MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 24 Januari 2020 22:32
Soal Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Tunggu Keputusan Pusat
Ali Fitri N

PROKAL.CO, SAMARINDA-Keberadaan tenaga honorer di lingkungan pemerintah tengah jadi perbincangan. Pasalnya, wacana meniadakan pegawai tidak tetap ini muncul ketika rapat kerja antara Komisi II DPR RI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu.

Di Kota Tepian, pemkot memilih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat ihwal wacana tersebut. “Kalau memang sudah disepakati, kami patuhi,” ucap Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kota Samarinda Ali Fitri Noor.

Menukil data Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Samarinda, terdapat dua jenis tenaga honorer yakni pegawai tidak tetap bulanan (PTTB) dan pegawai tidak tetap harian (PTTH). Sebanyak 1.200 pegawai berstatus PTTB dan 5 ribu PTTH yang tersebar di berbagai jenjang instansi pemkot se-Samarinda. Per tahunnya, pemkot perlu mengalokasikan sekitar Rp 100 miliar untuk honorarium dua jenis tenaga honorer ini.

Kembali ke Ali. Menurut dia, selama keputusan resmi belum ditetapkan, pemkot masih mengakomodasi tenaga penunjang ini. Meski perlu kocek yang tak sedikit untuk gaji para honorer.

Sejak UU 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) berlaku, hanya ada dua jenis pegawai yang bekerja di lingkup pemerintahan, yakni pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Namun, di sisi lain, keberadaan honorer diperlukan untuk membantu jalannya roda pemerintahan.

Mengandalkan dua jenis ASN itu tentu akan memengaruhi kerja pemerintahan yang memang sejak awal kekurangan SDM. Apalagi, terang dia, ada PTTH atau PTTB yang sudah bekerja cukup lama di Pemkot Samarinda. “Selama belum ada ketetapan resmi dari pusat, kami masih gunakan dua jenis tenaga honorer ini,” singkatnya. (ryu/dns/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers