MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 26 Januari 2020 00:05
Mi Sebagai Lambang Panjang Usia
Merayakan Imlek dengan makanan vegetarian tak mengurangi perayaan Imlek itu sendiri.

PROKAL.CO, SEMANGKUK besar mi sudah terhidang. Aneka makanan pendamping juga sudah siap disantap. Jangan lupa kue keranjang turut disajikan. Tetapi ingat, semua makanan itu tidak mengandung unsur hewani. Semua ramah vegetarian. Imlek dengan menu vegetarian, sudah dilakoni Dharmadi dalam tiga puluh tahun hidupnya.

Dharmadi mengatakan, sajian makanan vegetarian saat Imlek tak kalah lezat. “Kami sudah biasa mengolah makanan vegetarian jadi lezat. Misalnya kami buat mi juga tidak pakai telur,” ucap salah seorang tokoh masyarakat Tionghoa di Kaltim itu.

Dharmadi yang juga ketua Indonesian Vegetarian Society (IVS) Kaltim itu mengatakan, banyak orang mengira, menu vegetarian tak akan enak karena hanya sayur, buah, dan biji-bijian. Padahal, aneka bahan itu bisa diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan cita rasa lezat. Aneka olahan kedelai juga bisa diolah menyerupai daging.

Seperti yang diungkapkan Hengky Huang, chef Fortunate Cafe Samarinda. Hengky menjadi chef sebuah cafe dengan menu vegetarian yang satu kompleks dengan Buddhist Center Samarinda. Hengky yang juga merayakan Imlek mengatakan, mi adalah menu wajib saat Imlek. Sebab, mi melambangkan panjang umur. Ketika memasak mi vegetarian, semua unsur hewani harus dihilangkan.

“Kalau mi kami sendiri, pesan khusus dengan rekanan. Tetapi, mereka harus mengikuti syarat mi vegetarian kami. Seperti tidak boleh pakai telur dalam pembuatan minya,” ucap Hengky.

Setelah mi mentah jadi, saatnya memasak. Untuk membuat mi rebus yang lezat, mereka tak perlu menambahkan olahan daging. Cukup menggantinya dengan olahan jamur dan kedelai, maka rasanya tetap lezat tapi menyehatkan.

Dharmadi mengatakan, mereka yang memilih jadi vegetarian alasan utamanya adalah kesehatan. Keperluan gizi manusia sudah dipenuhi dengan aneka sayur dan buah yang ada. Mulai vitamin, lemak, mineral, kalsium, hingga protein semuanya didapatkan dalam menu vegetarian.

Lemak pun ada pada buah seperti alpukat. Malah lemak di alpukat tak jahat seperti lemak daging hewan. Di sisi lain, protein sudah ada di kedelai. Tempe pun jadi sumber protein favorit untuk makanan. Rumput laut juga kaya akan mineral, serat, dan protein.

Disebut Dharmadi, dia memercayai manusia lebih baik mengonsumsi bahan makanan yang memiliki nilai “hidup”. “Maksudnya, misal kita petik pisang mentah. Setelah dipetik, dia masih ada proses untuk matang tanpa diapa-apakan. Berbeda jika daging ikan atau ayam yang sekali mati, maka prosesnya menuju pembusukan,” paparnya.

Merayakan Imlek dengan makanan vegetarian tak mengurangi perayaan Imlek itu sendiri. Dharmadi yang lahir di Samarinda pada 1969 dari ayah yang berasal dari Sangasanga, Kukar itu menuturkan, perayaan Imlek selalu ditunggunya.

Dia pun mengisahkan dahulu ketika masih sekolah dan perayaan Imlek secara terbuka masih dilarang. Untuk merayakan Imlek, Dharmadi kecil harus mengantarkan surat izin ke sekolah. Dia pun tak bebas mendapatkan pernak-pernik Imlek seperti sekarang.

“Dewasa ini hal positif dan membahagiakan toleransi yang berkembang di masyarakat, saat perayaan Imlek. Saudara-saudara kita dari lintas suku dan agama bersilaturahmi ke rumah-rumah yang merayakan Imlek,” imbuhnya. (nyc/rom/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Februari 2020 10:55

Jadi Negara Maju, Indonesia Layak?

JAKARTA– United State Trade Representative (USTR) mencoret Indonesia dari daftar…

Sabtu, 29 Februari 2020 10:24

WHO Tegaskan Covid-19 Bakal Serang Semua Negara

TEHERAN– Masjid-masjid di Teheran, Iran, Jumat siang (28/2) sepi. Tak…

Sabtu, 29 Februari 2020 10:21

Istana Sewa Garuda untuk Perjalanan ke AS, Loh Pesawat Kepresidenan Kenapa?

JAKARTA– Foto sebuah pesawat Boeing 777 di salah satu hanggar…

Sabtu, 29 Februari 2020 09:50

MAHAL..!! Mau Kuliah Kedokteran UI..?? Siapkan Duit Segini....

JAKARTA– Masa penerimaan mahasiswa baru sedang berlangsung. Diantara isu yang…

Sabtu, 29 Februari 2020 09:37
Belum Ada Kepastian Pencabutan Larangan Kedatangan Jamaah

Pesawat Kosong Boleh Landing, Pemulangan Jamaah Umrah Lancar

JAKARTA– Sampai tadi malam (28/2) Konsul Haji KJRI Jeddah Endang…

Sabtu, 29 Februari 2020 09:36

Ada IKN, Ada Potensi Banjir Pengangguran

PENAJAM - Realisasi ibu kota negara (IKN) di sebagian wilayah…

Jumat, 28 Februari 2020 14:48

Ribuan Masyarakat Kaltim Bisa Gagal Umrah

Berkaca pada penerbangan tahun lalu, jumlah penumpang rute Balikpapan–Madinah untuk…

Jumat, 28 Februari 2020 14:44

Tampung 3.500 Jamaah, Masjid Segera Difungsikan

SAMARINDA -Masjid Pemprov Kaltim telah selesai dibangun. Masjid ini bukan…

Jumat, 28 Februari 2020 14:43

Masih Banyak Persoalan, KLHS Calon IKN Disusun Ulang

BALIKPAPAN – Kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) untuk calon ibu…

Jumat, 28 Februari 2020 14:42
Jamaah Kaltim Menuju Haul Ke-15 Guru Sekumpul (1)

Ratusan Bus Per Hari, Tiga Jam Antre di Feri

Dalam hitungan hari, Kawasan Sekumpul, Martapura, Kalsel, segera menjadi lautan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers