MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 25 Januari 2020 22:48
Pesawat Perintis Beroperasi Lagi, Layani Rute Bandara Uyang Lahai-APT Pranoto PP
ilustrasi Susi Air

PROKAL.CO, Maskapai Susi Air akhirnya kembali beroperasi untuk melayani masyarakat di pedalaman Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pesawat yang sempat teralihkan penerbangannya ke Tarakan Provinsi Kalimantan Utara itu saat ini bisa memangkas perjalanan jauh dari Bandara Uyang Lahai Kecamatan Muara Wahau ke Bandara APT Pranoto Samarinda.

 

SANGATTA - Seperti diketahui, jika ditempuh dengan akses darat, perjalanan dari Muara Wahau ke Samarinda bisa mencapai lebih sekitar 9 jam. Jadi, dengan adanya pesawat perintis ini diharap bisa memudahkan, terlebih warga yang dalam kondisi darurat.

Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim Chairudin membenarkan bahwa tahun ini pesawat perintis kembali menjangkau wilayah pedalaman Kutim. "Untuk penerbangan Sangatta belum dapat. Namun, Bandara Uyang Lahai di Muara Wahau kita dapat," ungkapnya.

Penerbangan tersebut digadang-gadang beroperasi mulai Januari hingga Desember 2020. Dengan harga tiket Rp 380 ribu per orang tersebut atau sama dengan harga penerbangan Sangatta-Balikpapan. Hal ini karena maskapai itu merupakan rute penerbangan bersubsidi. "Penerbangan sama saja seperti biasanya. Seminggu dua kali, pada Rabu dan Jumat. Menggunakan pesawat jenis Gran Caravan berkapasitas 12 kursi," tuturnya.

Dia berharap ke depan, tidak hanya penerbangan Samarinda-Muara Wahau, rute bersubsidi Bandara Tanjung Bara menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan diharapkan bisa beroperasi kembali.

Lebih lanjut, dia menyatakan Pemkab Kutim diminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mengusulkan kembali penerbangan bersubsidi tersebut untuk 2021 mendatang.

Sebelumnya, pesawat perintis rute Sangatta-Balikpapan dan sebaliknya sudah terhenti sekira satu tahun lamanya. Jadi, hal ini berdampak pada perjalanan masyarakat yang harus menempuh perjalanan darat selama delapan jam menuju Kota Minyak. Untuk itu, Chairudin akan mengajukan permohonan pembukaan kembali rute penerbangan tersebut. "Rencananya usulan untuk 2021-2022 akan kami ajukan dalam waktu dekat," ungkapnya.

Dalam tahun-tahun penyetopan penerbangan perintis bersubsidi Tanjung Bara-Balikpapan, dilakukan oleh Kemenhub RI melalui Dirjen Udara dengan alasan adanya kenaikan harga BBM avtur. Dengan demikian, penerbangan subsidi di sejumlah wilayah dipangkas, termasuk di Kutim.

Hal lain diungkapkan salah satu warga, Dioh. Dia menyebut, penerbangan di Muara Wahau ini merupakan kabar bahagia. Terlebih perjalanan yang ditempuh cukup jauh. "Kalau pesawat ini memang bisa beroperasi, ya kami senang, banyak keuntungannya, apalagi ke rumah sakit Samarinda bisa jadi lebih dekat," akunya. (*/la/dns/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers