MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 24 Januari 2020 09:59
Eksepsi Ditolak, Suap Proyek Jalan Berlanjut
Terdakwa dalam persidangan.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Upaya Hartoyo menyanggah dakwaan yang menyeretnya ke Pengadilan Tipikor Samarinda ditolak hakim, (23/1). Majelis hakim yang dipimpin Masykur bersama Abdul Rahman Karim dan Arwin Kusumanta menilai, dakwaan dari kasus suap proyek jalan di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan perlu pembuktian lebih lanjut. Lewat pemeriksaan saksi-saksi di persidangan.

”Dan hal ini menjadi yurisdiksi Pengadilan Tipikor Samarinda untuk memeriksanya,” ucap Masykur membaca amar putusan sela kasus suap ini. Sebelumnya, dalam eksepsi yang diajukan pemilik PT Harlis Tata Tahta (HTT) ini pada 9 Januari lalu, menyoal dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) KPK. Hartoyo menilai, dakwaan tak cermat dan tak terarah. Alasan keberatannya, dakwaan bernomor 123/TUT.01.04/24/12/2019 itu tak merincikan asal dugaan suap yang disangkakan kepadanya.

Ditambah, dugaan pemberian uang yang dikronologiskan dalam dakwaan itu dinilai seolah-olah telah menggunakan uang negara. Selain itu, soal penerapan Pasal 5 Ayat 1 huruf a UU 31/1999 juncto UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Dalam dakwaan primer, lanjut pengusaha asal Bontang itu, tak bisa didefinisikan secara gamblang untuk proses yang ditempuhnya mendapat pekerjaan preservasi konstruksi jalan nasional senilai Rp 193,8 miliar pada 2018-2019.

Sementara itu, majelis hakim menilai, syarat formal dan materiel dari dakwaan yang disusun jaksa KPK sudah tepat. Dua pasal yang disangkakan, yakni Pasal 5 Ayat 1 atau Pasal 13 UU 31/1999 juncto UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 KUHP sudah disertai rangkaian peristiwa sangkaan korupsi yang terjadi. Lanjut Masykur, kedudukan terdakwa Hartoyo dalam kasus ini bukan sebagai korporasi atau pemilik PT Harlis Tata Tahta.

Sehingga tak perlu menelusuri lebih jauh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perusahaan itu. Dengan begitu, majelis hakim berpendapat, perkara harus tetap dilanjut untuk membuktikan sangkaan jaksa. Beskal KPK menilai, terdakwa telah menyuap Refly Ruddy Tangkere (kepala BPJN Wilayah II Balikpapan) dan Andi Tejo Sukmono (Pejabat Pembuat Komitmen/PPK proyek jalan nasional), tersangka lain kasus ini.

Kucuran uang total Rp 9,4 miliar dalam kurun September 2018–Oktober 2019, untuk mengamankan perusahaannya memenangkan lelang preservasi konstruksi jalan nasional di Kaltim. Adapun segmennya terdiri dari SP3 Lempake-SP3 Sambera-Santan-Bontang-Sangatta senilai Rp 193,8 miliar pada 2018-2019. Hingga akhirnya, PT HTT mendapatkan proyek rekonstruksi jalan sepanjang 8,9 kilometer dengan nilai Rp 120,9 miliar, pemeliharaan dan rehabilitasi jalan sepanjang 2 km senilai Rp 9,91 miliar, pemeliharaan rutin jalan sepanjang 153,6 km sebesar Rp 23 miliar, pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 126 meter sebesar Rp 766 juta, dan pemeliharaan jembatan sepanjang 222,1 meter senilai Rp 817 juta.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers