP

PROKAL.CO, SAMARINDA–Hampir genap sebulan setelah peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Jumriansyah (42) bergulir. Polisi kembali menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di bawah Jembatan Mahakam IV sisi Samarinda Seberang, Senin (27/1), di Polresta Samarinda, tepatnya di halaman parkir belakang.

Rekonstruksi juga dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda dan kuasa hukum dari Didi Harto (24) yang merupakan pelaku pembunuhan.

Ada yang berbeda dari pra-rekonstruksi yang telah digelar, Kamis (2/1). Jika pada pra-rekonstruksi ada 11 adegan yang dijalani. Kali ini, bertambah menjadi 18 reka adegan.

Diawali dari Didi Harto mengambil senjata tajam di kediamannya, Jalan Kemuning, RT 3, Desa Bakungan, Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), hingga adegan membuang senjata tajamnya di kawasan Bakungan.

Selain itu, pada reka adegan keenam. Didi Harto sempat mengajak Jumriansyah ke kediamannya. Namun, Jumriansyah menolaknya. Ketika ditolak, seketika badik sepanjang 25 sentimeter bersarang di perut kiri Jumriansyah. Disusul dua kali tusukan di bagian dada kiri dan punggung kanan.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa menuturkan, adanya penambahan reka adegan karena terdapat keterangan tambahan dari para saksi. "Tambahan reka adegan itu karena adanya keterangan tambahan dari saksi-saksi. Selain itu, reka adegan dilakukan sejak pelaku dari rumahnya, sehingga ada enam adegan tambahan," ucapnya.

Dikatakan Damus, rekonstruksi juga dimaksudkan agar mendapat gambaran penuh kasus tersebut, sebelum dilanjutkan ke tahap persidangan. Sedangkan motifnya, didasari sakit hati. "Untuk istri tersangka juga kami sudah mintai keterangan, dan memang istri pelaku dengan korban saling mengenal. Tapi hubungannya sebatas teman," lanjut perwira melati satu itu.

Sempat juga meminta keterangan dari Agus Purwantoro, perwakilan Kejari Samarinda. Dia menuturkan, hasil rekonstruksi menjadi alat bukti tambahan lainnya dalam persidangan ke depan. "Hasil rekonstruksi ini akan menambah alat bukti petunjuk kami selaku jaksa penuntut umum, dalam menangani proses hukumnya di pengadilan," singkatnya.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka Gusti Addy Rachmany mengatakan akan melakukan pembelaan secara maksimal. Walau kliennya telah terbukti melakukan pembunuhan. "Kami akan gali motifnya lebih lanjut, kalau dari keterangannya didasari oleh sakit hati, sepertinya memang ada semacam perselingkuhan," bebernya.

Kembali ke Damus. Mantan Kasat Reskrim Polres Kukar tersebut mengatakan, untuk pasal yang disangkakan kepada tersangka tidak ada perubahan. "Pasal yang disangkakan masih sama, yakni Pasal 340 subsider 338 subsider 351 Ayat 3 KUHP, dengan ancaman minimal 15 tahun penjara," pungkasnya. (*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers